
4 bulan sudah berlalu sejak pesta terakhir kali di Kota Loth, sekarang Kota Loth yang sebelumnya terlihat seperti kota mati menjadi semakin ramai.
Di sepajang jalan Kota Loth, terdapat banyak sekali toko-toko yang menjual berbagai barang.
Semua toko ini tidak lain berasal dari para pedagang yang setuju untuk bekerja sama dengan Myro, mereka menghidupkan kembali ekonomi Kota Loth serta membeli hasil panen ataupun bijih besi yang berlebihan milik Myro.
Bukan hanya itu, sejak munculnya banyak toko dan semakin hidupnya Kota Loth, maka ada banyak sekali orang-orang dari tempat lain datang melihat-lihat ke Kota Loth.
Bahkan sebagian besar orang di Provinsi Kavaleri mulai menyebut bahwa kota paling makmur di Provinsi Kavaleri adalah ibukota, sedangkan Kota ke 2 paling makmur yaitu Kota Loth.
Hal ini tentunya membawa banyak hal baik ke arah Myro, desa-desa di sekitar mulai pindah ke Kota Loth dan menjadi penduduk disini.
Bukan hanya itu, para penduduk dari berbagai tempat di Provinsi Kavaleri, terutama mereka yang wilayahnya miskin dan mengalami krisis kelaparan memutuskan pindah ke Kota Loth.
Bagaimanapun mereka sudah mendengar bahwa Baron Myro merupakan orang baik yang peduli terhadap penduduk kecil seperti mereka, oleh karena itu mereka memutuskan untuk pindah dan mencari cara bertahan hidup.
Myro juga menerima para penduduk ini sebab ia tahu bahwa semakin banyak penduduk di suatu kota, maka semakin hidup dan makmur kota tersebut apabila di kelola dengan baik.
Sebagai contohnya adalah Ibukota Kerajaan Azeroth, ada jutaan penduduk yang tinggal disana, sangat banyak dibandingkan Kota Loth yang saat ini hanya memiliki 20.000 penduduk.
Walaupun begitu, 20.000 penduduk sudah merupakan perkembangan besar sebab penduduk Kota Loth sebelumnya hanya 10.000 penduduk. Jadi Kota Loth sekarang menjadi lebih hidup dan makmur, ada semakin banyak ladang tersebar di sekita Kota Loth yang berarti bahwa semakin banyak pajak yang Myro terima setiap kali panen.
__ADS_1
Myro yang ada di ruang kerjanya pada bangunan walikota menatap sebuah dokumen di tangannya sambil tersenyum lebar, dokumen ini adalah laporan yang diberikan Feld tadi pagi.
Melihat wajah tersenyum Myro, Ren yang ada di samping tidak bisa untuk tidak tersenyum "Tuan, anda terlihat sangat senang! Biar Ren pikirkan, dokumen itu pasti adalah kemajuan dari Kota Loth dan hasilnya terlihat sangat baik".
Myro yang tersenyum mengangguk "Meskipun kemajuan di Kota Vendes dan Kota Rorec sedikit terlambat, tapi kemajuan di Kota Loth benar-benar sangat baik. Dengan pajak perdagangan yang kita tetapkan sejak awal, uang milik kita menjadi semakin besar. Bahkan setelah kita selesai membuat tembok batu Kota Loth beberapa hari yang lalu, masih ada banyak sekali uang yang kita miliki. Aku rasa lebih baik menggunakan uang ini dan meningkatkan tembok kota di Kota Rorec menjadi tembok batu, bagaimanapun Kota Rorec selalu menjadi kota paling awal yang menghadapi serangan Kerajaan Orc-Goblin".
Ren mengangguk setuju terhadap ide Myro "Walaupun Aclan dan para ksatria cukup kuat, namun semakin kuat pertahanan kota maka jumlah korban di setiap peperangan juga menjadi semakin kecil. Belum lagi kita tidak perlu khawatir terhadap kemakmuran kota, aku rasa tidak ada salahnya membangun tembok kota bagi Kota Rorec".
"Aku akan membahas masalah ini dengan Feld di pertemuan mingguan", kata Myro.
Ren mengangguk lalu tidak berbicara lebih banyak lagi, masalah ini adalah masalah antara Myro, Feld dan sedikit bantuan Lana. Sedangkan Ren, ia memang cerdas tapi pemerintahan kota bukan keahliannya, jika itu strategi di medan perang maka itu adalah waktunya untuk Ren bertindak. Apabila itu masalah pemerintahan, biarkan Feld yang merupakan ahlinya untuk membantu Myro.
