
Wanita berambut pendek menatap Zhou Yu dengan dingin, kemudian berkata sambil menarik busurnya "Biarkan aku melihat, kemampuan apa yang kau miliki sehingga berani membandingkannya dengan Tuan Muda-!"
"Tuan Muda ?" Zhou Yu bergumam dengan heran, namun ia tidak ragu dan segera ikut menarik busurnya
Hanya dalam satu tarikan nafas, keduanya melepaskan serangan dari busur masing-masing
Seolah sengaja untuk menantang kemampuan Zhou Yu
Wanita berambut pendek tidak lagi menggunakan Perubahan Jenis Angin seperti sebelumnya, melainkan Perubahan Jenis Air untuk menghadapi serangan Perubahan Jenis Api Zhou Yu
Kedua anak panah melesat dan saling bertabrakan
Api dan Air bertemu untuk saling mengalahkan
Namun karena kekuatan keduanya setara, baik api maupun air menghilang dan digantikan oleh asap putih yang sangat samar
Tidak berhenti di sana, keduanya kembali melepaskan serangan satu sam lain dan para pendekar Aliran Hitam serta para prajurit pun kembali melanjutkan pertempuranan
Dalam ratusan nafas, keduanya telah bertukar banyak serangan, tetapi masih menemui jalan buntu
Zhou Yu sempat menggunakan Jurus Api Langit kembali
Namun wanita berambut pendek juga menggunakan Jurus Perubahan Jenis Air yang sangat kuat, sehingga membuat serangan Zhou Yu masih tetap gagal
Asap putih berangsur-angsur tebal di udara
Sementara itu, para pendekar Aliran Hitam masih berusaha keras untuk terus bergerak menuju tembok desa
Namun para prajurit tidak membiarkan keinginan para pendekar tersebut berhasil dengan mudah, mereka terus bergantian untuk melepaskan serangan anak panah, sehingga menjadikan fenomena tersebut seperti hujan panah
__ADS_1
Meskipun terdapat segelintir pendekar Aliran Hitam yang memiliki kemampuan memanah juga membalas serangan
Namun dengan keunggulan jumlah serangan yang di miliki para prajurit
Ditambah dengan Feng Xue, Xie Tong, serta Kapten Gao pun ikut membantu
Para pendekar Aliran Hitam semakin kesulitan untuk bergerak maju
***
Zhou Yu juga melihat situasi tersebut dan menemukan bahaya tersembunyi di dalamnya
Meskipun sampai saat ini para prajurit Kekaisaran masih berhasil menahan para pendekar Aliran Hitam yang berniat mendekati tembok desa
Namun menurut perkiraannya, situasi tersebut tidak akan bertahan lama
Karena selain beban kerja berat yang dilakukan oleh para prajurit, yang membuat mereka kelelahan
Namun meskipun mengetahui situasinya, Zhou Yu juga tidak berdaya, karena hal tersebut hanyalah satu-satunya jalan yang bisa dilakukan untuk saat ini
Dirinya sendiri juga tidak bisa banyak membantu, sebab lawan yang dihadapinya juga sangat merepotkan
Setelah bertukar banyak serangan, Zhou Yu menemukan bahwa wanita berambut pendek tersebut adalah seorang Pendekar Bergelar yang memiliki tenaga dalam sedikit di atasnya
Selain itu, penguasaannya dalam Perubahan Jenis Air tidak kalah dari penguasaan Zhou Yu dalam Perubahan Jenis Api, sehingga membuat serangan keduanya menemui jalan buntu
Tidak hanya itu, kemampuan seni memanahnya juga berada di atas Zhou Yu, jika bukan karena jurus-jurus yang dimiliki Zhou Yu lebih tinggi dari pada wanita berambut pendek tersebut
Zhou Yu pasti akan berada dalam masalah
__ADS_1
***
Pertempuran tersebut terus berlanjut
Seperti yang diharapkan Zhou Yu, serangan anak panah para prajurit berangsur-angsur melemah karena kelelahan
Sementara itu, para pendekar Aliran Hitam yang sedari tadi berusaha menghindari serangan hujan panah pun bersukacita melihat kejadian tersebut
Mereka tidak lagi menghindar dan bergerak cepat ke arah tembok desa
"Bersiap untuk menghadapi musuh-!"
Kapten Gao berteriak keras memberikan perintah, ketika melihat situasi tersebut
Di sisi lain, Zhou Yu mengerutkan kening
Ia kemudian mengambil tiga anak panah sekaligus dan mengarahkannya ke udara
Sementara itu, wanita berambut pendek menatap Zhou Yu dengan penuh minat dan tidak terburu-buru untuk menarik busurnya
***
"Jurus Api Langit-Tembok Api "
Ketiga anak panah melesat ke udara, kemudian menukik ke bawah dan jatuh dihadapan para pendekar Aliran Hitam
Ketika ketiga anak panah tersebut menyentuh tanah, terjadi ledakan, sehingga membuat para pendekar Aliran Hitam terdekat yang terlambat beraksi terlempar dengan tubuh terbakar
Sementara itu, tepat ditempat ledakan tersebut terjadi
__ADS_1
Api tiba-tiba membumbung tinggi dan melebar, sehingga membentuk sebuah tembok api yang memisahkan antara para pendekar Aliran Hitam dan tembok desa