
Di dalam hutan
Terdengar suara pertempuran yang memekakan telinga, namun tidak berselang lama, suara tersebut berangsur-angsur menghilang dan hutan kembali sunyi
Sementara itu, di tempat pertempuran yang baru saja terjadi
Empat Kapten Pasukan Aliran Putih dari medan perang kelima menatap ke arah seorang pemuda kurus dengan tatapan marah
Pemuda kurus tersebut adalah Nie Liuju
Alasan Cao Feng dan yang lainnya marah kepada pemuda kurus tersebut
Karena sudah keempat kalinya pasukan Aliran Putih disergap oleh para pendekar Aliran Hitam yang di pimpin Nie Liuju
Meskipun jumlah para pendekar Aliran Hitam tersebut tidak banyak, hanya sekitar 15-20 orang dan pasukan Aliran Putih berhasil memusnahkan semuanya, kecuali Nie Liuju
Namun sergapan-sergapan tersebut berhasil membuat pasukan Aliran Putih mengalami banyak kerugian, sehingga membuat keempatnya sangat marah
***
Ketika pasukan Aliran Putih baru saja mengalami sergapan keempat kalinya
Di Desa Sua
Tembok Api yang diciptakan Zhou Yu mengejutkan seluruh medan perang
Tidak terkecuali wanita berambut pendek, ia menatap Tembok Api tersebut dengan tatapan terkejut
Setelah bertukar banyak serangan, meskipun ia tidak mau, wanita berambut pendek harus mengakui bahwa Zhou Yu memang bakat yang langka
"Apakah bakatnya memang sebanding dengan Tuan Muda..."Wanita berambut pendek berpikir sebentar, namun segera kembali ditekan olehnya
Karena ia percaya bahwa Tuan Mudanya adalah jenius langka yang hanya muncul 1.000 tahun sekali dan bakat seperti itu tidak mungkin muncul dua sekaligus di waktu yang sama
__ADS_1
***
Sementara itu, ketika seluruh medan perang terkejut
Zhou Yu terengah-engah sambil menatap Tembok Api ciptaannya dengan tampilan puas
Meskipun konsumsi tenaga dalam yang dihabiskan untuk menggunakan jurus tersebut sangat besar, namun ketika melihat hasilnya, Zhou Yu merasa sepadan
Jurus Tembok Api adalah bentuk pamungkas dari tiga bentuk Jurus Api Langit
Dibutuhkan waktu dan usaha yang sangat banyak bagi Zhou Yu untuk menguasai bentuk pamungkas tersebut
Zhou Yu masih ingat, ketika ia mempelajari Jurus Api Langit
Ia sempat bertanya kepada Yu Lian "Kenapa bentuk terakhir dari Jurus Api Langit adalah sebuah tembok pertahanan, sementara dua lainnya adalah bentuk serangan yang sangat mematikan ?"
Yu Lian pun tersenyum dan menjawab "Karena pada dasarnya, hakikat tertinggi sebuah kekuatan bukanlah tentang merusak atau menghancurkan, tapi untuk mempertahankan "
"Sebab ilmu silat pertama kali diciptakan adalah untuk melindungi, bukan untuk menyakiti. karenanya, seorang pendekar yang baik bukalah dia yang mampu menumpas semua musuh-musuhnya, tapi dia yang mampu melindungi apa yang paling berharga dalam hidupnya "
***
Setelah mempertahankan hujan panah untuk waktu yang lama, para prajurit sangat kelelahan, sehingga ketika Zhou Yu berhasil menciptakan Tembok Api tersebut, mereka sangat terkejut dan merasa lega
Meskipun Tembok Api tidak tinggi, hanya sekitar 3 meter, yang sedikit lebih tinggi dari pada tembok desa, namun berhasil menghentikan para pendekar Aliran Hitam yang berniat mendekat
Sebab, meskipun Pendekar Kelas Satu sekalipun mampu melompat setinggi 5 meter, yang menurut situasi normal bisa melompati Tembok Api dengan mudah
Namun Jurus Api Langit adalah sebuah jurus yang sangat istimewa, dengan kekuatan api yang sangat sombong, sehingga membuat para pendekar Aliran Hitam tidak bisa melompatinya
Bahkan di jarak 10 meter sekalipun, para pendekar akan merasakan panas yang tidak tertahankan
Hal itu juga yang membuat para pendekar Aliran Hitam didekatnya buru-buru melompat mundur
__ADS_1
Sementara itu, ketika para pendekar Aliran Hitam mengambil jarak dari Tembok Api
Feng Xue dan yang lainnya menatap Zhou Yu dengan tatapan terkejut
Meskipun Feng Xue dan Xie Tong tahu bahwa Zhou Yu sangat kuat
Keduanya tidak pernah menduga bahwa kekuatan Zhou Yu mampu menahan ratusan orang sekaligus tanpa bantuan siapapun
Meskipun tidak bisa dikatakan bahwa ia menekan seluruh pendekar tersebut seorang diri, namun setidaknya Zhou Yu berhasil menahan mereka untuk sementara waktu
***
Setelah menekan keterkejutan masing-masing, Feng Xue, Xie Tong, dan Gao Jin buru-buru berjalan ke arah Zhou Yu yang masih bernafas berat
"Apakah anda baik-baik saja, Tuan Muda Zhou ?" Feng Xue bertanya dengan prihatin
Zhou Yu menarik nafas, kemudian mengangguk dan menjawab dengan ringan "Aku baik-baik saja "
"Apakah anda yakin ?" Feng Xue kembali bertanya
Zhou Yu mengangguk tegas
Melihat Zhou Yu tidak mau membahas kondisinya, Feng Xue mengangguk dengan cerdik
Ia kemudian bertanya dengan nada khawatir "Bagaimana dengan para pendekar Aliran Hitam itu ?"
"Untuk saat ini mereka tidak akan bisa melewati Tembok Api dan kita bisa dikatakan aman untuk sementara waktu " Zhou Yu menjawab sambil mengerutkan kening "Tapi situasinya tidak akan bertahan lama "
"Karena di kubu para pendekar Aliran Hitam memiliki seorang pendekar dengan kemampuan Perubahan Jenis Air yang sangat tinggi "
"Lalu berapa lama Tembok Api anda bisa bertahan ?" Feng Xue bertanya dengan nada rendah
"Jika aku masih memiliki cukup tenaga dalam, aku masih bisa menahannya selama satu jam " Zhou Yu terdiam sejenak, kemudian melanjutkan "Tapi tenaga dalamku hampir habis, dengan kemampuan pendekar itu, aku khawatir Tembok Api akan runtuh dalam waktu setengah jam"
__ADS_1
"Aku hanya berharap sebelum Tembok Api runtuh, pasukan Aliran Putih segera tiba "
Feng Xue terdiam dengan alis berkerut, kemudian mengangguk setuju dengan perkataan Zhou Yu