
Myro yang sedang membuat persiapan keberangkatannya menuju pegunungan utara harus menghentikan tindakannya sebab suara ketukan di pintu terdengar.
"Tuan, aku membawa berita penting dari Kerajaan Azeroth!", suara Ren terdengar dari balik pintu.
Myro berdiri dari kursinya dan membuka pintu untuk menemukan Ren yang memiliki wajah tegas, Myro tahu sesuatu yang besar pasti terjadi sampai-sampai membuat Ren sangat berhati-hati seperti ini "Ada apa? Apakah masalah lain terjadi di Provinsi Tanrou?".
Ren menggelengkan kepalanya "Tuan, berita kali ini bukan berasal dari Provinsi Tanrou, melainkan kabar terbaru muncul dari Ibukota Kerajaan Azeroth! Raja Azeroth V menghembuskan nafas terakhirnya tadi pagi, lalu pangeran ke 10 langsung ditunjuk sebagai raja baru, Raja Azeroth VI dengan suara dukungan dari perdana menteri, 10 menteri dan 3 jendral utama Ibukota Kerajaan Azeroth! Hampir semua pejabat tinggi ibukota memberikan dukungan mereka kepada pangeran ke 10, seharusnya ia akan naik tahta hari ini juga sebelum tuan ataupun pangeran ke 7 siap memberikan perlawanan apapun".
Walaupun Myro sudah siap atas kematian Raja Azeroth V, tapi ia tetap kaget mendengar kabar tersebut. Bagaimanapun kematian Raja Azeroth V jauh lebih cepat daripada apa yang Myro pikirkan, untungnya ia sudah selesai merebut Kerajaan Orc-Goblin, jika Myro masih berperang maka ia harus mundur terlebih dulu dari melawan Raja Albert.
Sedangkan pangeran ke 10 yang naik tahta menjadi Raja Azeroth V, Myro sama sekali tidak terkejut. Ia mempunyai 2 orang penting yang menjadi mata-mata di ibukota yaitu Katia sebagai pedagang dan Lapter yang duduk di posisi 10 menteri sebagai Menteri Hukum, jadi sejak awal Myro telah mengetahui rencana Raja Azeroth V yang memilih pangeran ke 10 menjadi penerusnya.
"Bagaimana keadaan Lapter dan Katia disana? Apakah mereka mengalami masalah setelah naiknya raja baru?", tanya Myro memastikan keadaan, kematian raja pasti membawa perubahan besar ke seluruh Kerajaan Azeroth. Bahkan Myro dapat melihat badai yang mulai mendekat, selama ia tidak berhati-hati, Myro mungkin terbunuh akibat badai tersebut.
Ren menjawab secepat mungkin "Lapter bertindak seperti apa yang tuan katakan dari awal, ia mendukung pangeran ke 10 menjadi raja sehingga tidak ada seorangpun yang mencurigai dirinya. Apabila tidak terjadi masalah apapun, Lapter seharusnya tetap ditunjuk sebagai Menteri Hukum dan Pengadilan oleh Raja Azeroth VI. Masalah Katia juga tidak perlu dipikirkan, aku mendengar beberapa kabar tentang Katia dari Lapter, sepertinya Katia memiliki hubungan yang cukup dekat dengan Raja Azeroth VI. Meskipun aku belum jelas mengenai hubungan mereka, berdasarkan apa yang dikatakan Lapter, paling tidak Raja Azeroth VI menganggap Katia layaknya orang kepercayaan seperti 10 menteri dan 3 jendral".
Myro mengangguk "Karena tidak ada masalah apapun terhadap mereka, kita tidak perlu mengkhawatirkan tentang keadaan Katia dan Lapter! Ren, beritahu Retya serta yang lainnya, kita akan kembali menuju Kota Loth! Semua masalah di Provinsi Tanrou, aku akan menyerahkannya kepada Muteki, kita harus bersiap untuk perubahan keadaan di Kerajaan Azeroth akibat matinya Raja Azeroth V sehingga kita harus kembali dulu".
__ADS_1
"Selain itu, kirim pesan kepada Feld untuk menyiapkan surat kepada kerajaan yang memberitahu bahwa aku, Count Kemenangan ikut merasa sedih akibat kepergian Raja Azeroth V-- Tunggu dulu, aku sekarang adalah Duke Kemenangan, umumkan juga mengenai dekrit Raja Azeroth V sebelum kematiannya mengenai menunjukku menjadi Duke".
