PERJUANGAN MENJADI RAJA

PERJUANGAN MENJADI RAJA
BAB 187 : RENCANA MYRO TERHADAP DESA SERIGALA SALJU


__ADS_3

"Terima kasih, Tuan Myro! Terima kasih! Seluruh Desa Serigala Salju pasti akan mengingat kebaikan tuan", kata Semire bersama orang-orang di belakangnya.


Myro segera berdiri dan membantu mereka berdiri juga agar berhenti berlutut, bagaimanapun mereka sudah menjadi pengikut Myro sehingga tidak perlu bersikap terlalu berlebihan terhadapnya.


Ketika Semire dan 2 orang yang bersamanya kembali berdiri, Myro berkata "Jadi, bagaimana cara aku membawa makanan ke Desa Serigala Salju kalian? Untuk pergi ke desa kalian, aku harus melewati Kerajaan Orc-Goblin yang sangat berisiko. Oleh karena itu, aku hanya menyediakan makanan bagi kalian sedangkan yang membawa makanan tersebut dari sini ke Desa Serigala Salju adalah kalian sendiri".


Wajah Semire menjadi bermasalah "Tuan Myro, bisakah anda memberikan beberapa orang untuk membantu kami membawa makanan ke desa? Bagaimanapun desa kami hanya sebuah desa kecil dengan 5000 penduduk. Di antara 5000 orang tersebut, hanya ada 1000 orang pria dewasa kuat yang dapat membantu membawa makanan. Masalahnya kami harus menjaga wilayah kami, jadi paling tidak 700 prajurit harus tetap di desa dan 300 orang membawa makanan. Aku ragu 300 orang mampu membawa makanan tersebut".


"Nenek Semire, bukannya aku yang tidak membantu tapi resikonya terlalu besar! Kau sendiri tahu, aku dan Raja Albert berdamai di permukaan, namun sebenarnya kami adalah musuh yang siap saling membunuh. Selama Raja Albert mengetahui pasukan ku melewati kerajaannya, apakah kau pikir ia akan duduk diam?", kata Myro dengan mata tajam.


Walaupun Myro baru mengenal Albert dan bertemu dengannya kurang dari sehari, tapi Myro mempunyai penilaian yang jelas bahwa Raja Albert merupakan orang licik. Apabila ada kesempatan membuat kerugian kepada Myro meskipun sedikit, Albert pasti tidak akan ragu melakukannya. Karena itu, Myro tahu seberapa besar resiko bagi pasukannya yang berani melewati Kerajaan Orc-Goblin.


"Tuan Myro, aku tahu kekhawatiran anda", kata Semire "Tetapi apakah anda lupa kami dari pegunungan utara dan Kerajaan Orc-Goblin bukan teman melainkan musuh! Lalu kenapa kami bisa melewati Kerajaan Orc-Goblin dan datang ke wilayah anda tanpa terluka sedikitpun? Berdasarkan sifat Raja Albert, ia pasti membunuh kami juga".


Tiba-tiba mata Myro bersinar, ia memikirkan sebuah kemungkinan "Apakah kalian, orang-orang dari pegunungan utara memiliki jalan rahasia untuk melewati Kerajaan Orc-Goblin yang tidak diketahui Raja Albert?".


"Tuan Myro memang cerdas", kata Semire mengangguk "Lebih tepatnya bukan cuma Desa Serigala Salju, hampir semua desa di pegunungan utara membentuk jalan rahasia di Kerajaan Orc-Goblin supaya dapat pergi ke Kerajaan Azeroth tanpa diketahui. Kami Desa Serigala Salju juga memiliki jalan khusus kami sendiri, aku juga berencana menggunakan jalan khusus ini sebagai jalur bagi tuan dan Desa Serigala Salju membawa makanan. Selama kita melewati jalan khusus kami, Kerajaan Orc-Goblin tidak akan tahu".

__ADS_1


Myro tidak langsung membuat keputusan melainkan menatap Ren yang ada di sampingnya, alasan Myro menatap Ren yaitu mencari tahu pendapatnya mengenai masalah ini.


Meskipun Myro merasa Semire tidak menipunya, tapi lebih baik mencari pendapat Ren untuk berjaga-jaga.


Bagaimanapun jika jalan rahasia yang dikatakan Semire benar-benar ada, langkah Myro merebut Kerajaan Orc-Goblin menjadi semakin mudah.


