
Semua tamu di ruang pesta terkejut, mereka sekarang mulai mengerti kenapa ada banyak bangsawan, pejabat politik dan pejabat militer yang mendukung Raja Azeroth V tidak diundang ke pesta ini.
Bukan karena Carla bermusuhan melawan pihak kerajaan, melainkan Carla telah dikendalikan oleh pihak kerajaan melalui cara menangkap anaknya.
Oleh karena itu, para petinggi yang mendukung raja tidak diundang agar tidak perlu dibunuh.
Melihat semua tamu di sekitar berdiri diam akibat terkejut, wajah Myro berubah menjadi marah "Apa yang kalian semua lakukan! Berhenti berdiri diam di tempat seperti orang bodoh, segera pergi dari sini jika kalian tertarik untuk tetap hidup!".
Semua tamu kembali sadar, mereka menatap Myro penuh rasa terima kasih sebelum bergegas pergi dari ruang pesta.
Bahkan seorang pria berusia sekitar 30 tahun berjalan mendekati Myro "Tuan Earl, terima kasih atas bantuan anda sehingga kami masih dapat pergi dari ruangan ini hidup-hidup! Aku adalah Count Yasha, seorang bangsawan dari utara Kerajaan Azeroth juga. Aku tidak tahu apakah aku mampu melarikan diri dari Kota Rayde hidup-hidup, bagaimanapun Nona Carla pasti telah mengepung seluruh kota memakai prajuritnya. Walaupun begitu, aku tidak akan melupakan rasa terima kasih ini! Selama aku pergi dari sini hidup-hidup, aku pasti akan membalas kebaikan Tuan Earl! Earl Myro, jaga diri anda".
Myro tidak menyangka ada orang yang berterima kasih kepadanya sampai seperti ini, Myro mengangguk "Kau juga harus menjaga diri, Count Yasha! Apabila kita tetap hidup setelah pergi dari Kota Rayde, aku yakin kita pasti menjadi teman".
Count Yasha mengangguk, lalu ia pergi sambil membawa seorang pengawal dan pelayan yang mengikutinya sejak awal pesta.
Ketika sebagian besar tamu undangan sudah pergi, Carla berkata "Earl Myro, sebagian besar orang pergi dari ruang pesta, aku menepati perkataan ku. Jadi, kenapa tidak melepaskan anakku?".
Myro tidak langsung menjawab perkataan Carla melainkan bertanya kepada Tarka di sampingnya "Jendral Tarka, bagaimana menurutmu? Apakah kita harus melepas Loir yang ada di tangan kita?".
Jendral Tarka tersenyum "Jika itu sebelumnya, aku pasti memberitahumu untuk melepaskan Loir sebab aku menganggapnya sebagai cucuku sendiri. Namun sekarang adalah masalah hidup dan mati kita, paling tidak kita harus pergi dari ruangan ini dulu sebelum melepaskan Loir. Aku benar bukan, Carla?".
Wajah Carla menjadi suram, ia mengamati Myro dan Tarka dingin "Paman Tarka, aku menganggap mu sebagai keluargaku sendiri, begitu juga ayahku. Pada awalnya aku hanya berencana menangkap mu, tapi sepertinya paman tidak memberiku pilihan lain. Earl Myro, Paman Tarka, kalian sendiri yang membuatku harus melakukan tindakan keras".
__ADS_1
Tiba-tiba Tarka merasakan krisis hidup dan mati dari belakangnya, tanpa ragu Tarka berbalik serta menarik pedangnya.
"Tang!".
Sebuah tombak hampir menusuk leher Tarka dari belakang, tapi untungnya Tarka menyadarinya tepat waktu sehingga mampu menghentikan tombak tersebut.
Di depan Tarka, ada seorang pria berusia sekitar 30 tahun yang mempunyai rambut hitam pendek dan mata coklat yang tajam. Di seluruh wajah pria tersebut terdapat banyak sekali tanda luka yang membuktikan pengalaman bertarung pria ini, bahkan aura haus darah yang sangat kuat berada di sekitar tubuhnya.
Melihat pria tersebut, wajah Tarka menjadi berhati-hati meskipun masih tersenyum "Siapa yang berpikir bahwa Herfu tidak datang kesini, tapi tangan kirinya berani datang. Torner, apakah kedatanganmu kesini diketahui oleh Herfu tua?".
