Pendekar Harimau Suci

Pendekar Harimau Suci
Pertempuran XVI


__ADS_3

“Mundurlah, saudari Feng. Biarkan aku dan saudara Wang saja yang menghadapi orang ini”


Dewa Mabuk berkata dengan nada serius saat melihat “Zhou Yu” mulai melepaskan gas hitam kemerahan dari tubuhnya


Namun menghadapi pernyataan tersebut, wanita tua bermarga Feng mendengus dan berkata “


Pemabuk tua. Sepertinya kau menjadi sangat sombong setelah berhasil menerobos tingkat Pendekar Bumi”


“Bagaimanapun aku juga seorang Pendekar Suci yang telah membuka semua gerbang dalam diriku, yang artinya aku setara dengan gelar mu itu”


“Saudari Feng, pertempuran ini bukanlah sesuatu yang bisa Anda tangani” Dewa Mabuk kembali berkata tapi dengan nada yang lebih lembut


Disisi lain, wanita tua bermarga Feng tersenyum sinis dan membalas “Pemabuk tua. Kau memang tidak pernah berubah sejak dulu, kau selalu meremehkan dan tidak pernah menganggap serius orang lain”


“Bukan begitu maksudku, Aku hanya...” Dewa Mabuk kembali membuka mulutnya, namun sebelum ia sempat menyelesaikan kalimatnya


Niat membunuh meletus dan mengunci mereka bertiga bersamaan dengan peringatan Wang Xiang Dao


“Dia datang”


***


“Apakah kita harus membantu mereka ?” Ren Zhixing bertanya saat melihat pertempuran akhirnya di mulai


Mendengar hal itu, Nie Yunhai mendengus dan berkata “Untuk apa kita membantu mereka ?, bukankah dia juga melarang wanita tua itu untuk ikut campur ?”


“Jika kita tidak membantu mereka, dapat dipastikan mereka akan kalah, apa kau siap menanggung konsekuensi dari kekalahan itu ?” Bing Yuju membalas ucapan Nie Yunhai dengan nada dingin


Nie Yunhai terdiam dan para dewa lainnya juga tidak bersuara sampai Yun Ao kemudian membuka mulutnya


“Saudara sekalian, kami Aliran Putih tidak akan memaksa kalian untuk membantu saudara Tao dan senior Wang, tapi aku harap kalian bisa berpikir jernih karena ini adalah satu-satunya kesempatan kita”


Setelah mengatakan itu, Yun Ao menghilang dari posisinya di ikuti oleh Bing Yuju dan para dewa aliran putih lainnya


Melihat kepergian mereka, Nie Yunhai kembali mendengus dan berkata “Mereka datang untuk mati”


“Dan kita menunggu mati” Wu Liang yang diam sepanjang diskusi tiba-tiba membuka mulutnya


“Apa maksudmu ?” Nie Yunhai bertanya dengan alis berkerut


Namun sebelum pria tua tersebut mendapatkan jawabannya, Wu Liang menghilang dan mengejar para dewa Aliran Putih yang kemudian di ikuti oleh Ren Zhixing


Melihat hal tersebut, Nie Yunhai kembali mendengus dan berkata “Kedua orang itu benar-benar bodoh, apakah mereka tidak tahu situasi kita dengan fakta bahwa pemabuk tua itu telah menjadi Pendekar Bumi ?”


“Aku rasa di sini kau lah yang bodoh” Chu Hunian berkomentar dan segera menyusul Wu Liang dan Ren Zhixing


***


Boom...Boom...Boom


Dengan bergabungnya para dewa ke dalam pertempuran, intensitas serangan yang di terima “Zhou Yu” melonjak


Namun meskipun demikian, pemuda bertopeng tersebut tidak terlihat terganggu dan dengan mudah menghadapi serangan-serangan tersebut


Meskipun pergerakannya berusaha di tekan oleh Wang Xiang Dao dan Dewa Mabuk


Akan tetapi “Zhou Yu” selalu memiliki cara untuk keluar dari tekanan tersebut

__ADS_1


Memanfaatkan ilmu meringankan tubuhnya yang sangat tinggi, ia melesat ke sana kemari seperti hantu dan membuat para dewa kesulitan


