
"Apa kau mencoba menghentikanku anak muda ?" Pria tua tersebut bertanya dengan nada tertarik
Disisi lain, Zhou Yu mengangguk kepalanya dan menjawab "Aku tidak peduli apa yang kau pikirkan tentang ucapanku tadi, tapi cucumu telah membuat kekacauan disini dan aku tidak mungkin membiarkannya pergi begitu saja "
"Sombong " Wanita cantik tadi menimpali ucapan Zhou Yu
Namun sebelum wanita cantik tersebut menyelesaikan kalimatnya, pria tua yang ada dihadapannya mengangkat tangan dan memberikan isyarat untuk berhenti
Pria tua tersebut kemudian menatap Zhou Yu dan berkata "Lalu apa yang kau inginkan ?"
"Tinggalkan wanita itu disini " Zhou Yu menjawab dengan nada rendah
Namun mendengar pernyataan tersebut, pria tua tersebut memeluk kedua tangannya dan berkata "Tapi wanita yang kau maksud berada bawah perlindunganku dan aku harus membawanya kembali dalam kondisi utuh apapun caranya "
"Kalau begitu kau juga harus tinggal " Zhou Yu membalas dengan tajam
Mendengar pernyataan Zhou Yu, pria tua tersebut langsung tertawa dan melepaskan momentum yang sangat besar
"Harus aku akui, untuk anak seusiamu, kau memang layak dianggap jenius, tapi jika hanya itu yang menjadi alasan kau berani bertindak sombong dihadapanku, kau seratus tahun terlalu cepat, anak muda " Pria tua tersebut berkata sambil melepaskan aura membunuh yang sangat kental
Disisi lain, merasakan momentum dan aura membunuh yang menimpa tubuhnya
Zhou Yu menarik nafas dan berteriak
"Teknik Jubah Pelindung~Aura Pelindung"
Seperti salju yang terkena sinar matahari, aura membunuh yang dilepaskan pria tua tersebut menyusut dan melemah setelah bertabrakan dengan cahaya yang keluar dari tubuh Zhou Yu
Melihat hal tersebut, pria tua itu mengerutkan keningnya dan bergumam "Teknik itu lagi "
"Jika begitu, bagaimana dengan yang ini " Sambung pria tua tersebut sambil melepaskan aura bertarung ke arah Zhou Yu
__ADS_1
Aura bertarung tersebut kemudian terjalin dan bergabung dengan aura membunuhnya, sehingga membuat momentum pria tua tersebut menjadi semakin meningkat
Disisi lain, Zhou Yu langsung menahan nafas ketika merasakan tekanan yang menimpa tubuhnya semakin kuat
Menatap pria tua itu sekarang, Zhou Yu seperti sedang berhadapan dengan sebuah gunung yang sangat besar sehingga membuatnya kesulitan bernafas
Tepat ketika pemuda bertopeng tersebut hampir mencapai batasnya
Pisau Pendek yang sebelumnya tengah melakukan aksi pembantaian tiba-tiba muncul disampingnya dan melepaskan aura membunuh berwarna hitam pekat
Aura membunuh tersebut meluas dan menabrak aura yang dilepaskan pria tua tadi sehingga membuat tekanan di area tersebut semakin besar dan membuat para pendekar tidak bisa mendekat
Tabrakan aura tersebut kemudian meluas menjangkau para pendekar dan siluman disekitarnya
Akibat terkena dampak tabrakan aura tersebut, para pendekar dan siluman terlihat kebingungan
Tepat ketika tabrakan aura tersebut semakin tidak terkendali
"Jurus Raja Harimau~Cakar Raja Harimau"
Aura pedang meletus dan melesat ke arah pria tua tersebut dengan sangat cepat
Namun mengahadapi aura pedang tersebut, Pria tua tersebut tidak menghindar dan hanya melakukan gerakan menampar dengan tenang
***
"Jurus dan senjata yang bagus, bahkan di daerah asalku, semua itu cukup jarang " Pria tua tersebut mengangguk dan berkata dengan nada tertarik "Sepertinya latarbelakangmu tidak sederhana, anak muda"
Pria tua tersebut kemudian menghela nafas dan berkata dengan nada menyesal "Sayang sekali aku cukup sibuk saat ini dan tidak punya waktu untuk mengetahui lebih jauh tentang dirimu "
"Anggap sebagai rasa hormatku kepada orang-orang dibelakangmu, aku akan mengakhiri masalah ini disini dan tidak akan memperpanjangnya di kemudian hari " Sambung pria tua tersebut sambil melenggang pergi
__ADS_1
Sementara itu wanita cantik yang sedari tadi menyaksikan pertempuran antara Zhou Yu dan pria tua yang mengaku kakeknya menatap pemuda bertopeng tersebut dengan dalam sebelum melenggang pergi dengan wajah enggan
Disisi lain, Zhou Yu tidak bergeming kali ini, setelah pertempuran tadi, ia menyadari bahwa dirinya bukanlah tandingan dari pria tua tersebut
Jika bukan karena Pisau Pendek yang tiba-tiba muncul, dia mungkin sudah jatuh saat keduanya beradu aura sebelumnya
Melihat bayangan kedua sosok tersebut semakin kecil sebelum akhirnya menghilang, Zhou Yu menghela nafas lega secara diam-diam
Namun tepat ketika pemuda bertopeng tersebut berniat beranjak dari tempatnya
Ia terkejut karena kemunculan seekor Harimau yang tiba-tiba bercokol tepat disampingnya
***
Disisi lain, setelah meninggalkan wilayah Sekte Pedang Kembar
Wanita cantik tadi melirik pria tua disampingnya dengan ragu-ragu, tapi untuk beberapa alasan, wanita cantik tersebut tidak bisa mengeluarkan suaranya
Namun meskipun demikian, seolah merasakan gerakan gelisah disampingnya, pria tua tersebut berkata tanpa menoleh "Apakah ada yang ingin kau katakan ?"
Wanita cantik tersebut masih terlihat ragu-ragu sebelum akhirnya menjawab "Benar senior "
"Jika begitu katakanlah " Pria tua tersebut membalas dengan acuh tak acuh
Wanita cantik tersebut terdiam sejenak sebelum berkata "Maafkan aku sebelumnya senior, tapi kenapa senior tidak menghabisinya, dengan kekuatan anda, aku yakin bukan hal yang sulit untuk membunuhnya "
"Dia juga telah melihat penampilan asliku, aku khawatir dia mungkin akan menjadi masalah kedepannya " Sambung wanita cantik tersebut dengan hati-hati
"Tidak perlu khawatir untuk itu " Pria tua tersebut melirik dan berkata "Apakah pada akhirnya Pemerintah Surga menyadari penyamaranmu atau tidak, itu bukan lagi hal penting untuk saat ini "
"Adapun kenapa aku tidak membunuh anak muda tadi, aku mempunyai pertimbanganku sendiri"
__ADS_1
...