
Ren membuka kipas lipat di tangannya dan menutupi setengah dari wajahnya "Aku memang sudah memiliki sebuah strategi dipikiran ku, tapi aku tidak akan mengatakan strategi itu. Tuan, kenapa anda tidak mencoba membuat ide untuk mengalahkan keluarga Noem ini? Bagaimanapun tuan sudah belajar dengan baik selama setahun ini, sekarang adalah waktu yang tepat untuk menunjukkan perkembangan tuan! Jangan khawatir, Ren dan Lana pasti memberitahu tuan apabila terdapat masalah pada rencana yang tuan buat".
Mendengar apa yang Ren katakan, Myro mulai berpikir sedangkan Lana yang ada di sisi lain berkata tidak setuju "Ren, bukankah ini terlalu cepat? Tuan baru belajar selama setahun, belum lagi ia masih berusia 11 tahun, tidak mudah untuk membuat strategi dengan keadaan seperti itu".
"Aku tahu", kata Ren percaya diri "Tetapi bukankah itu alasan kenapa kita ada disini? Selama tuan membuat rencana yang salah, kita hanya perlu memperbaikinya, namun hal itu pasti bisa menjadi pembelajaran yang bagus bagi tuan. Apalagi kau sendiri tahu bahwa kita mungkin tidak bisa terus bersama tuan, kita memang kuat tapi bukan berarti tidak ada yang bisa mengalahkan kita. Jika suatu hari nanti kita mati saat melawan musuh, apa yang harus tuan lakukan? Lana, aku tahu bahwa kau mengatakan hal tersebut untuk kebaikan tuan, namun aku melakukan hal ini juga untuk kebaikan tuan".
Lana tahu bahwa apa yang Ren katakan benar, mereka mungkin terbunuh suatu hari nanti di medan perang, oleh karena itu lebih baik membuat Myro menjadi semakin ahli sehingga walaupun mereka tidak ada nanti, Myro masih bisa mempertahankan wilayah serta gelar Baron miliknya.
Myro yang terlalu memusatkan perhatiannya pada membuat rencana sama sekali tidak mendengar pembicaraan Ren dan Lana.
Setelah beberapa saat, Myro membuat keputusan "Bukankah Keluarga Sild dulunya sangat setia kepada Kerajaan Kavaleri? Bahkan ketika Kerajaan Kavaleri lebih mendukung Keluarga Noem yang selalu menekan mereka, Keluarga Sild masih setia kepada Kerajaan Kavaleri, aku rasa kita bisa mengalahkan Keluarga Noem dengan bantuan Keluarga Sild ini".
__ADS_1
Ren tidak terkejut terhadap rencana yang Myro katakan, bahkan ada sedikit senyuman di wajahnya "Lalu menurut pendapat tuan, bagaimana cara kita menggunakan Keluarga Sild ini?".
"Kita bisa berusaha mendapatkan kesetiaan mereka, Kerajaan Kavaleri sudah tidak ada lagi sekarang sehingga tidak aneh jika Keluarga Sild memutuskan untuk memberikan kesetiaan berikutnya kepadaku", kata Myro dengan tegas "Namun Keluarga Sild pasti tidak setuju untuk setia kepadaku tanpa alasan, oleh karena itu kita harus mengajaknya bekerja sama yaitu membantu Keluarga Sild menjadi keluarga terkuat di 3 kota yang akan menjadi wilayah ku menggantikan Kekuatan Noem. Selain itu, aku juga akan memilih kepala keluarga Sild menjadi walikota di antara 3 kota yang aku miliki. Bagaimanapun aku sekarang memiliki 3 kota yang berarti aku bisa memilik 3 walikota dan 1 Ksatria sebagai seorang Baron, dengan semua tawaran ini maka aku yakin Keluarga Sild pasti tidak menolak".
Ren menutup kipas lipat di tangannya dan berkata dengan senang "Tuan, rencana yang sangat bagus! Padahal anda baru belajar selama setahun dan bisa membuat rencana seperti ini, Ren harus mengakui bakat tuan sangat hebat! Rencana tuan memang sudah hampir sama dengan rencana Ren, Keluarga Sild bisa membantu kita menyerbu kota dan mengalahkan Keluarga Noem dengan mudah, lagipula Keluarga Sild hampir memegang seluruh kekuatan militer di 3 kota tersebut".
