
Di dalam sebuah ruangan yang remang-remang
Samar-samar terlihat empat sosok bayangan sedang duduk dengan saling berhadapan
Keempat bayangan tersebut memiliki hawa keberadaan yang sangat kuat yang bahkan di atas kesepuluh dewa dunia persilatan
Momentum yang bocor dari tubuh keempatnya bahkan lebih kuat dan menyesakan
Namun meskipun demikian, tidak banyak yang mengetahui keberadaan keempat sosok mengerikan tersebut
"Apakah kita masih ingin menunggu seperti ini ?" Salah satu sosok dengan suara menggoda tiba-tiba memecah kesunyian
"Bagaimana menurutmu ? "Sosok lainnya balik bertanya "Kesembilan orang itu telah meningkatkan kewaspadaan mereka terhadap kita, bahkan aliran hitam yang sebelumnya dekat dengan kita pun telah memutuskan kontak karena kejadian itu, jika kita bergerak sekarang, semuanya akan menjadi semakin rumit"
Sosok yang pertama kali berbicara melirik ketiganya, kemudian menjawab "Menurutku, karena kesembilan dewa telah memiliki petunjuk yang sangat kuat bahwa kita lah dalang di balik kejadian itu dan ditambah dengan perkataan Dewa Mabuk kepada mereka sesaat sebelum perang "
"Aku ragu mereka akan kembali melanjutkan perang "
"Dan karena mereka tidak lagi berniat melanjutkan perang, kenapa kita harus terus diam dan menunggu ?"
"Sejak awal kita mendekati aliran hitam hanya untuk mengadu domba kedua aliran supaya membuat mereka kehilangan banyak kekuatan "
"Meskipun rencana itu gagal karena kelalaian seekor lalat, aku pikir tidak akan menjadi masalah, karena kita tidak takut dengan kekuatan penuh mereka "
__ADS_1
Baru saja pernyataan itu keluar, suara lain yang terdengar agak muda menimpalinya "Apa yang kau katakan masuk akal, tapi... Kau melupakan satu hal "
"Sejak ketua pergi, kekuatan kita menurun sampai 30% "
"Meskipun kita tidak takut pada kekuatan penuh mereka, bukan berarti kita bisa memandang rendah kedua aliran, karena bagaimanapun, mereka adalah dua faksi besar dunia persilatan, jika kita sedikit lengah, mungkin kerugiannya akan sangat serius"
"Selain itu...orang-orang yang ada dibawah tanah itu pasti ikut bergerak, jika kita membuat gerakan "
Setelah pernyataan itu keluar, ruangan menjadi hening
Sampai beberapa saat kemudian, suara datar tanpa emosi memecah kesunyian tersebut "Apa yang kau katakan memang benar "
"Kehilangan ketua adalah kerugian paling serius bagi kita"
"Tapi aku juga setuju dengan pernyataan tadi bahwa kita tidak harus terus diam dan menunggu "
"Maksudmu kita akan menyerang kedua aliran ?" Sosok yang memiliki suara agak muda sebelumnya bertanya
Sosok bayangan tersebut menggelengkan kepala sambil tersenyum sinis "Yang ingin menguasai dunia ini bukan hanya kita saja, kita hanya perlu membuat sedikit trik untuk melepaskan ambisi-ambisi itu..."
***
"Kesembilan dewa ? kenapa dengan kesembilan dewa, kakek ?" Zhou Yu bertanya dengan ragu
__ADS_1
Kakek Wang menatap Zhou Yu, ia kemudian menceritakan sesuatu yang belum ia sebutkan kepada pemuda tersebut
Kakek Wang menceritakan bahwa pada saat kejadian dimana Zhou Yu kehilangan kendali atas tubuhnya
Terjadi fenomena aneh seperti lautan darah yang muncul di langit, tepat di atas kepala Zhou Yu yang berhasil menarik perhatian kesembilan dewa dunia persilatan
Setelah melihat fenomena aneh itu, kesembilannya bergegas menuju tempat kejadian
Akan tetapi mereka hanya menemukan ratusan mayat yang tergeletak di tanah dan tidak berhasil menemukan sumbernya
Karena pada saat itu Zhou Yu telah di bawa pergi jauh dari tempat kejadian oleh Kakek dan Nenek Wang
Namun meskipun gagal menemukan sumber dari fenomena aneh tersebut, kesembilan dewa tidak menyerah dan masih menyelidikinya sampai sekarang
***
"Aku tidak tahu situasinya dengan jelas, tapi yang pasti, karena semua petunjuk yang mereka temukan mengarah kepadamu dan gadis bermarga Feng itu, kesembilan dewa telah diam-diam mencari keberadaan kalian berdua "
"Karena itu, aku tidak menyarankanmu untuk menemui gurumu saat ini, sebab kemunculan saat ini hanya akan membawa bahaya yang tidak ada habisnya bagi dirimu sendiri "
Zhou Yu terdiam setelah mendengar perkataan Kakek Wang, ia tidak menduga bahwa kejadian itu akan menarik jagoan teratas dunia persilatan yang sangat membahayakannya
Setelah merenung sejak, Zhou Yu kemudian menarik nafas panjang dan berkata dengan tegas "Terima kasih atas perhatian kakek dan nenek, tapi tidak peduli seberapa berbahaya dunia persilatan bagiku saat ini, aku tetap akan pergi untuk menemui guruku "
__ADS_1