
"Tuan, raja memberikan anda 3 kota secara langsung?", tanya Ren dengan curiga, bahkan Feld yang ada di samping sudah memiliki wajah yang aneh sekarang.
Ibu Myro yang mendengar hal tersebut tidak bisa untuk tidak bertanya "Ren, apakah ada masalah? Bukankah semakin banyak kota yang Myro dapatkan maka akan menjadi semakin baik? Bagaimanapun Baron Aras dulu selalu mencoba untuk mendapatkan 1 kota tambahan lagi, tetapi Kerajaan Azeroth selalu menolak hal tersebut sebab bagi seorang Baron, memiliki 1 kota sudah lebih dari cukup. Oleh karena itu, bukankah hal yang bagus untuk bisa memiliki 3 kota sekaligus padahal hanya seorang Baron?".
Ren sedikit tersenyum pahit, ia membuka kipas lipatnya sebelum berkata "Jika Tuan Myro memiliki latar belakang atau pendukung besar seperti Duke ke atas maka memiliki 3 kota sama sekali tidak aneh, bahkan bisa dikatakan itu hal yang baik. Tetapi ini berbeda, Tuan Myro yang hanya membantu pangeran ke 4 tanpa latar belakang dan dukungan apapun diberi 3 kota secara langsung, siapapun tahu bahwa ada sesuatu yang mencurigakan disini. Namun aku tidak cocok untuk menjelaskan masalah ini, aku rasa Feld mengetahui hal ini lebih jelas daripada diriku".
Baik itu Myro, Falka dan Ibu Myro segera menatap ke arah Feld menunggu penjelasan darinya.
Melihat bahwa semua orang menunggu dirinya, Feld hanya bisa sedikit menggelengkan kepalanya "Aku tidak terlalu yakin tentang alasan Raja Azeroth V karena aku belum lama ada disini, namun aku memikirkan beberapa kemungkinan yaitu 3 kota ini terlalu miskin hingga hampir tidak berguna bagi Kerajaan Azeroth, terdapat banyak bandit dan penjahat di 3 kota ini yang membuat para bangsawan lain tidak berani mengelola wilayah disana, lalu kemungkinan terakhir yaitu adalah wilayah ini merupakan wilayah perbatasan. Seperti yang tuan tahu bahwa wilayah Kerajaan Kavaleri dulunya berbatasan dengan wilayah Kerajaan Orc-Goblin, Kerajaan Azeroth serta Hutan Kabut".
"Perbatasan dengan wilayah Kerajaan Azeroth sama sekali tidak buruk lagi sebab Kerajaan Kavaleri sudah menjadi wilayah Kerajaan Azeroth, sedangkan Hutan Kabut hanya sebuah hutan yang memiliki kemampuan ilusi aneh bagi siapapun yang bergerak menuju hutan, oleh karena itu kota yang berbatasan dengan Hutan Kabut tidak memiliki resiko apapun juga. Jadi dari semua wilayah perbatasan maka wilayah yang berbatasan dengan Kerajaan Orc-Goblin memiliki resiko paling besar, tapi itu bukan kemungkinan paling buruk bagi tuan".
__ADS_1
"Bukan kemungkinan paling buruk?", tanya Myro penasaran "Kalau begitu apa kemungkinan paling buruk dari raja yang memberikan ku 3 kota ini?".
Feld memiliki wajah yang sangat suram sekarang "Kemungkinan paling buruknya yaitu 3 kota yang diberikan kepada tuan memiliki 3 masalah ini yaitu kota yang miskin tanpa sumber daya apapun, memiliki banyak penjahat dan bandit di sekitar yang membuat pedagang tidak berani datang ke sana, setelah itu berbatasan dengan Kerajaan Orc-Goblin secara langsung yang membuat 3 kota ini selalu di serang. Ini adalah kemungkinan paling buruknya".
Myro sudah berkeringat dingin sekarang, jika benar seperti yang Feld katakan maka Raja Azeroth V sama sekali tidak memberi Myro sebuah wilayah melainkan ia memberi Myro sebuah bom.