"Tapi ada 1 masalah di rencana tuan yaitu ketika Keluarga Noem sudah muncul maka keluarga Sild pasti menjadi masalah bagi kita. Kepala keluarga mereka menjadi walikota, Keluarga Sild juga menjadi kekuatan nomor 1 di kota tersebut, lalu mereka mengendalikan semua militer di 3 kota milik tuan. Walaupun mereka terkenal dengan kesetiaan mereka terhadap Kerajaan Kavaleri, namun kita tidak boleh membiarkan Keluarga Sild memegang kekuasaan yang terlalu besar di 3 kota tersebut, paling tidak kita masih harus menekannya agar tidak terjadi kemungkinan pemberontakan di masa depan".
"Tidak, aku rasa itu tidak perlu", kata Ren menjelaskan lagi "Tuan hanya perlu memberitahu mereka, selama kepala keluarga Sild akan menjadi walikota maka seluruh kendalinya atas militer 3 kota tersebut harus diberikan kepada tuan. Oleh karena itu, tuan bisa merubah struktur prajurit militer di 3 kota tersebut. Selama kekuatan militer 3 kota ada di tangan tuan dan 2 walikota lain merupakan pengikut setia juga, maka Keluarga Sild yang hanya menjadi walikota di 1 kota tidak perlu diperhatikan lagi".
"Bukan hanya itu, tuan bisa meletakkan orang kepercayaan tuan sebagai wakil walikota dari keluarga Sild. Dengan itu maka seluruh tindakan walikota dari keluarga Sild itu bisa kita amati dengan jelas".
__ADS_1
"Bagaimana apabila mereka menolak melepaskan kekuatan militer dan lebih memilih untuk menolak jabatan walikota?", tanya Myro lagi.
"Mereka tidak akan melakukan itu, lebih tepatnya mereka pasti setuju terhadap persyaratan tuan selama tuan bisa membantu mereka juga untuk mengalahkan Keluarga Noem. Bukankah Keluarga Sild ini sudah lama di tekan oleh Keluarga Noem? Aku yakin mereka tidak akan menolak kesempatan menjadi keluarga terkuat di 3 kota tersebut", kata Ren yang sedikit membungkuk kepada Myro "Tapi pada akhirnya keputusan masih berada di tangan tuan, tidak perlu untuk mengikuti rencana yang Ren berikan".
Myro menggelengkan kepalanya dan berkata "Tidak, ide yang kau berikan sudah sangat bagus, Ren! Nampaknya aku memang masih harus banyak belajar lagi".
Ren kembali tersenyum mendengar perkataan Myro "Untuk orang yang baru belajar selama 1 tahun, perkembangan tuan sudah sangat menakutkan. Selain itu bukan hanya tuan yang masih perlu banyak belajar lagi, tetapi hal itu juga berlaku bagi Ren! Di dunia ini, masih banyak ahli strategi yang tidak kalah dari Ren atau lebih kuat".
Myro tiba-tiba memikirkan sesuatu, ia mengambil semua emas yang ia dapatkan dari pangeran ke 4 dan Raja Azeroth V sebelum memberikannya kepada Lana "Gunakan semua ini untuk membeli makanan sebanyak mungkin dari wilayah sekitar, 3 kota yang aku kuasai sedang mengalami kemiskinan sehingga untuk sementara waktu aku harus mengatasi masalah itu dulu. Bagaimanapun penduduk yang mengalami kelaparan memiliki kemungkinan besar untuk memberontak".
Lana mengangguk dan mengambil uang tersebut "Aku mengerti tuan, sedangkan untuk pengantaran makanan nanti maka aku bisa membiarkan para pedagang dari kelompok kita--".
__ADS_1
"Tidak, tidak perlu!", kata Myro dengan wajah tegas "Panggil semua orang untuk datang ke 3 kota milikku, lebih tepatnya panggil semua Kavaleri Mongol yang masih ada. Lalu jangan lupa untuk memberitahu Lopen bahwa aku juga memanggilnya kembali bersama 800 pasukan miliknya, untuk mempertahankan 3 kota ini dari Kerajaan Orc-Goblin dan menyerang bandit maka aku membutuhkan semua pasukan milikku kembali! Ketika Lopen bersama pasukannya dan Kavaleri Mongol tiba kesini, biarkan mereka membawa makanan itu menuju 3 kota yang menjadi wilayah ku. Dengan pengawalan mereka, tidak mungkin para badit berani mencuri makanan itu kecuali mereka siap untuk melawan lebih dari 1000 pasukan elit!".