
"Apa yang saudara Dai lakukan disitu ?" Zhou Yu berkata dengan lembut ke arah Dai Li
Dai Li tidak terkejut dengan fakta bahwa Zhou Yu bisa menemukan keberadaannya
Meskipun pada awalnya ia merasa heran karena walaupun mata pemuda bertopeng tersebut selalu tertutup rapat, tetapi Zhou Yu bisa menemukan posisinya tanpa kesulitan sedikitpun, seolah matanya terbuka secara normal
Namun lambat laun ia mulai terbiasa dengan keajaiban tersebut dan menganggapnya sebagai sesuatu yang wajar
Dai Li berjalan ke arah Zhou Yu dengan ragu, seolah berusaha mengumpulkan keberaniannya, ia menarik nafas dan berkata dengan cepat "Aku sudah memikirkannya saudara Zhou, aku ingin belajar ilmu silat darimu"
Setelah mengatakan itu, ia menghela nafas dan terlihat lega
Disisi lain, Zhou Yu tidak bereaksi berlebihan karena sudah mengharapakan permintaan Dai Li
Awalnya Zhou Yu telah menceritakan banyaknya bahaya di dunia luar dan menyarankan pemuda tersebut supaya belajar sedikit ilmu silat untuk melindungi dirinya sendiri
Namun Dai Li menolak dengan halus yang membuat Zhou Yu tidak bisa mengatakan apa-apa
Dan secara kebetulan ketika mereka baru saja memasuki kota untuk pertama kalinya setelah melakukan perjalanan panjang, Dai Li langsung melihat tindakan tidak masuk akal pemuda bangsawan Xu di restoran dan berkonflik dengannya
Meskipun Dai Li tidak bertarung dengan pendekar yang cukup kuat, namun Zhou Yu yakin bahwa Dai Li bukanlah pemuda yang naif, ia pasti bisa membayangkan apa yang akan mereka temui di masa depan dari kejadian tersebut
__ADS_1
Hal itu juga yang menjadi alasan kenapa Zhou Yu tidak melakukan tindakan apapun sebelum pria tua yang disebut Senior Yang itu muncul
***
"Apakah kau yakin saudara Dai?" Zhou Yu bertanya dengan tenang
Dai Li mengangguk dan menjawab "Aku yakin saudara Zhou, meskipun pada awalnya aku menolak, tapi saudara Zhou bisa yakin bahwa aku benar-benar serius ingin belajar ilmu silat darimu "
"Aku tidak bermaksud meragukan tekadmu.."Zhou Yu membalas dengan tenang, kemudian nadanya agak serius "Tapi belajar ilmu silat bukan hanya tentang kemauan saja, tapi juga tentang bagaimana melawan rasa malas dan bosan selama proses pelatihan itu "
Dai Li mengangguk mengerti dan kembali bertanya dengan nada berharap "Jadi, kapan kita akan memulai ?"
Zhou Yu terdiam beberapa saat, sebelum menjawab "Biarkan aku memikirkannya terlebih dahulu "
Dai Li memilliki fisik yang cukup istimewa yang membuatnya tidak cocok untuk melalui pelatihan dasar ilmu silat pada umumnya
Dai Li terlihat kecewa namun tidak berkomentar dengan keputusan Zhou Yu
Keduanya kemudian mencari sebuah restoran untuk mengisi perut mereka
Setelah menemukan restoran sederhana yang tidak jauh dari tempat mereka bermalam, keduanya kemudian sarapan dengan tenang
__ADS_1
***
"Kemana kita selanjutnya saudara Zhou ?" Dai Li bertanya ke arah Zhou Yu setelah keduanya keluar dari restoran
Zhou Yu menjawab dengan santai tanpa menghentikan langkahnya "Kita akan berkeliling kota "
"Berkeliling kota?" Dai Li bergumam kemudian bertanya dengan ragu "Bukankah sebelumnya saudara Zhou berniat menuju rumah walikota ?"
Zhou Yu tersenyum dan tidak menjelaskan
Awalnya ia memang berniat untuk berkunjung ke rumah walikota untuk menanyakan arah
Namun setelah mendengar perbincangan para pengunjung kemarin, Zhou Yu segera membatalkan rencananya dan berniat melihat situasinya terlebih dahulu
Keduanya kemudian berjalan tanpa arah disekitar kota
Meskipun Kota Henan merupakan kota kecil dengan sumber daya yang cukup terbatas, namun perekonomian dan keamanan kota ini cukup bagus yang membuat Zhou Yu merasa kagum terhadap walikota yang mengelolanya saat ini
Dibandingkan dengan kota kecil yang tercatat di buku besar Paviliun Bayangan, dimana meskipun sumber daya mereka cukup besar, namun rata-rata perekonomian mereka tidak terlalu bagus, karena disebabkan terlalu mengakarnya monopoli yang dilakukan para keluarga bangsawan yang ada
Harus dikatakan bahwa Kota Henan benar-benar tempat yang menyenangkan, terutama untuk para rakyat kelas menengah ke bawah
__ADS_1
...