
Keesokkan harinya, tepat ketika matahari mulai menunjukkan dirinya dengan malu-malu
Bunyi terompet dan juga drum perang kembali terdengar saling bersahutan yang menandakan bahwa peperangan yang sempat tertunda kembali dilanjutkan
Berbagai keterampilan meletus dan saling bertabrakan
Perubahan jenis air, perubahan jenis api, bahkan perubahan jenis langka seperti perubahan jenis petir juga ikut muncul dan mewarnai medan perang
Belajar dari hari pertama, Pemerintah Surga tidak lagi melakukan serangan secara membabi buta melainkan melalui serangkaian strategi
Di bawah komando Tikus Besar, Pasukan Pemerintah Surga dan para siluman berusaha menekan Pasukan Aliansi dengan serangan yang sengit
Menghadapi seorang ahli strategi seperti Tikus Besar, Fei Xiao Yuan juga memamerkan kemampuannya dengan sempurna
Serangan demi serangan Pasukan Pemerintah Surga dan para siluman berhasil di tepis oleh Pasukan Aliansi
Meskipun Pasukan Aliansi seolah berada dalam situasi yang kurang menguntungkan dan berada dalam posisi bertahan
Namun jika diperhatikan lebih teliti, Pasukan Aliansi masih belum kehilangan angin
Seperti seekor harimau yang berusaha memangsa kura-kura, kedua belah pihak hanya bisa menemui jalan buntu
Terlepas dari berbagai perubahan formasi dan teriakan-teriakan membunuh, situasi tersebut tidak berubah sampai ketika matahari tenggelam dan kedua belah pihak kembali mundur dari medan perang
Dengan hasil tersebut, perang hari kedua ditakdirkan untuk di tulis dengan kata 'seri'
Hal tersebut sangat tidak terduga bagi Naga Jahat dan kesepuluh Pemimpin Aula lainnya
Sebagai orang yang telah bersama dan saling bersaing diam-diam selama bertahun-tahun, mereka sangat jelas tentang kemampuan Tikus Besar
Meskipun tidak setinggi dalam membuat konspirasi, kemampuan Tikus Besar dalam memimpin pasukan juga merupakan yang terbaik di dalam Pemerintah Surga
Karena itu, meskipun kekuatannya termasuk yang paling lemah di antara tokoh penting dalam organisasi
Namun tidak ada yang berani menyinggung perasaannya dengan mudah
Karena tidak peduli apakah menggunakan konspirasi ataupun strategi murni, pria tua tersebut bisa membuat mereka sakit kepala
__ADS_1
Akan tetapi sosok yang membuat para petinggi organisasi misterius merasa enggan itu tidak mendapatkan banyak keuntungan dalam menghadapi sosok yang kurang terkenal dari pihak lawan sehingga membuat Naga Jahat dan kesepuluh Pemimpin Aula lainnya merasa luar biasa
Disisi lain, tidak ada kejutan di wajah Dugu Batian dan yang lainnya
Bahkan untuk beberapa alasan, mereka terlihat murung seolah keberhasilan Pasukan Aliansi dalam menahan gempuran serangan Pemerintah Surga tidak ada hubungan sama sekali dengan mereka
Sementara para petinggi dari Pemerintah Surga mengevaluasi hasil perang dan para petinggi dari Pasukan Aliansi sibuk dengan pemikirannya masing-masing
Kedua tokoh paling menonjol dalam perang kali ini juga tidak bisa santai
Jika sebelumnya Tikus Besar merasa Fei Xiao Yuan adalah tokoh yang merepotkan
Maka setelah pertempuran kali ini, Tikus Besar harus mengevaluasi ulang sosok Fei Xiao Yuan menjadi musuh besar
Meskipun dalam perang kali ini, inisiatif serangan berada di tangannya
Namun tidak ada yang tahu seberapa besar tekanan yang menimpanya setiap kali Fei Xiao Yuan melakukan pembelaan
