
Semua orang di ruang diskusi menjadi diam, walaupun Raja Albert hampir mati dan kerajaan sebentar lagi hancur, mereka tidak berani melawan Raja Albert secara langsung sekarang sebab kekuasaan raja di ibukota masih sangat menakutkan.
Kecuali Myro berhasil membawa pasukannya menghancurkan tembok Ibukota Kerajaan Orc-Goblin dan membunuh semua pasukan penjaga, kekuasaan Raja Albert bukan sesuatu yang bisa mereka lawan.
Setidaknya siapapun petinggi Kerajaan Orc-Goblin yang berani melawan raja secara jelas sekarang, ia pasti dihukum mati.
Melihat para pejabat dan penguasa kerajaan masih mendengarnya, Raja Albert mengangguk, setidaknya selama tidak terjadi perpecahan di antara pejabat maka Myro tidak mempunyai kesempatan mengalahkan Kerajaan Orc-Goblin mereka.
"Semuanya, aku tahu kalian pasti khawatir, tapi keadaan kita tidak begitu putus asa hingga tidak memiliki kesempatan hidup lagi! Kerajaan Orc-Goblin belum berakhir, kita mempunyai 1 kesempatan!", kata Raja Albert percaya diri "Kalian semua tentu mengetahuinya, Raja Azeroth V jatuh sakit dan tidak akan bertahan lama! Paling lama sebulan, selama kita mempertahankan ibukota dan Raja Azeroth V mati, seluruh Kerajaan Azeroth pasti menjadi kacau!".
"Para pangeran yang saling bertarung, bangsawan besar serta pejabat tidak akan duduk diam melihat wilayah Myro yang kosong. Oleh karena itu, mereka pasti menyerang Myro yang membuatnya harus kembali menuju wilayahnya bersama pasukan utama yang ia miliki sebelum kekuatan lain menyerang wilayahnya".
"Jadi selama kita mampu bertahan 1 bulan, pasukan Myro pasti mundur! Tujuan kita adalah bertahan, setelah Myro mundur, kesempatan menyerang balik akan muncul! Apalagi ada kemungkinan Myro dikalahkan bangsawan atau pangeran lain pada Kerajaan Orc-Goblin, kita memiliki kesempatan menang!".
Mendengar perkataan Raja Albert, mata semua orang bersinar.
Lagipula kalau mereka menyerah kepada Myro, sebagai pejabat di bawah raja sebelumnya, mereka pasti kehilangan kekuatan dan kekuasaan yang mereka miliki sekarang.
Walaupun Myro tidak langsung membuang mereka, jabatan pasti diturunkan. Karena hal tersebut, apabila terdapat pilihan lain untuk tetap hidup tanpa harus menyerah kepada Myro, mereka pasti setuju.
Mereka merasa saran Raja Albert benar, berita terbaru secara rahasia dari Kerajaan Azeroth menyebutkan keadaan Raja Azeroth V benar-benar terlalu buruk. Ia pasti tidak bertahan lama, bisa bertahan sebulan sudah merupakan hal yang hebat.
Oleh karena itu, Myro pasti mundur jika ia gagal merebut Kerajaan Orc-Goblin sebelum Raja Azeroth V mati. Bagaimanapun Myro memiliki banyak musuh di Kerajaan Azeroth, mereka pasti tidak akan duduk diam ketika mengetahui Myro bersama pasukan utamanya tidak menjaga Provinsi Kemenangan.
__ADS_1
Myro yang tidak mempunyai pilihan lain cuma bisa mundur meninggalkan kerajaan mereka.
Meskipun posisi Ibukota Kerajaan Orc-Goblin sangat buruk, tapi mereka tidak begitu lemah hingga tidak mampu mempertahankan ibukota selama sebulan dari pasukan Myro.
Lebih tepatnya, semua petinggi dan jendral militer yang berada di ruangan yakin bertahan sebulan sama sekali tidak sulit.
Ketika Raja Albert dan semua pejabat di ruangan siap membuat rencana pertahanan sebulan, pintu ruang diskusi terbuka keras "Yang mulia, berita buruk!".
Raja Albert bersama pejabat lain berdiri dari kursi mereka, semua pasukan di istana mendapat kabar mereka sedang melakukan pertemuan di istana sehingga para prajurit tidak akan berani menganggu mereka jika masalah yang dilaporkan bukan sesuatu yang penting.