Beberapa dari mereka bahkan terkena tendangan dan pukulan dari pemuda bertopeng tersebut sehingga membuat mereka menarik nafas dingin akibat kesakitan


Sebagai salah satu orang yang terkena pukulan “Zhou Yu”, Nie Yunhai mengerutkan keningnya sambil menggerutu


“Anak ini terlalu cepat, jika pergerakannya tidak bisa di batasi, kita hanya akan menjadi bulan-bulanannya saja”


“Semua orang juga merasakannya, tapi masalahnya bahkan Dewa Mabuk dan senior Wang tidak bisa membatasi pergerakan anak ini”


Lin Feng yang kebetulan berada paling dekat dengan Nie Yunhai berkomentar setelah mendengar ucapan pria tua tersebut


Mendengar hal itu, Nie Yunhai melirik dan membalas “Bukankah kalian pendekar pedang selalu mengatakan sebagai yang tercepat ?”


“Bahkan kalian selalu membanggakan kemampuan kalian memotong sayap seekor lalat yang sedang terbang, apa kau tidak bisa menghentikan pergerakannya ?”


“Apa kau baru saja membandingkan anak ini dengan seekor lalat ?” Lin Feng tidak bisa berkata-kata dengan ucapan pria tua tersebut


Nie Yunhai melirik, tapi sebelum pria tua tersebut sempat menanggapi pertanyaan Lin Feng, sebuah sosok muncul di hadapannya sambil melemparkan sebuah tinju yang mengarah tepat pada wajahnya


Untungnya tepat sebelum tinju tersebut mengenai Nie Yunhai, sebuah niat pedang melintas dan membuat “Zhou Yu” Menarik kembali tinjunya


Namun sebelum Nie Yunhai bisa bernafas lega, “Zhou Yu melakukan gerakan susulan dengan kakinya yang tidak sempat di hindari oleh pria tua tersebut sehingga membuatnya terhempas dan jatuh ke tanah dengan cukup keras


Melihat pemandangan tersebut, Lin Feng tidak bisa menahan diri untuk berkata


“Dasar Bodoh”


...


“Mundurlah, saudari Feng. Biarkan aku dan saudara Wang saja yang menghadapi orang ini”


Dewa Mabuk berkata dengan nada serius saat melihat “Zhou Yu” mulai melepaskan gas hitam kemerahan dari tubuhnya


Namun menghadapi pernyataan tersebut, wanita tua bermarga Feng mendengus dan berkata “


Pemabuk tua. Sepertinya kau menjadi sangat sombong setelah berhasil menerobos tingkat Pendekar Bumi”


“Bagaimanapun aku juga seorang Pendekar Suci yang telah membuka semua gerbang dalam diriku, yang artinya aku setara dengan gelar mu itu”


“Saudari Feng, pertempuran ini bukanlah sesuatu yang bisa Anda tangani” Dewa Mabuk kembali berkata tapi dengan nada yang lebih lembut


Disisi lain, wanita tua bermarga Feng tersenyum sinis dan membalas “Pemabuk tua. Kau memang tidak pernah berubah sejak dulu, kau selalu meremehkan dan tidak pernah menganggap serius orang lain”


“Bukan begitu maksudku, Aku hanya...” Dewa Mabuk kembali membuka mulutnya, namun sebelum ia sempat menyelesaikan kalimatnya


Niat membunuh meletus dan mengunci mereka bertiga bersamaan dengan peringatan Wang Xiang Dao


“Dia datang”


***


“Apakah kita harus membantu mereka ?” Ren Zhixing bertanya saat melihat pertempuran akhirnya di mulai


Mendengar hal itu, Nie Yunhai mendengus dan berkata “Untuk apa kita membantu mereka ?, bukankah dia juga melarang wanita tua itu untuk ikut campur ?”


