PERJUANGAN MENJADI RAJA

PERJUANGAN MENJADI RAJA
BAB 186 : PENYERAHAN


__ADS_3

Myro sedikit terkejut, nampaknya kepala desa ini sudah mengetahui bahwa Myro akan datang kesini.


Tetapi Myro tiba-tiba mengingat sesuatu, Bessira pernah mengatakan manusia serigala salju mempunyai keunggulan gigi yang tajam, cakar dan pendengaran.


Kemungkinan besar, kepala desa serigala salju di depan Myro juga telah mendengar langkah kaki Myro yang menuju kesini.


Sebuah senyum sopan muncul di wajah Myro, ia membantu kepala desa berdiri tegak lagi "Kepala desa, tidak perlu terlalu sopan. Lagipula kau berusia jauh lebih tua daripada diriku, bisa dikatakan kau seorang senior. Aku adalah Myro Aras, Earl Myro dari Kerajaan Azeroth!".


"Maaf terlambat memperkenalkan diri, namaku Semire, kepala Desa Serigala Salju. Walaupun aku lebih tua, pada akhirnya posisiku tetap tidak sebanding dengan Tuan Earl sehingga aku memang harus menghormati anda", kata Semire yang segera menawarkan Myro datang ke ruangannya "Apabila Tuan Earl tidak keberatan, ayo berbicara di ruang tamu! Aku menyiapkan beberapa makanan dan minuman bagi Tuan Earl".


Myro mengangguk, setiap kamar di penginapan ini memiliki ruang tamu jadi mereka duduk di ruang tamu Semire.


Selain Semire, Myro menemukan 2 orang manusia serigala salju lagi di belakang Semire yang merupakan seorang pria dan wanita.


Kemungkinan besar mereka datang kesini untuk menjaga Semire, lagipula Semire adalah kepala desa, sosok terpenting di Desa Serigala Salju.


Yorou membiarkan 9 penjaga yang lain berdiri di depan pintu sedangkan ia bersama 1 orang muridnya ikut bersama Myro ke ruangan.


Lalu Ren, ibu Myro bersama Bessira ikut berjalan menuju ruang tamu.


Pada 1 sisi kursi, hanya Myro dan Semire yang duduk saling berhadapan sedangkan yang lain berdiri di belakang mereka.


Sebenarnya Ibu Myro juga bisa duduk sebab ia bukan pengikut Myro, tapi Ibu Myro memutuskan menemani Bessira yang ada di belakang sambil mengamati semua yang terjadi.

__ADS_1


"Nenek Semire, apakah aku boleh tahu tujuan anda mencari diriku?", tanya Myro.


Semire yang membiarkan pengawal di belakangnya membawa teh dan makanan segera mengamati Myro lebih hati-hati lagi.


Myro dapat menemukan ada jejak penghargaan serta kekaguman dari mata Semire yang sedang mengamati dirinya.


Lebih tepatnya, Semire mengagumi sikap Myro yang tidak menunjukkan kesombongan apapun padahal mempunyai jabatan tinggi. Ia tetap memanggil Semire sebagai nenek, alasannya yaitu usia Semire lebih tua darinya.


Semire menarik nafas dan , membungkuk lagi "Tuan Earl, aku harap anda dapat membantu persediaan makanan bagi Desa Serigala Salju kami!".


"Nenek Semire, bukannya aku tidak tertarik untuk membantu, tapi persediaan makanan sama sekali tidak gratis. Belum lagi membawanya ke desa kalian, kami harus melalui Kerajaan Orc-Goblin yang hampir tidak mungkin sebab pajak membawa makanan jauh lebih tinggi daripada makanan itu sendiri, sebagai seorang bangsawan maka aku harus mengutamakan para penduduk di wilayah ku dulu, bukan?", kata Myro hati-hati.


Semire tidak terkejut terhadap jawaban Myro, bagaimanapun Myro tidak mempunyai alasan untuk membantunya secara gratis.


"Tuan Earl, menurut apa yang aku amati, anda sangat berambisi! Mungkin orang-orang berpikir anda telah berdamai bahkan bekerja sama dengan Kerajaan Orc-Goblin melalui pernikahan adik anda, tetapi kalau penilaian ku belum salah, anda berencana mendapatkan seluruh wilayah Kerajaan Orc-Goblin. Perdamaian yang kalian bentuk sementara bertujuan memberikan diri anda sendiri waktu agar bersiap melawan Kerajaan Orc-Goblin tanpa bantuan Kerajaan Azeroth, benar?", kata Semire terus mengamati Myro.