"Kenapa? Apakah pasukan Myro mulai menyerang?", kata Raja Albert tegas "Jangan panik, kita memiliki keunggulan tembok kota dan pasukan elit Kavaleri Serigala, belum lagi hampir semua penduduk Goblin di ibukota kerajaan digunakan sebagai perisai untuk menahan serangan musuh, seharusnya tidak ada masalah menahan serangan mereka--".
Sebelum Raja Albert menyelesaikan perkataannya, prajurit itu menarik nafas sebelum melaporkan lagi "Yang mulia, bukan begitu! Lebih baik anda datang sendiri ke tembok kota sebelum terlambat! Count Kemenangan memakai cara licik untuk memecah seluruh pasukan dan penduduk kita!".
Raja Albert segera menjadi khawatir, ia pernah bertemu Myro sekali dan berdasarkan penilaiannya, Myro merupakan rubah muda yang licik.
Selama tidak berhati-hati, Myro pasti menipu dirinya memakai kecerdasan yang ia miliki. Apalagi di samping Myro terdapat rubah lain yang tidak kalah liciknya, oleh karena itu Raja Albert bergegas pergi dari ruangan, ia berjalan menuju tembok kota untuk melihat sendiri strategi licik apa yang Myro gunakan untuk mengalahkan mereka.
Para pejabat saling menatap sebelum memutuskan mengikuti Raja Albert, mereka ikut penasaran mengenai strategi Myro.
...----------------...
Ketika tiba di dekat tembok kota, Raja Albert menemukan pasukan Orc yang memukul pasukan Goblin sambil berteriak "Jangan dengarkan! Siapapun yang berani mendengar dan terpengaruh oleh bujukan musuh akan dibunuh! Kalian hanya Goblin, sadar diri dan buang semua perkataan musuh yang ada dipikiran kalian!".
__ADS_1
Melihat pasukan Orc yang memukul Goblin, Raja Albert tidak marah sebab di matanya sekalipun, Goblin merupakan bawahan mereka.
Jadi Raja Albert mendekati seorang kapten Orc "Apa yang terjadi? Sebentar lagi peperangan akan terjadi, tapi kalian lebih sibuk menghukum para Goblin daripada membangun pertahanan melawan serangan musuh? Apakah kalian bodoh?".
"Yang mulia!", kapten Orc terkejut dengan kedatangan Raja Albert, ia membungkuk hormat "Sebenarnya kami tidak berencana menghukum Goblin, tapi mereka mulai mendengar perkataan gila pemimpin musuh sehingga kami harus memberi mereka hukuman agar mereka tidak mencoba melakukan tindakan bodoh apapun".
"Perkataan gila pemimpin musuh?", kata Raja Albert menatap ke depan tembok kota dimana pasukan Myro berada.
Tiba-tiba Raja Albert menemukan sesuatu yang aneh di antara kamp pasukan Myro yaitu terdapat sebuah panggung besar.
Lokasi panggung itu cukup dekat dari gerbang kota, tapi tidak berada di jarak pemanah pada tembok kota sehingga pasukan Orc atau Goblin sama sekali tidak dapat menembak panah mereka ke atas panggung.
Di bagian atas panggung, terdapat Myro yang berdiri bersama Ren dan Yorou. Selain itu, terdapat ratusan pengawal yang dilatih Yorou sendiri.
Meskipun jarak panggung tempat dimana Myro berada bukan bagian dari jangkauan pemanah musuh, Yorou tetap berhati-hati terhadap perlindungan Myro.
Retya membiarkan pasukan kemenangan berbaris di belakang panggung bersama pasukan Herfu dan pasukan pegunungan utara. Selama pasukan musuh bertindak bodoh dan berencana membunuh Myro, Retya serta yang lainnya pasti bergerak.
Myro yang berada di atas panggung tentunya menemukan Raja Albert menatapnya dari atas tembok kota, sebuah senyuman muncul di wajah Myro.
Melihat senyuman Myro, Raja Albert segera merasakan firasat buruk, terutama sikap Orc dan Goblin di atas tembok kota membuat Raja Albert memikirkan sesuatu.
Myro menarik nafasnya sebelum berteriak keras lagi hingga terdengar sampai ke bagian atas tembok kota "Seluruh pasukan dan penduduk di Ibukota Kerajaan Orc-Goblin, dengarkan aku baik-baik!".
__ADS_1