Ren tentunya menyadari tatapan Myro, jadi ia sedikit mengangguk yang memberitahu Myro tidak ada masalah pada perkataan Semire barusan.


Sebuah senyuman muncul di wajah Myro, ia menatap Semire sambil berkata "Nenek Semire, aku mempunyai sebuah rencana besar! Aku harap kau dan Desa Serigala Salju akan bekerja sama terhadap rencana ini".


"Jangan khawatir, aku bukan orang kejam yang akan membiarkan pengikut ku mati", kata Myro percaya diri "Rencana ku ini bukan hanya tidak akan membiarkan kau dan Desa Serigala Salju mati, melainkan desa kalian pasti berkembang menjadi lebih baik".


...----------------...


Ketika hari mendekati malam, Myro bersama yang lainnya kembali ke villa tempat tinggal Myro.


"Ren, bagaimana menurutmu rencana yang aku buat bersama Nenek Semire tadi?", kata Myro yang duduk di ruang tamu villa, mereka sudah kembali dari bertemu Semire barusan.

__ADS_1


Setelah mendapatkan izin dari Myro, Ren duduk di depannya dan berkata "Sangat bagus! Meskipun rencana tuan cukup berisiko apabila Kerajaan Orc-Goblin mengetahuinya, tapi selama mereka tidak tahu maka tuan pasti menguasai Kerajaan Orc-Goblin dengan mudah di masa depan. Lagipula semakin menguntungkan suatu rencana, semakin besar juga resikonya sehingga hal tersebut tidak dapat dihindari".


"Kalau begitu, menurutmu siapa orang yang paling cocok melakukan rencana ini?", tanya Myro lagi. Bagaimanapun di antara semua pengikut Myro, Ren adalah orang yang paling cocok untuk berdiskusi masalah rencana di medan perang.


Ren tidak langsung menjawab pertanyaan Myro, melainkan ia membuka kipas lipatnya sambil berpikir "Aku rasa orang yang paling cocok adalah Garwein bersama 5500 ksatria miliknya. Di antara semua pengikut tuan, Kerajaan Orc-Goblin telah mengetahui semuanya di medan perang kecuali Garwein yang baru muncul. Orang yang mengetahui keberadaan Garwein selain kita adalah Loir, aku tidak yakin ia akan menceritakan masalah Garwein kepada Kerajaan Orc-Goblin".


"Oleh karena itu, Garwein merupakan orang yang paling cocok untuk melakukan rencana tuan! Falka dan yang lainnya sudah dikenal Kerajaan Orc-Goblin, jika mereka tiba-tiba menghilang maka Raja Albert pasti curiga. Berbeda dengan Garwein yang belum dikenal, hilangnya Garwein pasti tidak menarik perhatian Raja Albert".


"Pada awalnya aku juga merasa Garwein yang paling cocok melakukan rencana ini", kata Myro ikut berpikir "Namun, ada masalah besar yaitu aku membutuhkan Garwein bersama pasukan ksatria nya! Di masa depan, kita pasti melawan Kerajaan Orc-Goblin atau orang lain. Kita tidak memiliki pasukan elit dengan jumlah yang besar kecuali pasukan Garwein, apabila mereka pergi dari sini maka melawan Guliger dan pasukannya di masa depan akan menjadi sangat sulit".


"Tuan benar, posisi Garwein bersama pasukannya sangat penting", kata Ren "Tapi selain Garwein, kita tidak mempunyai siapapun yang dapat digerakkan. Raja Albert menganggap tuan sebagai musuhnya, ia pasti mengirim mata-mata agar selalu mengamati gerakan tuan bersama para pengikut tuan. Selama Falka atau petinggi militer tuan yang lain menghilang untuk waktu lama, musuh pasti menyadarinya".


Ketika mereka sedang berpikir mengenai cara menyelesaikan masalah ini, tulisan Dunia kembali bersinar di tangan Myro.


Myro sedikit terkejut terhadap perubahan yang tiba-tiba ini, bagaimanapun ia tidak melakukan sesuatu yang besar, kenapa Dunia memberikannya hadiah?


Waktu Myro masih dipenuhi kebingungan mengenai apa yang terjadi, informasi dari Dunia di tangannya muncul di kepala Myro.

__ADS_1


__ADS_2