Pendekar Harimau Suci

Pendekar Harimau Suci
Mata dalam Buku Kuno


__ADS_3

"Ada apa dengan orang ini, kenapa aku merasa dia menjadi semakin sulit" Salah satu Pemimpin Aula berkata dengan ragu


Setelah Zhou Yu mengaktifkan Mata Yin dan Yang, gerakannya menjadi lebih bebas, permainan pedangnya seolah meningkatkan tanpa bisa dijelaskan


Bahkan untuk beberapa alasan, mereka merasa pemuda bertopeng tersebut seperti bisa memprediksi masa depan dan melakukan gerakan sebelum tindakan salah satu dari mereka selesai


Hal itu membuat mereka merasa luar biasa, karena bahkan Naga Jahat yang merupakan orang terkuat di antara mereka tidak mempunyai kemampuan itu


Dengan perubahan tersebut, pertempuran menjadi semakin sulit di prediksi sebab meskipun di kelilingi dan di serang dari berbagai arah


Zhou Yu seperti memiliki tangan yang sama banyaknya dengan jumlah lawan sehingga membuat para pendekar yang mengepungnya tidak mendapatkan keuntungan sedikitpun


Para pendekar terus melemparkan serangannya, semakin lama mereka bertarung, para pendekar yang mengelilingi Zhou Yu semakin merasa ngeri


Berbagai serangan mereka berhasil dinetralkan dengan mudah sementara serangan-serangan pemuda bertopeng tersebut semakin berbahaya dan mengancam jiwa


Menghadapi situasi tersebut, bahkan jika mereka mempunyai jumlah yang jauh lebih banyak, para pendekar itu tidak bisa tidak melahirkan perasaan takut


Dengan munculnya perasaan takut tersebut, konsentrasi mereka terpecah dan menciptakan efek berantai yang membuat formasi pengepungan mereka menunjukkan celah


"Hati-hati dia akan menerobos" Pria tua bertubuh kurus menyadari niat pemuda bertopeng tersebut


Namun tepat ketika kalimat pria tua bertubuh kurus tersebut jatuh


Zhou Yu sudah meledak dengan kecepatan yang mencengangkan dan keluar dari pengepungan mereka


Pemuda bertopeng tersebut kemudian berbalik dan kembali mengambil jarak


Disisi lain, lawan-lawannya tidak mengejar dan menatap pemuda bertopeng tersebut dengan jelek


Meskipun terlihat sederhana, tapi sebenarnya mengepung pemuda bertopeng tersebut bukanlah tugas yang mudah dan membutuhkan perhitungan yang sangat matang


Oleh karena itu, mereka selalu berjaga-jaga supaya pemuda bertopeng tersebut tidak menerobos sebab jika itu terjadi, akan lebih sulit bagi mereka untuk menjebaknya kembali


Namun bahkan setelah berjaga-jaga dengan serius, pemuda bertopeng tersebut masih berhasil menerobos yang membuat para pendekar tersebut merasa dingin dalam hati mereka

__ADS_1


"Aku yakin sebelumnya kita hampir berada di atas angin, bagaimana bisa situasinya tiba-tiba berubah drastis" Salah satu Pemimpin Aula berkata dengan nada tidak mau


"Itu benar, kekuatannya tiba-tiba meningkat pesat, apa yang sebenarnya terjadi ?"


"Apakah ada yang menyadarinya ? kenapa mata orang itu tiba-tiba berubah aneh"


Mendengar pernyataan tersebut, para Pemimpin Aula lainnya akhirnya menyadari perubahan pemuda bertopeng tersebut


Meskipun sebelumnya mata pemuda bertopeng tersebut sudah tidak biasa


Namun dengan latar belakang mereka, mereka telah melihat banyak orang yang mempunyai mata berwarna biru laut seperti pemuda bertopeng tersebut sehingga mereka tidak terlalu terkejut