Myro tidak takut Semire mengungkap tujuan Myro yang sebenarnya ke semua orang, tidak ada banyak orang yang akan mempercayai Semire sebab ia hanya kepala desa kecil dari pegunungan utara.


Sekalipun Raja Albert mendengarnya, Myro tidak khawatir. Raja Albert bukan orang bodoh, sejak awal ia telah menyadari rencana asli Myro, begitu juga Myro yang menyadari rencana asli Raja Albert.


Jika mereka saling menyadari pihak lain memiliki rencana lain, kenapa Myro dan Raja Albert dapat membuat kerja sama perdamaian? Jawabannya mudah, baik itu Myro ataupun Raja Albert percaya diri terhadap kekuatan mereka sendiri, beberapa tahun persiapan ke depan maka mereka pasti mampu mengalahkan pihak lain.


Semire berdiri dari kursinya lalu berlutut "Tuan Earl-- Tidak, Tuan Myro! Aku harap anda dapat menerima penyerahan diriku dan seluruh Desa Serigala Salju".

__ADS_1


2 pengawal di belakang Semire tidak terkejut, sepertinya mereka sudah siap sebelum Myro datang kesini sehingga mereka ikut langsung berlutut "Tuan Myro, terima penyerahan diri kami".


Wajah Myro sama sekali tidak bergerak, ia menatap Semire "Bagaimana aku percaya bahwa kalian benar-benar menyerah kepadaku? Setelah aku memberikan kalian makanan, kalian mungkin langsung bersikap seakan-akan kejadian hari ini tidak pernah ada. Bagaimanapun wilayah kita terpisah dari Kerajaan Orc-Goblin, kalian tidak perlu takut terhadap balas dendam dariku".


Semire segera menjawab, ia nampaknya telah mempersiapkan jika Myro bertanya seperti itu "Tuan, wanita di belakangku adalah anak perempuanku, Talia! Kemampuan khususnya yaitu Kepala Serigala Salju".


"Kepala Serigala Salju?", kata Myro bingung.


Bessira yang ada di belakang Myro menjelaskan "Tuan, apakah anda tahu bahwa serigala merupakan hewan yang hidup secara berkelompok, mereka membutuhkan pemimpin. Serigala salju tidak jauh berbeda dari serigala lainnya, kami juga membutuhkan pemimpin di desa supaya saling berkumpul. Masalahnya ada 1 keunikan di Desa Serigala Salju yaitu setiap generasi, hanya 1 orang yang mempunyai kemampuan Kepala Serigala Salju yang berarti hanya ada 1 pemimpin setiap 100 tahunnya".


"Sekali pemimpin hilang, para serigala salju tidak akan saling berkumpul lagi. Oleh karena itu, keberadaan Talia yang mempunyai kemampuan Kepala Serigala Salju sangat penting bagi desa, setidaknya desa pasti melakukan yang terbaik agar kepala dapat terus hidup. Selama Talia ada di tangan tuan, serigala salju tidak berani mengkhianati kita".


"Tunggu dulu, kalau serigala salju hanya muncul setiap generasi, kenapa Nenek Semire mampu menjadi kepala desa?", tanya Myro.


Semire langsung menjelaskan "Tuan, suamiku dulu adalah pemilik kekuatan Kepala Serigala Salju, namun ia sekarang tidak ada lagi dan Talia belum dewasa, jadi aku yang menggantikannya".


"Ternyata seperti itu", kata Myro yang menutup matanya, ia sedang menilai keuntungan dan kerugian dari kerja sama ini.


Keuntungan terbesar dari serigala salju yaitu sewaktu Myro berencana menyerang Kerajaan Orc-Goblin dan pegunungan utara.


Ketika menyerang Kerajaan Orc-Goblin, Desa Serigala Salju bisa membantu dengan memberikan serangan kejutan dari belakang yang akan mengejutkan Kerajaan Orc-Goblin.


Sedangkan saat melawan pegunungan utara, Myro dan pengikutnya tidak mengetahui medan disana. Bessira tahu beberapa medan di pegunungan utara, tapi pengetahuan 1 orang kurang dari cukup agar Myro mampu merebut pegunungan utara.

__ADS_1


Bagaimanapun perang di pegunungan sangat berisiko, pasukan Myro mungkin mati sebelum perang apabila tidak mengetahui medan disana.


Setelah berpikir sebentar yang membuat semua orang di ruangan ini tidak berani berbicara, Myro membuka matanya lagi "Baiklah, aku menerima penyerahan dan kesetiaan dari Desa Serigala Salju kalian!".


__ADS_2