Myro menarik nafas untuk menekan rasa terkejutnya sebelum bertanya lagi "Kenapa Raja Azeroth V melakukan ini terhadap ku? Apakah ia memiliki dendam tertentu karena aku membuat pangeran ke 4 yang seharusnya mati sesuai dengan rencana raja berhasil kembali hidup-hidup?".
Ren yang sudah lama tidak berbicara dari tadi akhirnya kembali angkat bicara "Tuan, bagi Raja Azeroth V maka anda adalah sebuah pedang bermata 2. Anda memang menunjukkan kemampuan yang hebat sebab bisa membantu pangeran ke 4 yang tidak mungkin menang menjadi berhasil merebut Kerajaan Kavaleri, tapi di sisi lain raja juga menjadi takut terhadap tuan. Tuan memiliki bakat namun raja sudah sangat tua sehingga ia hampir mati, jika pangeran yang akan menjadi raja berikutnya tidak memiliki bakat yang cukup untuk mengendalikan tuan maka Raja Azeroth V khawatir tuan akan memberontak dan merebut kekuasaan Kerajaan Kavaleri di masa depan".
"Jadi ia memberi tuan gelar dan wilayah yang luas agar tuan tidak marah karena sudah membantu pangeran ke 4 namun tidak diberi hadiah. Sebagai gantinya, Raja Azeroth V memberi tuan wilayah yang sangat bermasalah agar perkembangan tuan menjadi tertahan, hal ini dilakukan agar tuan tidak akan pernah berkembang menjadi lebih kuat daripada keluarga Kerajaan Azeroth. Aku harus mengakui bahwa Raja Azeroth V ini masih sangat licik, ia membatasi kekuatan tuan tanpa harus membuat tuan sakit hati sebab tidak mendapatkan hadiah apapun atas kerja kerasnya, tidak aneh apabila Raja Azeroth V di sebut sebagai raja yang bijak".
__ADS_1
Mata Myro sekarang menjadi jelas, siapa yang berpikir bahwa Raja Azeroth V sudah memikirkan langkah sejauh ini, Raja Azeroth V memang seorang raja sebenarnya. Tidak aneh ia bisa memimpin sebuah kerajaan yang menjadi kerajaan terkuat di Benua Utara, jika ia tidak memiliki kemampuan ini maka tidak mungkin ia bisa memimpin Kerajaan Azeroth tanpa mengalami kemunduran.
Semua orang sekarang menatap ke arah Myro, Falka yang ada di belakang Myro berkata dengan bingung "Tuan, apa yang harus kita lakukan sekarang? Apabila itu melawan musuh, bahkan puluhan ribu sekalipun maka Falka masih bisa memberikan ide untuk tuan, tapi masalah mengelola kota seperti ini maka Falka tidak bisa melakukan apapun".
Myro menutup matanya sebentar sebelum berkata "Falka, biarkan 500 Kavaleri Mongol untuk bersiap-siap, kita akan bergerak menuju kota yang baru aku dapatkan sekarang juga. Tapi sebelum itu, aku memiliki seseorang yang harus aku temui lebih dulu sebelum berangkat menuju kota yang baru diberikan kepadaku. Ren, kau ikut denganku, sedangkan yang lain bersiap-siap untuk berangkat juga!".
"Dimengerti!", jawab semua orang dengan tegas.
Setelah itu Myro berjalan bersama Ren menuju ke ibukota Provinsi Kavaleri lagi.
Ren mengikuti Myro tanpa bertanya apapun, bahkan ketika Myro pergi ke daerah paling miskin dari ibukota ini maka Ren masih tidak mengatakan apa-apa.
__ADS_1
Ketika sampai di sebuah rumah yang tidak terlihat berbeda dari rumah lain, Myro berkata kepada Ren "Karena kau adalah ahli strategi kelompok maka aku rasa tidak masalah bagimu untuk mengetahui hal ini, kita sekarang akan menemui kelompok yang mengumpulkan informasi untuk kita!".
Lalu Myro mulai mengetuk pintu rumah di depannya tersebut.