"Jendral tidak perlu tahu, aku datang kesini atas keputusanku sendiri!", kata Torner tegas.
Myro kembali mengamati Torner dengan hati-hati sebab ia juga pernah mendengar tentang kehebatan tangan kiri Herfu.
Herfu adalah sosok jendral yang mampu memimpin pasukan dan kuat bertarung, tangan kanan Herfu ahli memimpin pasukan tapi tidak terlalu kuat apabila itu bertarung 1 lawan 1, sedangkan tangan kiri Herfu yaitu Torner tidak hebat memimpin prajurit namun ia ahli di pertarungan 1 lawan 1.
Bukan hanya itu, menurut beberapa kabar yang telah tersebar, Torner dapat bertarung melawan Herfu hingga 30 menit. Padahal usia Torner jauh lebih muda, jika Torner berusia 40 tahun maka diharapkan ia sekuat Herfu.
Tarka dan Torner mulai bertarung, kekuatan mereka hampir sama yang menunjukkan seberapa kuat Torner.
Myro menatap ke arah Carla lagi "Nona Carla sangat hebat, bahkan Wakil Jendral Torner datang membantumu tanpa seizin Jendral Herfu. Tapi, apakah Nona Carla lupa bahwa Loir masih berada di tanganku?".
"Jadi, apakah Earl Myro sekarang bersedia melepaskan anakku Loir? Apabila terus seperti ini, aku yakin Earl Myro tidak akan melepaskan Loir. Oleh karena itu, aku siap mengambil resiko kecuali anda melepaskan anakku", kata Carla penuh tekad, nampaknya ia siap untuk kemungkinan terburuk yaitu Loir terbunuh.
__ADS_1
Lebih tepatnya Carla tahu selama ia tidak melawan, Myro pasti tidak melepaskan Loir juga melainkan selalu menjadikan Loir alat untuk mengancam Carla hingga pergi dari Kota Rayde. Karena itu, Carla bertekad melawan Myro sekarang.
Myro menggelengkan kepalanya "Nona Carla, aku tidak berbohong! Tamu yang lain telah pergi, sekarang tinggal aku dan Jendral Tarka. Selama Nona Carla mengizinkan kami pergi, nanti aku akan melepaskan Loir".
"Tidak", kata Carla menggelengkan kepalanya "Earl Myro, aku memberimu sebuah tawaran yang lebih menarik! Bagaimana kalau kita melakukan pertukaran tahanan, anda akan melepaskan Lori, sebagai gantinya aku bersedia menjadi tahanan anda. Bagaimana?".
Myro sedikit terkejut terhadap tawaran Carla, bagaimanapun menangkap Carla lebih menguntungkan daripada Loir. Tetapi di sisi lain Myro curiga, Carla pasti juga menyadari seberapa penting dirinya. Apakah Carla akan begitu bodoh membiarkan dirinya ditangkap orang lain sebagai ganti Loir?
"Nona Carla, kau tidak bercanda bukan?", tanya Myro memastikan.
"Earl Myro, apakah aku akan memakai hidup anakku sebagai bahan bercanda?", tanya Carla tegas, tidak ada keraguan di matanya.
Myro berpikir sebentar sebelum mengangguk "Aku setuju, tapi kau harus mendekati kami sebelum aku melepaskan Loir".
Myro tahu kemungkinan besar Carla mempunyai senjata rahasia sehingga ia berani melakukan ini, tapi Myro masih memutuskan untuk menukar tahanan. Alasan Myro melakukan hal tersebut yaitu memeriksa senjata rahasia apa yang dimiliki Carla hingga membuatnya menjadi sangat percaya diri.
"Aku setuju", kata Carla berjalan mendekati Yorou yang memegang Loir.
"Nona Carla, jangan! Anda tidak boleh membiarkan musuh menahan anda!", teriak Torner yang sedang sibuk melawan Tarka, wajahnya terlihat sangat khawatir.
Loir masih belum sadar sekarang, apabila ia sadar maka ia pasti tidak setuju juga Ats rencana ibunya.
Carla berhenti sebentar sambil menatap Torner "Pada akhirnya seorang ibu tidak bisa hanya duduk diam melihat anaknya berada di krisis hidup dan mati! Torner, apabila aku mati disini, kau harus menjaga Loir! Ayahku sendirian tidak mampu mendukung Loir, ia membutuhkan bantuan orang muda berbakat sepertimu".
__ADS_1