
Wanita paruh baya itu menjelaskan bahwa ia bukan berasal dari kota ini dan bukanlah pemilik panti asuhan
Ia mengatakan bahwa dirinya adalah salah satu orang yang di tolong oleh pemilik panti asuhan ketika ia masih berusia 11 tahun
Ketika itu, ia masih hidup sebagai pengemis dan tidak mempunyai keluarga, kemudian pemilik panti asuhan itu membawa dan membesarkannya
Zhou Yu sangat terkejut ketika mengetahui bahwa wanita paruh baya itu masih berusia 35 tahun, karena paras wajahnya yang terlihat lebih tua dari usia aslinya
Wanita paruh baya itu juga mengatakan bahwa dirinya diberi nama oleh pemilik panti asuhan dengan nama Zhou Huya
Zhou Huya sangat berterima kasih kepada orang yang telah menolong dan menganggapnya sebagai keluarga itu
Tepat ketika ia berusia 23 tahun, Zhou Huya di minta untuk mengurus sebuah panti asuhan yang telah di dirikan oleh orang yang menolongnya tersebut di Kota Shen
Zhou Huya menerima tugas itu tanpa ragu, karena ia pernah merasakan, apa yang di rasakan anak-anak yang tidak memiliki orang tua tersebut
Segalanya berjalan dengan lancar dan bahagia sampai akhirnya, 12 tahun yang lalu, Zhou Huya menerima kabar bahwa penolongnya telah tewas beserta dengan seluruh keluarganya
__ADS_1
Kejadian itu tepat ketika istri penolongnya itu melahirkan, kemudian pendekar aliran hitam menyerang rumah penolongnya dan membunuh semua yang hidup di sana
Zhou Huya yang menerima berita tersebut segera pergi ke ibukota untuk memastikan keasliannya
Ia sangat berharap bahwa semua itu hanyalah kebohongan, namun setelah tiba di sana
Zhou Huya harus kecewa karena ia melihat rumah yang sangat akrab itu telah hancur dari segala sisi, ia tinggal di ibukota cukup lama, hanya untuk melihat rumah itu setiap harinya
Sampai akhirnya ia teringat tentang panti asuhan dan tugas yang di berikan oleh penolongnya
Namun karena kekurangan dana yang sangat serius membuat panti asuhan berubah total, Zhou Huya telah berusaha keras untuk mempertahankan panti asuhan itu dengan semua yang ia bisa
Zhou Huya sering bekerja untuk penduduk kota demi memberi anak-anak itu makanan
Sampai saat ini panti asuhan masih dapat bertahan karena kerja kerasnya dan bantuan dari anak-anak yang telah cukup dewasa dan mampu bekerja
Zhou Yu meneteskan air matanya, ia tidak tau apa yang terjadi, namun ketika mendengar cerita dari Zhou Huya tentang pemilik panti
__ADS_1
Ia tiba-tiba merasakan sesuatu yang sangat menyesakan di dalam hatinya, Zhou Yu memejamkan mata sambil menarik nafas dalam-dalam
Zhou Yu kemudian membuka mata dan kembali bertanya "Apakah mereka menangis karena belum makan sesuatu Bibi Zhou ?"
Zhou Huya tersenyum malu "Kami saat ini berada di masa yang sangat sulit tuan muda " Zhou Yu segera menyela "Sebenarnya kita memiliki nama keluarga yang sama, namaku Zhou Yu, bibi bisa memanggilku Yu'er "
Zhou Huya berhenti sejenak, ia tidak menduga bahwa mereka memiliki nama keluarga yang sama, namun ia segera mengangguk kemudian melanjutkan
"Anak-anak yang biasanya membantu saudaranya sudah banyak yang kehilangan pekerjaan, sehingga mereka kesulitan memenuhi kebutuhan mereka sendiri, karena itu mereka belum makan apapun hari ini "
Zhou Yu mengangguk kemudian berdiri "Tunggu di sini terlebih dahulu bibi, aku akan segera kembali "
Zhou Yu segera berjalan keluar dari panti asuhan dan menghilang ke dalam kegelapan
Zhou Huya yang ingin mengatakan sesuatu, kembali menelan kata-katanya. Ia sebenarnya bingung, mengapa ia menceritakan semua itu kepada pemuda yang baru saja ia temui
Biasanya ia akan menjaga rahasia itu rapat-rapat karena takut membahayakan kehidupan anak-anak panti asuhan, sebab ia mengetahui bahwa pemilik panti asuhan memiliki banyak sekali musuh di luar sana
__ADS_1