"Tuan dapat yakin, meskipun Falka sedikit gila di medan perang tapi ia adalah pria yang baik. Falka selalu memiliki sebuah ide di pikirannya yaitu ia tidak akan menyentuh seorangpun wanita kecuali wanita yang menikah dengannya. Selain itu, aku juga yakin terhadap sikap Falka, lagipula Falka bukan seorang Feld", kata Ren percaya diri.
"Sepertinya kau masih membenci Feld", kata Myro.
Ren menggelengkan kepalanya "Aku tidak membenci Feld lagi, perkataan ku barusan adalah kebenarannya. Jika ada seorang wanita cantik memiliki perasaan terhadap Feld, aku yakin Feld pasti tidak akan duduk diam, kecuali wanita itu memiliki lata belakang seperti Fila, ia pasti memikirkan kepentingan tuan dulu".
Myro tidak bisa untuk tidak mengangguk "Apabila Falka berani menyentuh Fila, meskipun Fila menyukai dirinya, kita pasti mengalami masalah. Bagaimanapun kita belum tahu pendapat Marquis Garde terhadap hubungan mereka, jika Marquis Garde tahu bahwa anak perempuan yang merupakan permata nya sudah bersama orang lain, aku tidak tahu seberapa gila Marquis Garde akan bertindak*.
Ketika sedang membicarakan Marquis Garde, suara ketukan terdengar di pintu.
__ADS_1
Ren berjalan membuka pintu dan menemukan bahwa orang yang datang adalah Lopen.
Lopen segera memberi hormat kepada Myro dan berteriak "Tuan, perwakilan Marquis Garde sudah tiba di Kota Loth! Sesuai informasi yang kita dapatkan, mereka terdiri dari 500 pasukan elit dan seorang wanita sebagai pemimpinnya".
Myro berdiri dari kursinya tanpa terkejut sedikitpun, sejak perwakilan Marquis Garde tiba di Provinsi Kavaleri beberapa hari yang lalu maka Myro sudah mendapatkan laporannya dari markas.
"Ayo pergi untuk menyambut perwakilan Marquis Garde! Selain itu, kita bisa melihat sikap Marquis Garde terhadap kita dari sikap perwakilannya ini", kata Myro yang berjalan pergi dari ruangan tersebut.
Ren dan Lopen langsung mengikuti Myro bersama beberapa Penjaga Praetorian.
...----------------...
500 prajurit yang memakai baju zirah perak serta terlihat cukup mewah dihentikan di depan gerbang Kota Loth, banyak penduduk di sekitar melihat semua itu penuh rasa tertarik.
Lagipula keberadaan 500 prajurit sama sekali bukan hal kecil di Kota Loth, belum lagi pasukan ini terlihat seperti pasukan elit.
Seorang wanita yang berada di barisan depan ini turun dari kudanya, ia berteriak keras "Kenapa kalian menghentikan kami di depan gerbang kota? Apakah kalian tidak tahu bahwa kami adalah perwakilan dari Marquis Garde? Cepat buka gerbang kotanya dan biarkan kami bertemu Nona Fila. Selama ada sedikit luka pada Nona Fila, kalian semua harus bersiap melawan kemarahan Marquis Garde!".
Penjaga gerbang kota adalah bagian dari 1000 prajurit yang sudah dilatih Retya, mereka sekarang memakai zirah besi berwarna hitam dan memiliki sebuah pedang. Walaupun perlengkapan mereka tidak terlihat mewah sepeti prajurit Marquis Gerda di depan mereka, namun perlengkapan tersebut sangat kuat. Bahkan lebih kuat daripada perlengkapan perwakilan Marquis Gerda ini sebab perlengkapan mereka dibuat secara langsung oleh Dwarf, belum lagi kemampuan Tron jauh lebih baik daripada sebagian besar pandai besi Dwarf lainnya.
Retya yang ada di atas tembok kota menatap perwakilan Marquis Garde dengan dingin "Aku tidak peduli siapa kalian, tapi kalian harus menunggu sampai tuan kami tiba! Tanpa izin tuan, aku tidak bisa membiarkan pasukan tidak dikenal datang ke Kota Loth ini!".
__ADS_1