
Legiun Romawi merupakan pasukan infanteri berat dari Kekaisaran Romawi, keberadaan mereka juga menjadi sebuah alasan kenapa Kekaisaran Romawi bisa memenangkan banyak sekali peperangan dari kerajaan lain.
Pada masa Augustus, setiap Legiun Romawi terdiri dari 5000 pasukan. Namun seiring waktu, jumlah legiun menjadi terus berkurang hingga terbagi menjadi 1000 hingga 1500 pasukan pada setiap legiun.
Keunggulan terbesar dari Legiun Romawi yaitu disiplin militer mereka yang kuat, selain itu pasukan pada Legiun Romawi bisa memakai banyak sekali senjata seperti pedang, tombak, perisai, lembing serta senjata lainnya.
Berbeda dari Penjaga Praetorian, Legiun Romawi bukan berasal dari pengawal melainkan mereka benar-benar prajurit yang berada di medan perang. Oleh karena itu, kemampuan Legiun Romawi di medan perang pasti jauh di atas Penjaga Praetorian.
Lalu, alasan Myro bisa mengenali pasukan di depannya ini sebagai Legiun Romawi yaitu bendera elang emas yang berada di tengah-tengah pasukan mereka.
Legiun Romawi terkenal memiliki bendera yang menjadi spanduk bagi pasukan mereka. Tidak peduli apapun yang terjadi, para anggota legiun akan berusaha sebaik mungkin agar bendera milik mereka tidak jatuh ke tangan musuh.
Selama Legiun Romawi kehilangan bendera milik mereka, itu sama seperti rasa malu bagi seluruh anggota pasukan di legiun tersebut.
Bahkan beberapa pasukan di Legiun Romawi tidak akan ragu mengorbankan hidup mereka agar bendera mereka tidak jatuh ke tangan musuh, hal ini menunjukkan seberapa pentingnya sebuah spanduk untuk Legiun Romawi.
Semua pasukan yang baru muncul di depan Myro berdiri diam di tempat dengan tertib. Meskipun salju terus turun pada tubuh mereka, para prajurit ini berdiri diam seakan-akan suhu dingin di sekitar mereka sama sekali tidak ada.
Seorang prajurit yang memiliki zirah besi paling berbeda, kemungkinan besar ia adalah pemimpin legiun ini segera maju menuju Myro lalu berlutut dengan 1 kaki.
"Tuanku, namaku adalah Gladius! Mulai hari ini sampai hari kami mati, Gladius dan 1500 prajurit Legiun Romawi akan memberikan kesetiaannya kepada tuan!", teriak Gladius yang berlutut di tanah.
__ADS_1
Melihat Gladius, Myro mengetahui bahwa orang ini merupakan seorang jendral tingkat perak.
Meskipun kekuatannya masih di bawah Falka, Retya serta Lopen, tetapi bukan berarti Gladius tidak kuat.
Setidaknya Myro yakin, seorang jendral perak seperti Gladius masih lebih kuat dari Jerat.
Belum lagi itu semua hanya tingkatan, apabila Gladius terus berlatih, maka ada kemungkinan dirinya bisa bersaing dengan kekuatan jendral tingkat emas di masa depan.
Berdasarkan apa yang Myro ketahui, tingkatan itu hanya sebuah titik awal seorang jendral ataupun sosok yang dipanggil Myro.
Karena hal ini, jendral tingkat emas jauh lebih kuat daripada tingkat perak di awal. Tapi saat jendral perak terus berlatih lebih banyak daripada jendral emas, ada kemungkinan jendral perak menjadi setara atau lebih kuat daripada jendral emas.
Begitu juga semua pekerjaan yang lain, baik itu pedagang, pandai besi, pembunuh serta yang lain.
Apalagi Gladius terlihat masih berusia 20 tahun, Myro yakin paling lama 10 tahun ke depan, Gladius bisa memiliki kekuatan jendral tingkat emas.
"Gladius, kau bisa berdiri! Namaku adalah Myro Aras, mulai hari ini dan seterusnya, aku pasti sangat membutuhkan bantuan pasukan Legiun Romawi milikmu supaya bisa menang di setiap medan perang yang aku hadapi", kata Myro yang membantu Gladius berdiri.
