PERJUANGAN MENJADI RAJA

PERJUANGAN MENJADI RAJA
BAB 136 : BUKAN KALIAN YANG MENGKHIANATI KERAJAAN!


__ADS_3

Mendengar teriakan para tahanan yang setia kepada Kerajaan Orc-Goblin, tahanan yang lain menjadi semakin ragu. Mereka kembali mengingat diri mereka merupakan seorang prajurit, selama ini mereka hidup dengan bantuan gaji dari kerajaan. Oleh karena itu, mereka merasa bersalah jika berkhianat kepada kerajaan yang membuat mereka semakin ragu.


Saat ini, sebuah senyuman mengejek muncul di wajah Ren "Kenapa mereka harus malu menyerang Benteng Rulfes? Walaupun mereka melawan Kerajaan Orc-Goblin sekalipun, mereka sama sekali tidak perlu merasa bersalah!".


Wajah seorang prajurit Orc yang sangat setia kepada kerajaannya berubah menjadi suram, ia berteriak "Wanita gila, biarkan aku memberitahumu! Kami para prajurit berbeda dari kalian para penjahat yang merebut wilayah orang lain, kami memiliki kesetiaan yang kuat kepada kerajaan sebab selama ini kami mendapatkan dukungan dari kerajaan. Semua kebutuhan baik itu makanan ataupun pakaian kami semuanya disediakan dari kerajaan, bagaimana mungkin kami bisa berkhianat?".


Ren menggelengkan kepalanya "Kami bukan penjahat yang merebut wilayah kalian, tapi kalian yang lebih dulu mencoba merebut wilayah kami. Jangan berpura-pura bodoh, Kerajaan Orc-Goblin mengirim pasukan lebih dulu ke Provinsi Kavaleri, aku yakin kalian semua juga mengetahui hal itu. Jadi penjahat kejam yang mencoba merebut wilayah orang lain itu adalah kalian, sedangkan kami hanya melakukan serangan balik terhadap apa yang sudah kalian lakukan".


Wajah prajurit Orc itu berubah menjadi semakin buruk, tetapi ia tidak bisa membalas perkataan Ren lagi sebab semua yang Ren katakan barusan benar "Tidak peduli apa, kami tidak akan mengkhianati kerajaan".


"Apabila itu keputusanmu, kami juga tidak keberatan. Seperti yang aku katakan barusan, kalian semua bisa menolak tawaran ini, tapi biarkan aku mengatakan 1 hal lagi kepada tahanan yang lain", kata Ren melihat semua tahanan dengan tegas "Meskipun kalian bekerja sama melawan Benteng Rulfes bersama Tuan Myro sekalipun, kalian sama sekali tidak mengkhianati kerajaan kalian. Tidak, yang benar adalah bukan kalian yang mengkhianati kerajaan kalian, melainkan Kerajaan Orc-Goblin yang sudah mengkhianati kalian".


"Barusan ada yang mengatakan bahwa selama ini kalian sudah dibiayai oleh kerajaan, apakah kalian tidak merasa malu sudah mengkhianati kerajaan yang membiayai kalian? Itu adalah pertanyaan bodoh! Kalian merupakan prajurit yang melindungi kerajaan, tanpa kalian maka Kerajaan Orc-Goblin pasti sudah jatuh ke tangan musuh, apakah salah bagi kalian yang sudah melindungi kerajaan untuk mendapatkan gaji yang cukup agar bisa mencukupi kebutuhan hidup kalian serta keluarga kalian?".


"Kalian sudah bekerja keras melindungi kerajaan, bahkan ada banyak dari rekan kalian yang mati di medan perang, tapi apa yang terjadi kepada keluarga mereka? Apa yang terjadi kepada kalian? ada keluarga kalian yang mati kelaparan akibat krisis makanan, apakah ini bayaran yang kalian dapatkan setelah semua kerja keras kalian bertarung untuk kerajaan hingga bisa mengorbankan hidup kalian? Tidak, seharusnya ini bukanlah bayaran yang harus kalian terima sebagai prajurit yang sudah melindungi kerajaan! Paling tidak, kerajaan seharusnya tidak membiarkan keluarga kalian mati kelaparan! Kerajaan Orc-Goblin sudah mengkhianati kalian lebih dulu, bukan kalian yang mengkhianati kerajaan? Apakah kalian tidak keberatan setia kepada kerajaan yang membiarkan keluarga kalian mati kelaparan?".


Seluruh prajurit menjadi diam, mereka terpengaruh perkataan Ren. Walaupun mereka selalu digaji Kerajaan Orc-Goblin karena mereka merupakan prajurit kerajaan, gaji yang mereka dapatkan terlalu rendah yang membuat keluarga mereka masih kelaparan. Terutama rekan mereka yang sudah mati di medan perang, keluarga mereka tidak akan mendapatkan gaji lagi sehingga sebagian besar dari keluarga prajurit yang mati di medan perang mati kelaparan atau kesulitan mencari kebutuhan hidup sebab mereka sudah kehilangan pendukung utama keluarga mereka.