Berbagai formasi pertahanan yang ditampilkan Fei Xiao Yuan sangat cerdik sehingga membuat Tikus Besar dipaksa memeras otaknya untuk bisa membuat celah
Namun bahkan setelah celah terbentuk, Fei Xiao Yuan selalu berhasil merespon tepat waktu sehingga Tikus Besar tidak bisa memanfaatkannya
Setelah ia merumuskan serangkaian taktik untuk menghadapi perang besok, Tikus Besar akhirnya terlihat lebih percaya diri dan merasa bisa tidak dengan nyenyak
Namun keesokan harinya ketika perang benar-benar terjadi
Kepercayaan diri yang dibangun semalam seolah sirna karena tidak peduli bagaimana ia mengatur formasi, Fei Xiao Yuan masih berhasil menahannya dengan sempurna
Serangkaian operasi Fei Xiao Yuan yang cerdik dan tanpa celah, bahkan di beberapa kesempatan. Pasukan Aliansi berhasil mendapatkan sedikit keuntungan dari Pemerintah Surga sehingga organisasi misterius tersebut menderita kerugian yang tidak sedikit
Perang di hari ketiga begitu sengit, begitu pula perang di hari keempat dan perang di hari kelima
Selama lima hari terakhir, Tikus Besar dan Fei Xiao Yuan menjadi tokoh paling menonjol lewat serangkaian taktik mereka dalam memimpin pertempuran
Bahkan pertempuran antara Naga Jahat dan Dugu Batian di bayangi oleh serangkaian operasi kedua pria tua tersebut
Perang yang berkecamuk, terlepas dari kehebatan kedua tokoh dalam memimpin perang, korban yang berjatuhan setiap harinya mencapai angka yang menakutkan
__ADS_1
Tangisan dan ratapan pilu terus terdengar setiap harinya dari perkemahan Pasukan Aliansi
Meskipun setiap orang mempunyai kesadaran kehilangan nyawa saat menginjakkan kaki di medan perang
Namun menghadapi kematian teman, kerabat, bahkan anggota keluarga terdekat seperti istri, anak, ataupun suami
Para pendekar masih merasakan ribuan pedang yang menancap di dada mereka sehingga membuat mereka kesulitan bernafas
Bahkan untuk beberapa orang, kematian orang terdekat mereka membuat para pendekar itu merasa bahwa tulang mereka dicabut paksa sehingga mereka tidak mempunyai kemampuan untuk berdiri
Namun meskipun demikian, terlepas dari bagaimana para pendekar merasa dihujam oleh ribuan pedang ataupun tulang mereka yang dicabut secara paksa
Para pendekar tersebut pada akhirnya kembali berdiri dan bersiap menghadapi perang keesokan harinya
***
Makam Kaisar Naga
Di tepi kolam, Zhou Yu membuka matanya dengan lembut
Tidak ada lagi cahaya yang bersinar di kedalaman mata pemuda bertopeng tersebut, selain ketenangan sedalam samudera
Keseluruhan orang terlihat sangat tenang dan menarik
Selain karena ketampanan pemuda bertopeng tersebut, terdapat aura khusus menyelimutinya sehingga membuat siapapun akan sulit untuk tidak mengalihkan perhatiannya ke arah pemuda bertopeng tersebut
Zhou Yu kemudian menghela nafas, melihat seekor Harimau yang berdiri di lorong gua, pemuda bertopeng tersebut kemudian buka suara
"Anda terlihat sangat serius, apakah kali ini lebih berbahaya dari pada sebelumnya ?"
Harimau tersebut melirik dengan samar tetapi tidak menjawab melainkan berkata dengan nada serius "Bersiaplah, mereka akhirnya di sini"
"Aku mengerti" Zhou Yu tidak menunda dan langsung berdiri dari posisinya
Setelah beberapa saat, Harimau tadi kemudian kembali berkata
"Berangkat"
__ADS_1
...