Pendekar Harimau Suci

Pendekar Harimau Suci
Teknik Naga Cahaya


__ADS_3

Beberapa saat sebelumnya


Dalam menghadapi pertempuran pasif yang dibawa kecepatan Musang Bulan, Zhou Yu kesulitan mendapatkan keuntungan


Namun setelah pertempuran keduanya memasuki kebuntuan, Zhou Yu yang terus-menerus memperhatikan pergerakan Musang Bulan tiba-tiba mendapatkan pencerahan saat melihat kecepatan yang ditunjukkan siluman tersebut


Namun karena pencerahan tersebut terlalu samar, Teknik Naga Cahaya yang merupakan ilmu meringankan tubuh yang dipelajari pemuda bertopeng tersebut masih belum meningkat


Tapi meskipun demikian, Zhou Yu tidak lagi kebingungan dalam menghadapi siluman tersebut, sehingga Zhou Yu segera merubah gaya bertarungnya menjadi bertahan dan membiarkan dirinya dipukuli oleh siluman tersebut


Dengan pengamatan terus-menerus dan bakat pemahaman yang tidak normal


Zhou Yu segera jatuh ke dalam keadaan aneh dimana pemahamannya tentang Teknik Naga Cahaya menjadi jauh lebih dalam


Seolah menemukan dunia baru, Zhou Yu semakin tenggelam dalam pencerahannya yang membuat pemuda bertopeng tersebut semakin tidak peduli dengan serangan yang mengenai tubuhnya


Dalam keadaan aneh tersebut, hal-hal yang sebelumnya tidak ia pahami dari Teknik Naga Cahaya menjadi jelas dan membuat ilmu meringankan tubuhnya meningkat pesat


Meskipun masih belum bisa mengungguli kecepatan Musang Bulan, tapi Zhou Yu yakin dengan ilmu meringankan tubuhnya saat ini, kecepatannya tidak lebih lemah dari siluman tersebut yang membuat ia tidak perlu lagi berada dalam situasi pasif


"Untungnya aku bertaruh dengan benar " Zhou Yu bergumam pelan saat merasakan kehangatan yang mengalir dalam tubuhnya

__ADS_1


Jika sebelumnya, Zhou Yu mungkin tidak akan berani bertaruh dengan membiarkan tubuhnya dipukuli oleh Musang Bulan, karena meskipun ia pada akhirnya berhasil membuat ilmu meringankan tubuh miliknya meningkatkan pesat, kondisinya kemungkinan besar tidak akan bisa bertahan


Tapi karena keberadaan Tulang Harimau Giok, Zhou Yu memiliki kepercayaan diri untuk melakukan taruhan tersebut, sebab selain pertahanan tubuhnya menjadi sangat kuat


Vitalitas ulet yang berada di dalam darahnya dapat menyembuhkan luka-lukanya secara mandiri, sehingga membuat pemuda bertopeng tersebut memiliki jaminan ganda


***


Musang Bulan menjerit, meskipun ia terkejut dengan kecepatan Zhou Yu yang meledak secara tiba-tiba, namun siluman tersebut tidak banyak berpikir dan kembali melesat ke arah pemuda bertopeng dihadapannya


Namun dalam menghadapi kecepatan Musang Bulan, Zhou Yu tidak lagi kelabakan seperti sebelumnya


Pedangnya terayun dengan lembut, namun aura pedang yang meletus dari pedang tersebut membuat Musang Bulan yang sebelumnya berniat menyerang segera membanting tubuhnya dan menghindar


Musang Bulan menjerit dan berniat mundur dari jangkauan pemuda bertopeng tersebut


Namun berbeda dengan sebelumnya, ketika Musang Bulan melompat mundur, Zhou Yu juga melesat dan mengejar siluman tersebut


Musang Bulan terkejut, melihat lawannya mengejar dengan momentum yang luar biasa, siluman tersebut menjerit marah dan meningkatkan kecepatannya


Namun sebelum Musang Bulan bisa merasa bangga, Zhou Yu tiba-tiba muncul di sampingnya sambil mengayunkan Pedang Lotus Naga

__ADS_1


Melihat hal tersebut, Musang Bulan menjerit panik dan berusaha menahan serangan tersebut


Dalam jeritan panjangnya, tubuh Musang Bulan bersinar dengan cahaya perak, sehingga membuat para pendekar disekitarnya menutup mata tanpa sadar


Namun sebelum para pendekar kembali sadar, Musang Bulan sudah terlempar sejauh belasan meter sebelum jatuh ke tanah


***


Setelah sadar, para pendekar disekitarnya menarik nafas dingin


Karena kecepatan pertempuran Zhou Yu dan Musang Bulan terlalu cepat, hanya beberapa pendekar yang dapat dengan jelas melihat pertempuran keduanya


Namun meskipun demikian, mereka juga bisa melihat bahwa Zhou Yu berada dalam tekanan sebelumnya


Apalagi setelah terkena pukulan telak beberapa kali, situasi pemuda bertopeng tersebut menjadi semakin berbahaya


Tapi tepat ketika beberapa pendekar berniat membantu pemuda bertopeng tersebut


Situasi pertempuran tiba-tiba berubah, sehingga membuat mereka terlambat bereaksi


Namun sebelum mereka mencerna apa yang terjadi, kekuatan pemuda bertopeng tersebut kembali meletus yang membuat Musang Bulan tidak punya pilihan lain selain menahan serangan pemuda bertopeng tersebut dengan tubuhnya

__ADS_1


Melihat penampilan malu Musang Bulan, terutama tangan kirinya yang tinggal setengah, para pendekar disekitarnya tidak bisa tidak melirik Zhou Yu dengan kagum


...


__ADS_2