__ADS_1


Apakah ini perlakuan yang seharusnya mereka dapatkan setelah bertarung mengorbankan hidup mereka setiap hari agar Kerajaan Orc-Goblin bisa tetap berdiri?


Melihat keraguan di wajah para tahanan menjadi semakin jelas, Ren tahu bahwa rencananya sudah berhasil.


Ren mengangkat tinjunya lalu berteriak penuh semangat yang berapi-api "Tetapi Tuan Myro berbeda, semua pasukan yang mengikuti Tuan Myro akan mendapatkan gaji yang cukup tanpa harus khawatir keluarga mereka kelaparan. Selain itu, walaupun prajuritnya mati di medan perang, Tuan Myro pasti memberikan ganti rugi yang tepat! Tentukan keputusan kalian, apakah kalian tidak keberatan mengikuti kerajaan yang sudah mengkhianati kalian ini atau mencoba jalan baru untuk mengikuti Tuan Myro dan mengubah hidup keluarga kalian?".


"Apakah kalian tidak lelah hidup di antara kelaparan serta kemiskinan? Sekarang, beritahu jawaban kalian! Tetap menunggu Kerajaan Orc-Goblin yang sudah meninggalkan kalian atau mengikuti Tuan Myro membuat jalan baru?".


Beberapa tahanan yang sudah ragu langsung mengangkat tangan mereka "Nona muda, aku ikut!".


"Aku sudah lelah melihat keluarga serta anak-anakku kelaparan! Nona muda, berikan kami kesempatan agar bisa mengubah kehidupan kami menjadi lebih baik bersama Tuan Myro!".


Hampir semua tahanan berteriak setuju mengikuti Myro, hanya mereka yang benar-benar setia kepada Kerajaan Orc-Goblin berdiri diam dengan wajah suram.


Ren kembali berkata "Baiklah, aku sudah mendengar suara serta semangat kalian semua! Bagi siapapun yang tertarik mengikuti Tuan Myro melawan Benteng Rulfes, kalian bisa mendaftar ke para prajurit yang berjaga di sekitar! Sedangkan mereka yang menolak, kalian bisa kembali ke penjara lebih dulu".


Setelah itu, Ren dan Falka turun dari panggung lalu pergi dari tempat ini.

__ADS_1


Tidak lama kemudian, lebih dari setengah tahanan bergegas menuju para prajurit di sekitar agar bisa mendaftar.


Untuk tahanan yang menolak, para prajurit lain membawa mereka kembali ke penjara.


"Pidato anda tadi benar-benar sangat hebat, sekarang semua tahanan ini pasti siap bertarung melawan Benteng Rulfes tanpa keraguan apapun lagi", kata Falka sambil menghela nafas, ia sangat kagum terhadap kemampuan Ren membuat strategi.


"Ini baru di mulai", kata Ren terus berjalan pergi dari lapangan penjara "Setelah kita merebut 3 kota sebelum menyerang Benteng Rulfes, kita bisa mempengaruhi para prajurit disana juga supaya membantu kita. Lalu, setelah Benteng Rulfes berhasil direbut, ada kemungkinan besar mereka tetap mengikuti Tuan Myro. Sejak melawan Benteng Rulfes, mereka akan dianggap menjadi pengkhianat sehingga Kerajaan Orc-Goblin tidak akan membiarkan mereka pergi. Ketika hal itu terjadi, mereka hanya bisa tetap mengikuti tuan serta setia kepadanya. Tanpa perlindungan tuan, Kerajaan Orc-Goblin pasti membunuh mereka. Hal ini berarti, tuan bisa mendapatkan ribuan pasukan Orc Goblin tambahan secara gratis di masa depan".


Falka berdiri membeku di tempat, ia menatap Ren yang pergi semakin jauh penuh rasa ketakutan.


Siapa yang berpikir bahwa Ren sudah merencanakan semuanya sejauh ini.


Para tahanan yang bersemangat bekerja sama melawan Benteng Rulfes pasti belum menyadari diri mereka yang sudah melompat ke jebakan Ren, sejak mereka setuju melawan Benteng Rulfes maka tidak ada lagi jalan kembali bagi mereka kecuali tetap setia kepada Myro. Jika mereka menolak, Kerajaan Orc-Goblin sekalipun tidak akan menerima mereka.


Falka yang sedikit ketakutan terhadap ide kejam Ren tidak bisa untuk tidak menghela nafas "Untungnya Nona Ren bukan musuhku, aku pasti tidak akan menang jika Nona Ren ada di pihak musuh! Tetapi karena Nona Ren pada akhirnya melakukan semua ini agar tuan mendapatkan pasukan baru yang sangat menguntungkan bagi tuan, aku rasa hal ini tidak masalah. Semakin kejam dan cerdas Nona Ren, semakin mudah juga jalan tuan menjadi penguasa atau bahkan raja di masa depan".


Setelah itu, Falka kembali mengikuti Ren sambil mengingatkan dirinya sendiri di masa depan supaya tidak pernah meremehkan Ren. Selama seseorang berani meremehkan Ren, mereka pasti menyesal.

__ADS_1


__ADS_2