“Jika kita tidak membantu mereka, dapat dipastikan mereka akan kalah, apa kau siap menanggung konsekuensi dari kekalahan itu ?” Bing Yuju membalas ucapan Nie Yunhai dengan nada dingin

__ADS_1


Nie Yunhai terdiam dan para dewa lainnya juga tidak bersuara sampai Yun Ao kemudian membuka mulutnya


“Saudara sekalian, kami Aliran Putih tidak akan memaksa kalian untuk membantu saudara Tao dan senior Wang, tapi aku harap kalian bisa berpikir jernih karena ini adalah satu-satunya kesempatan kita”


Setelah mengatakan itu, Yun Ao menghilang dari posisinya di ikuti oleh Bing Yuju dan para dewa aliran putih lainnya


Melihat kepergian mereka, Nie Yunhai kembali mendengus dan berkata “Mereka datang untuk mati”


“Dan kita menunggu mati” Wu Liang yang diam sepanjang diskusi tiba-tiba membuka mulutnya


“Apa maksudmu ?” Nie Yunhai bertanya dengan alis berkerut


Namun sebelum pria tua tersebut mendapatkan jawabannya, Wu Liang menghilang dan mengejar para dewa Aliran Putih yang kemudian di ikuti oleh Ren Zhixing


Melihat hal tersebut, Nie Yunhai kembali mendengus dan berkata “Kedua orang itu benar-benar bodoh, apakah mereka tidak tahu situasi kita dengan fakta bahwa pemabuk tua itu telah menjadi Pendekar Bumi ?”


“Aku rasa di sini kau lah yang bodoh” Chu Hunian berkomentar dan segera menyusul Wu Liang dan Ren Zhixing


***


Boom...Boom...Boom


Dengan bergabungnya para dewa ke dalam pertempuran, intensitas serangan yang di terima “Zhou Yu” melonjak


Namun meskipun demikian, pemuda bertopeng tersebut tidak terlihat terganggu dan dengan mudah menghadapi serangan-serangan tersebut


Meskipun pergerakannya berusaha di tekan oleh Wang Xiang Dao dan Dewa Mabuk


Akan tetapi “Zhou Yu” selalu memiliki cara untuk keluar dari tekanan tersebut


Memanfaatkan ilmu meringankan tubuhnya yang sangat tinggi, ia melesat ke sana kemari seperti hantu dan membuat para dewa kesulitan


Beberapa dari mereka bahkan terkena tendangan dan pukulan dari pemuda bertopeng tersebut sehingga membuat mereka menarik nafas dingin akibat kesakitan


Sebagai salah satu orang yang terkena pukulan “Zhou Yu”, Nie Yunhai mengerutkan keningnya sambil menggerutu


“Anak ini terlalu cepat, jika pergerakannya tidak bisa di batasi, kita hanya akan menjadi bulan-bulanannya saja”


“Semua orang juga merasakannya, tapi masalahnya bahkan Dewa Mabuk dan senior Wang tidak bisa membatasi pergerakan anak ini”


Lin Feng yang kebetulan berada paling dekat dengan Nie Yunhai berkomentar setelah mendengar ucapan pria tua tersebut


Mendengar hal itu, Nie Yunhai melirik dan membalas “Bukankah kalian pendekar pedang selalu mengatakan sebagai yang tercepat ?”


“Bahkan kalian selalu membanggakan kemampuan kalian memotong sayap seekor lalat yang sedang terbang, apa kau tidak bisa menghentikan pergerakannya ?”


“Apa kau baru saja membandingkan anak ini dengan seekor lalat ?” Lin Feng tidak bisa berkata-kata dengan ucapan pria tua tersebut


Nie Yunhai melirik, tapi sebelum pria tua tersebut sempat menanggapi pertanyaan Lin Feng, sebuah sosok muncul di hadapannya sambil melemparkan sebuah tinju yang mengarah tepat pada wajahnya


Untungnya tepat sebelum tinju tersebut mengenai Nie Yunhai, sebuah niat pedang melintas dan membuat “Zhou Yu” Menarik kembali tinjunya


Namun sebelum Nie Yunhai bisa bernafas lega, “Zhou Yu melakukan gerakan susulan dengan kakinya yang tidak sempat di hindari oleh pria tua tersebut sehingga membuatnya terhempas dan jatuh ke tanah dengan cukup keras


Melihat pemandangan tersebut, Lin Feng tidak bisa menahan diri untuk berkata


“Dasar Bodoh”

__ADS_1


...


__ADS_2