Pendekar Harimau Suci

Pendekar Harimau Suci
Sosok Putih


__ADS_3

Zhou Yu menatap ke depan dengan pandangan serius


Setelah beberapa saat, ia akhirnya melihat sebuah desa yang terang-benderang


Meskipun masih sangat jauh, namun dengan kemampuan persepsinya yang tajam, Zhou Yu bisa melihat bahwa desa tersebut masih baik-baik saja


Setelah melihat bahwa desa tersebut belum mengalami serangan, Zhou Yu tidak bisa tidak menghela nafas lega


Namun setelah beberapa, Zhou Yu tiba-tiba mengerutkan kening


Ia merasakan Aura Pembunuh yang sangat kuat tanpa ditutup-tutupi sedikitpun oleh pemiliknya dari arah hutan


Zhou Yu melirik kebawah, karena matahari sudah menghilang, sehingga membuat hutan dibawah Zhou Yu sangat gelap


Zhou Yu tidak bisa melihat dengan jelas situasi di dalam hutan, namun menilai dari nafas dan Aura Pembunuh yang dilepaskan


Zhou Yu memperkirakan bahwa pendekar yang berada dibawah hutan berjumlah lebih dari 100 orang


Kulit Zhou Yu terlihat jelek, meskipun ia tidak tahu situasi desa, namun menurut logikanya


Desa yang berada didepan Zhou Yu tidak memiliki banyak prajurit yang bertugas


Sebab menurut situasi normal, para prajurit akan difokuskan untuk menjaga kota-kota, supaya tidak terkena dampak perang dan membuat ekonomi Kekaisaran terjatuh


"Dimana dia ?" Zhou Yu berguman pelan, setelah gagal merasakan nafas Long Aoutian


Menurut dugaan Zhou Yu, orang dibalik rencana penyerangan desa tersebut adalah Long Aoutian, ketika mengingat perkataannya dipertarungan terakhir kali


"Jika saja aku masih memiliki sedikit tenaga dalam pada saat itu, mungkin aku bisa membunuhnya dan semua ini tidak akan terjadi " Zhou Yu kembali bergumam sambil mengingat pertarungannya dengan Long Aoutian


Zhou Yu sangat menyesal mengenai kegagalannya untuk membunuh Long Aoutian

__ADS_1


Meskipun keduanya hanya bertarung 2x dan tidak banyak berinteraksi, namun bagi Zhou Yu, Long Aoutian adalah lawan yang paling merepotkan yang pernah ia hadapi


Kekuatannya yang tinggi dan kepribadiannya yang aneh, membuat Zhou Yu sakit kepala


***


Feng Xue mengerutkan kening dan berkata "Begitu cepat ? berapa lama mereka sampai ke sini ?"


"5 menit " Xie Tong menjawab dengan lugas


Feng Xue terdiam untuk beberapa saat, kemudian berkata "Segera perintahkan prajurit untuk berkumpul ditembok desa, dan minta pria dengan tubuh yang sehat mengambil senjata seadanya untuk membantu prajurit menghadapi serangan musuh "


"Perintahkan seorang prajurit untuk memimpin anak-anak dan orang tua "


"Jika prajurit yang bertugas untuk menghadapi serangan musuh tidak bisa bertahan, prajurit itu harus memimpin anak-anak dan orang tua untuk melarikan diri, ketika ada kesempatan "


Xie Tong mengangguk, kemudian memerintahkan seorang prajurit untuk memanggil Gao Jin


Setelah Gao Jin pergi dan perintah diturunkan, seluruh prajurit bergerak dengan tergesa-gesa ke arah tembok desa


***


Feng Xue dan Xie Tong berdiri di atas tembok desa sambil menatap jauh ke dalam hutan


Sementara para prajurit bergerak cepat mempersiapkan senjata untuk menghadapi serangan lawan, terutama senjata jarak jauh seperti panah


Ketika keduanya sedang berdiri dengan gelisah, Xie Tong tiba-tiba mengerutkan kening dan bergumam pelan "Nafas ini..."


Sebagai seorang pendekar yang telah mencapai tingkat Pendekar Raja untuk waktu yang lama


Xie Tong memiliki persepsi yang sangat tajam

__ADS_1


Meskipun pikirannya gelisah karena serangan yang akan terjadi, namun ia masih bisa menilai sesuatu dengan sangat jelas


Sehingga ketika terdapat nafas akrab dari luar desa, persepsi Xie Tong langsung berhasil menangkapnya


"Ada apa Tuan Xie ?" Feng Xue bertanya sambil memandang Xie Tong


Xie Tong menggelengkan kepala "Entahlah Nona Muda, saya merasakan nafas yang cukup akrab sedang mendekat ke arah kita, tapi saya tidak ingat siapa orang ini "


"Apakah mungkin pendekar dari Aliran Putih ?" Feng Xue bertanya


Xie Tong mengangguk "Pasti pendekar dari Aliran Putih, nafas orang ini memancarkan perasaan hangat, pendekar dari Aliran Hitam tidak mungkin memilikinya "


"Benarkah ?, berapa banyak orang ?" Feng Xue bertanya dengan antisipasi


Xie Tong mengerutkan kening, kemudian menjawab "Hanya satu-!"


"Hanya satu ?" Feng Xue bertanya dengan curiga "Apakah anda yakin ?"


Xie Tong mengangguk dengan ragu, sebenarnya ia juga sedikit tidak yakin bahwa seorang pendekar Aliran Putih berhasil ke sini seorang diri, tanpa dihentikan oleh kelompok pendekar dari Aliran Hitam


Perlu diketahui, menurut persepsinya, seluruh Desa Sua telah dikepung oleh para pendekar Aliran Hitam, sehingga ketika merasakan nafas akrab yang berasal dari Aliran Putih, Xie Tong sendiri merasa tidak wajar


Ketika keduanya sedang menebak-nebak orang yang dimaksud Xie Tong


Sesosok putih dalam kegelapan memasuki pandangan keduanya


Sosok putih tersebut bergerak sangat cepat


Keduanya mengerutkan kening sambil menatap sosok putih tersebut


Namun meskipun keduanya masih belum tahu identitas pihak lain, Feng Xue dan Xie Tong tidak mengendurkan kewaspadaan mereka

__ADS_1


"Siapkan panah-!" Feng Xue berteriak keras


__ADS_2