
“Siapa yang cukup berani berkata seperti itu kepadaku !?” Pendekar Pedang Gila bangkit dari tempat duduknya sambil melirik ke arah sumber suara
Seketika sepuluh pendekar dengan jubah berwarna merah darah tiba-tiba memasuki rumah makan sambil melepaskan niat membunuh yang kuat
“Ternyata kalian lagi. Para pembunuh sialan, aku telah membunuh banyak dari kalian, tapi kalian tidak menyerah sedikitpun, aku jadi sedikit penasaran siapa yang membayar kalian untuk membunuhku” Pendekar Pedang Gila berkata saat mengenali identitas kesepuluh pendekar itu
Salah seorang pendekar yang baru saja memasuki rumah makan maju selangkah dan berkata “Dalam peraturan kami, nama siapapun yang sudah masuk ke dalam daftar kami harus mati, tidak peduli seberapa besar harganya, tidak peduli apapun alasannya”
“Benarkah ?” Pendekar Pedang Gila menyeringai dan berkata “Kalau begitu aku akan jadi orang pertama yang melanggar peraturan itu. Aku ingin melihat seberapa tangguh mental kalian setelah aku membunuh lebih banyak pembunuh yang sudah kalian latih selama bertahun-tahun”
Setelah mengatakan itu, Pendekar Pedang Gila melepaskan niat pedang dan niat membunuh yang sangat dahsyat sehingga membuat bangunan dan seisinya berguncang
Disisi lain, pendekar yang tadi berbicara dengan Pendekar Pedang Gila mendengus dan melepaskan niat membunuh yang lebih kuat untuk mengimbangi momentum pihak lain
Niat membunuhnya kemudian menekan niat membunuh yang dilepaskan oleh Pendekar Pedang Gila berkat bantuan kesembilan rekannya
Menyadari pertempuran yang akan terjadi bukan sesuatu yang bisa mereka tonton, para pendekar bergegas keluar dari rumah makan itu
“Kenapa kau diam saja ? apa kau tidak melihat orang-orang sudah berlari ke luar?” Chyou berkata dengan cemas ketika melihat Zhou Yu masih tidak bereaksi setelah kedua belah pihak beradu niat membunuh
“Lalu ?” Zhou Yu bertanya dengan tenang
“Apa kau bodoh ?” Chyou menatap Zhou Yu dan berkata “Satu Pendekar Pedang Gila saja sudah cukup untuk mengubah bangunan ini menjadi reruntuhan, di tambah dengan sepuluh pendekar yang setingkat dengannya, apa kau ingin terkubur hidup-hidup di sini ?”
__ADS_1
Zhou Yu tidak menjawab dan malah menatap kesepuluh pendekar berjubah merah sembari berkata ‘Bayangan Darah. sepertinya selama beberapa tahun terakhir mereka berkembang sangat pesat, bahkan gaya mereka tidak lagi bisa di sebut sebagai para pembunuh'
...
‘Orang itu tidak pergi seperti yang lain. Aku tidak yakin apakah dia sangat percaya diri dengan kekuatannya atau karena hal lain’ Pendekar Pedang Gila bergumam ketika menyadari bahwa masih ada orang lain di tempat tersebut
Berbeda dengan Pendekar Pedang Gila yang menyadari akan keberadaan Zhou Yu dan Chyou
Perhatian kesepuluh pendekar berjubah merah terfokus kepada Pendekar Pedang Gila sehingga mereka tidak menyadari hal yang tidak biasa itu
Melihat musuh di hadapan mereka masih belum menunjukkan tanda-tanda menyerang, kesepuluh pendekar tersebut kemudian melesat lebih dahulu dan mengambil inisiatif menyerang
Pendekar Pedang Gila tidak tinggal diam dan mengayunkan pedangnya ke arah kesepuluh pendekar tersebut
“Hati-hati dengan niat pedangnya” Pendekar yang paling depan memperingati sambil menghindari niat pedang tersebut
Para pendekar yang lainnya mengangguk dan menghindari niat pedang yang di lepaskan Pendekar Pedang Gila dengan mudah
Setelah berhasil menghindari niat pedang yang melesat ke arah mereka
Kesepuluhnya langsung mengelilingi pria paruh baya tersebut sambil melemparkan serangan
Namun menghadapi pengepungan tersebut, Pendekar Pedang Gila tidak terlihat panik dan menyambut setiap serangan dengan mudah
__ADS_1
Dengan permainan pedangnya, Pendekar Pedang Gila terus menggagalkan serangan demi serangan yang dilancarkan oleh para pendekar yang mengepungnya itu
Beberapa kali pria paruh baya itu bahkan hampir melukai salah satu dari pendekar yang menyerangnya
Jika bukan karena ilmu meringankan tubuh pendekar tersebut cukup tinggi
Pendekar itu mungkin harus merasakan ketajaman pedang yang berada di tangan Pendekar Pedang Gila
“Jangan memaksakan dirimu Pedang Gila, aku tahu kau sudah sangat terluka setelah berhadapan dengan saudara-saudara kami sebelumnya. bahkan jika kau bisa mengimbangi kami sekarang, itu tidak akan bertahan lama"
Seorang pendekar berkata sambil melakukan tendangan ke arah pria paruh baya tersebut
Pendekar Pedang Gila menahan tendangan tersebut dengan kakinya, sehingga membuat pendekar tadi meringis kesakitan
"Saudara-saudara kalian terlalu sampah, mereka bahkan tidak bisa memaksaku menggunakan semua kekuatanku, jadi jangan terlalu berharap"
Setelah mengatakan itu, Pendekar Pedang Gila menebaskan pedangnya dan berniat mengambil jarak
Namun sebelum ia bisa melaksanakan niatnya, Pendekar Pedang Gila menemukan ruang geraknya terlalu kecil
'Tempat ini terlalu kecil. Aku harus mencari tempat lain'
...
__ADS_1