"Baik, tuan!", jawab Ren yang pergi secepat mungkin.
Sejak Myro memutuskan kembali menuju Kota Loth, Ren mengerti Myro membatalkan perjalananya menuju pegunungan utara.
Lebih tepatnya Ren memang berencana menyarankan supaya Myro batal pergi ke pegunungan utara. Bagaimanapun Raja Azeroth V telah tidak ada lagi, mereka harus bergegas menuju Provinsi Kemenangan agar siap terhadap perubahan yang terjadi dari kematian raja.
Melihat Ren yang pergi, Myro berjalan menuju ke arah jendela ruangannya sebelum menatap Ibukota Provinsi Tanrou yang dipenuhi penduduk "Raja Azeroth VI? Kita lihat apakah kau mampu mempertahankan posisi raja milikmu! Walaupun terdapat perdana menteri, 10 menteri, 3 jendral, 3 divisi, dan ratusan ribu pasukan elit yang membantumu, aku yakin pangeran lainnya tidak akan duduk diam! Terutama pangeran ke 1 yang menganggap dirinya adalah putra mahkota, pangeran ke 2 dan pangeran ke 7, mereka akan menjadi musuh terbesarmu untuk duduk di posisi raja yang sebenarnya".
Myro tersenyum, menurutnya ia tidak perlu bertindak sekarang. Myro yakin sebentar lagi, pangeran ke 1 atau 2 pasti bertindak, terutama pangeran ke 1 yang terkenal sombong dan menganggap tahta merupakan miliknya.
Pangeran ke 1 yang selalu merasa dirinya adalah raja pasti meledak marah ketika mengetahui ayahnya menunjuk pangeran ke 10 untuk menjadi Raja Azeroth VI, perang pasti terjadi.
Belum lagi ibu pangeran ke 1 berasal dari keluarga Duke Perang di Selatan kerajaan.
Meskipun Duke Perang bukan bergelar Grand Duke, tapi jangan lupa tidak semua bangsawan mempunyai gelar khusus. Grand Duke Rayde sekalipun tidak memiliki gelar khusus yang menjadi milik mereka sendiri, seperti gelar Kemenangan pada gelar bangsawan Myro.
__ADS_1
Oleh karena itu, Duke Perang merupakan bangsawan khusus yang diberi gelar unik oleh raja yaitu Perang.
Apabila Myro diberi gelar Kemenangan sebab ia belum pernah kalah di setiap peperangan, maka Duke Perang merupakan sosok yang melewati banyak sekali peperangan hingga diberi gelar Perang.
Walaupun ia bukan seperti Myro yang selalu berhasil menang, tapi dari segi jumlah perang yang ia lewati dan pengalaman, Duke Perang jauh di atas Myro.
Oleh karena itu, kemampuan Duke Perang dan pengaruhnya di Kerajaan Azeroth sama sekali tidak boleh diremehkan.
Mungkin ia hanya bergelar Duke, tapi orang-orang menganggap dirinya tidak kalah dari Grand Duke sekalipun.
Sebuah senyuman muncul di wajah Myro "Pangeran ke 1 dan Raja Azeroth VI, aku penasaran siapa yang akan menang dan kalah nantinya? Namun aku juga harus berhati-hati, terutama terhadap pangeran ke 7! Jika aku menganggap remeh musuh, suatu hari pangeran ke 7 mungkin akan menyerang ku secara tiba-tiba".
Setelah mendengar kabar kematian Raja Azeroth V, Myro membawa pasukannya kembali menuju Kota Loth.
Di sisi lain, berita Myro yang merebut Kerajaan Orc-Goblin dan membentuk Provinsi Tanrou menyebar.
Pada awalnya Raja Azeroth VI berusaha mengambil alih wilayah yang baru direbut Myro, lagipula semua wilayah yang direbut jendral atau bangsawan kerajaan menjadi milik raja.
__ADS_1
Tetapi Feld di Kota Loth mengungkapkan dekrit Raja Azeroth V yang mengangkat Myro sebagai Duke Kemenangan dan memberikan semua wilayah Kerajaan Orc-Goblin yang berhasil direbut, jadi Provinsi Tanrou adalah milik Myro.