"Sudah menjadi tugas kami membantu tuan!", kata Gladius yang kembali berdiri.
"Senjata apa yang bisa dipakai Legiun Romawi?", tanya Myro lagi untuk memastikan agar ia bisa membuat rencana yang sesuai di masa depan.
__ADS_1
Gladius berpikir sebentar sebelum menjawab "Pada umumnya, Legiun Romawi sudah belajar cara menggunakan setiap senjata baik itu tombak, pedang, perisai, lembing, busur dan yang lainnya, jadi kami bisa memakai senjata apapun tanpa masalah. Tetapi setiap Legiun Romawi memiliki keahlian khusus mereka masing-masing, bagaimanapun ada banyak sekali Legiun Romawi yang membuat setiap legiun memiliki keahlian senjata yang diutamakan supaya bisa menutupi kelemahan masing-masing. Legiun Romawi yang aku pimpin lebih ahli menggunakan pedang dan perisai, kami bisa membentuk formasi dengan sangat cepat juga".
Myro mengangguk, ia tidak terlalu terkejut mengenai hal itu.
Setiap Legiun Romawi pasti memilki keahlian utama masing-masing. Jika semua pasukan hanya ahli memakai pedang, bagaimana mereka bisa menang melawan pemanah ataupun kavaleri? Oleh karena itu, setiap legiun memakai senjata berbeda yang berguna untuk saling mendukung antar legiun.
"Biarkan pasukan mu pergi ke barak terlebih dulu bersama Falka, disana ada Kavaleri Mongol yang akan menjadi rekan kalian sehingga kalian harus saling mengenal", kata Myro.
"Baik, tuan!", jawab Gladius bersama Falka.
2 orang itu pergi dari tempat ini bersama 1500 Legiun Romawi yang berjalan tertib.
Bantuan 1500 Legiun Romawi kali ini pasti memberikan manfaat besar pada penyerangan Benteng Rulfes, Myro menjadi semakin percaya diri mengenai kemenangan mereka tanpa harus mengorbankan terlalu banyak pasukan.
"Retya, kirim surat kepada Feld, kita membutuhkan lebih banyak persediaan senjata disini dan baju besi. Selain itu, beritahu Torn untuk membuat baju zirah khusus para Orc. Tubuh Orc jauh lebih besar daripada manusia, mereka harus membuat zirah khusus mereka sendiri serta sebuah perisai besar. Walaupun kita berencana mengorbankan para Orc dan Goblin sebagai tameng kita, sejak mereka membantuku maka aku juga tidak akan terlalu kejam pada mereka. Setidaknya mereka bisa memiliki beberapa peralatan tambahan yang memperbesar kemungkinan hidup mereka", kata Myro.
"Aku mengerti, aku akan mengirim surat secepat mungkin", kata Retya yang pergi dari tempat ini.
Myro menatap ke arah Ren yang ada di belakangnya "Ren, menurutmu berapa lama waktu yang kita butuhkan hingga merebut Benteng Rulfes?".
"Paling lama 2 bulan", kata Ren tanpa ragu "Cucu Jendral Herfu hanya bisa datang sekitar minggu depan. Lalu ada 3 kota yang harus kita rebut, karena cuaca salju maka pasukan kita tidak bisa bergerak cepat merebut semua kota ini. Membutuhkan sekitar 2 sampai 3 minggu supaya bisa merebut 3 kota tersebut tanpa membuat prajurit kita lelah. Sedangkan merebut Benteng Rulfes, paling lama 2 minggu. Lalu alasanku menganggap paling lama 2 bulan adalah kemungkinan Kerajaan Orc-Goblin mengirim bantuan kesini, selama mereka mengirim pasukan lagi, kita pasti membutuhkan waktu yang lebih lama agar bisa menang. Tetapi dengan kekuatan tuan yang sekarang, 2 bulan seharusnya sudah lebih dari cukup".
__ADS_1
"2 bulan? Tidak terlalu lama!", kata Myro tersenyum percaya diri "Aku yakin Jendral dari Perbatasan Utara, Herfu bisa bertahan selama 2 bulan tanpa masalah sampai bantuan dari kita tiba".