Namun dengan perubahan pupil mata, apalagi mata tersebut terlihat aneh


Para pendekar tersebut tidak bisa tidak merasa terkejut


"Tunggu dulu, mata itu..." Salah satu Pemimpin Aula berseru seolah melihat hantu


Teriakan pendekar tersebut membangunkan ingatan para pendekar disekitarnya tentang sesuatu sehingga membuat mereka menatap kosong ke arah Zhou Yu


***


'Mata itu... apakah benar-benar mata yang tercatat dalam buku kuno ?' Seorang pria tua bertubuh kurus mengerutkan keningnya


Ia kemudian mengalihkan perhatian ke arah pada pendekar disekitarnya


Ketika melihat momentum para pendekar disekitarnya melemah, ia tidak bisa menahan kerutan dan berteriak dengan keras


"Semuanya jangan gugup, meskipun aku tidak tahu kenapa dia memiliki mata seperti yang dicatat di dalam buku kuno, tapi bagaimanapun itu masih belum di konfirmasi, selain itu, bahkan jika benar sekalipun, aku yakin selama kita bekerjasama, kita bisa mengalahkannya"


Mendengar teriakan tersebut, para pendekar lainnya saling memandang dengan ragu-ragu sebelum mengangguk setuju


Alasan kenapa mereka ragu-ragu adalah karena melihat mata Zhou Yu yang sangat mirip dengan yang ada di dalam catatan buku kuno


Namun dengan pernyataan pria tua bertubuh kurus, mereka akhirnya tersadar

__ADS_1


Apakah mata Zhou Yu sama dengan yang di catat di dalam buku kuno masih belum diketahui


Bahkan jika sama sekalipun, mengingat pengenalan yang di catat di dalam buku kuno dan situasi dunia persilatan sekarang, mereka yakin mata itu tidak akan membuat kekuatan Zhou Yu melompat ke tingkat yang sangat tinggi


Oleh sebab itu, selama mereka bergabung dengan benar, mereka pasti bisa mengalahkan pemuda bertopeng tersebut


Menyadari hal itu, para pendekar tersebut menyingkirkan keragu-raguan mereka dan menatap Zhou Yu dengan sungguh-sungguh


Melihat hal tersebut, pria tua bertubuh kurus mengangguk diam-diam sebelum kembali berkata "Semuanya, gerakannya sangat cepat, responnya juga luar biasa, kita harus menganggu pergerakannya"


"Bagaimana caranya ?"


"Dengan niat membunuh" Pria tua bertubuh kurus menjawab dan melepaskan niat membunuh yang sangat kental dari tubuhnya


Aura berwarna hitam kemerahan meletus dari tubuh pria tua tersebut dan bergulung seperti ombak ke arah Zhou Yu


Sebagai orang yang sangat kejam dan mempunyai kekuatan yang luar biasa


Pria tua tersebut selalu menganggap nyawa manusia tidak berbeda dengan semut


Tidak terhitung nyawa yang berakhir di tangannya sehingga ketika dia melepaskan niat membunuh, seorang Pendekar Bergelar sekalipun akan langsung jatuh dan tidak mampu bergerak


Kengerian niat membunuh tersebut sangat menakutkan, bahkan para pendekar yang berada di medan perang merasa tidak nyaman untuk sesaat ketika niat membunuh tersebut meletus


Namun sebagai objek yang di tuju niat membunuh tersebut, Zhou Yu tidak menunjukkan tanda-tanda tidak nyaman


Matanya yang berpola Yin dan Yang justru menunjukkan tatapan dingin yang belum pernah terjadi sebelumnya


Meskipun ia bisa dikatakan anak kemarin sore di dunia persilatan, Zhou Yu juga pernah bertemu dengan sosok legendaris seperti Dewa Pembantaian


Namun bahkan tokoh yang diakui sebagai orang gila membunuh dan bisa membuat anak kecil yang sedang menangis langsung menutup mulutnya dengan ketakutan hanya dengan mendengar namanya hanyalah anak-anak dibandingkan dengan pria tua bertubuh kurus didepannya


Hal tersebut membuat Zhou Yu merasakan ledakan kemerahan yang luar biasa meletus dari hatinya


"Kau...Jangan pernah berpikir untuk tetap hidup"

__ADS_1


...


__ADS_2