PERJUANGAN MENJADI RAJA

PERJUANGAN MENJADI RAJA
BAB 151 : BERITA JATUHNYA BENTENG RULFES


__ADS_3

Setelah 4 hari sejak Benteng Rulfes berhasil direbut oleh Myro, berita itu menyebar ke seluruh penjuru Kerajaan Azeroth dan Kerajaan Orc-Goblin.


Tiba-tiba kemunculan berita itu seperti sebuah bom besar yang meledakan seluruh bangsawan, pejabat politik dan militer yang ada di 2 kerajaan tersebut.


Merebut Benteng Rulfes hanya dengan waktu 1 hari? Tidak mungkin, ini seharusnya tidak mungkin kecuali Myro memiliki 50.000 prajurit.


Selain itu, hanya ada korban kurang dari 100 di pihak Myro dan 400 lainnya luka-luka yang sebagian besar adalah luka ringan.


Sedangkan musuh kehilangan 3000 pasukan yang di antaranya adalah 1000 Kavaleri Serigala, jadi sudah ada 2000 Kavaleri Serigala yang mati di tangan Myro bersama pasukannya. Kavaleri Serigala itu adalah pasukan elit yang mungkin tidak kalah dari Pasukan Kavaleri Elit Kerajaan Azeroth, bagaimana mungkin Myro bisa membunuh Kavaleri Serigala sebanyak itu.


Bukan hanya itu, masih ada 4000 orang yang ditangkap sebagai tahanan, putra mahkota dan anak perdana menteri Kerajaan Orc-Goblin ikut tertangkap.


Ini adalah sebuah kemenangan besar, kemenangan besar yang hampir belum pernah terlihat di sejarah sebelumnya.


Myro bisa membawa kemenangan dengan merebut Benteng Rulfes bersama 4 kota, membunuh banyak pasukan musuh, korban di pihaknya sangat sedikit, waktu menyelesaikan perangnya sangat cepat, banyak pasukan musuh ditahan, lalu 2 orang berpengaruh di Kerajaan Orc-Goblin ikut tertangkap. Apabila itu bukan kemenangan besar, mereka tidak tahu lagi apa yang disebut kemenangan besar.


Banyak orang yang baru mendengar berita itu segera memberitahu prajurit mereka untuk memeriksa lagi, mereka masih belum bisa mempercayai kebenaran tersebut.


Sekarang banyak orang yakin bahwa Myro tidak boleh diremehkan, setelah kejadian kali ini, ia pasti mendapatkan hadiah besar dari kerajaan. Paling tidak pangkat bangsawan Myro bisa meningkat 1 tingkat menjadi Viscount,. apabila beruntung Myro bisa naik lebih banyak lagi.


Namun mengingat usia Myro yang masih 15 tahun, kenaikan jabatannya harus dibatasi sehingga ada kemungkinan hadiah Myro digantikan harta lain.


Raja Kerajaan Orc-Goblin adalah orang yang paling marah mengetahui berita tersebut, ia melemparkan tahtanya ke tanah sambil memarahi para menteri dan jendral yang ada di sekitar.


Ratu Kerajaan Orc-Goblin langsung kehilangan kesadarannya mengetahui berita tersebut, putra mahkota adalah anak yang paling ia lindungi dan pedulikan, tidak aneh ia terkejut hingga kehilangan kesadaran mengetahui putra mahkota sudah tertangkap.

__ADS_1


Di sisi lain, perdana menteri juga sangat suram tapi ia membujuk raja secepat mungkin.


Myro masih belum membunuh putra mahkota dan anak perdana menteri, hal ini berarti Myro membuka kesempatan bagi mereka untuk berdiskusi menukar hidup 2 anak tersebut.


Selama mereka bisa memberi Myro harga yang tepat, Myro bisa membebaskan 2 orang tersebut.


Raja Kerajaan Orc-Goblin menggertak giginya, meskipun putra mahkota tidak berguna tapi itu masih anaknya.


Jika ia membiarkan anaknya di tangan musuh tanpa berusaha membebaskannya, semua orang akan mempertanyakan dirinya sebagai raja.


Oleh karena itu, raja mengirim menteri perang untuk berdiskusi bersama Myro yang kemungkinan akan tiba 5 hari kemudian.


...----------------...


Bagaimanapun perang mereka belum berakhir, ini baru di mulai. Apabila Myro tidak berhati-hati, masih ada 60.000 pasukan musuh di Provinsi Utara yang bisa menghancurkan. Jadi Myro tidak sombong, semakin berhasil ia maka semakin berhati-hati juga Myro sebab ia tahu, kesombongan bisa membuatnya gagal seperti musuhnya yang sudah Myro kalahkan.


Ren yang ada di ruang pertemuan berbicara lebih dulu "Tuan, apa yang akan kita lakukan kepada putra mahkota dan anak perdana menteri tersebut? Aku mendengar raja Kerajaan Orc-Goblin sudah mengirim perwakilan kesini, harga mereka yang harus mereka bayar agar kita bisa melepaskan 2 tahanan tersebut?".


Sebagai orang yang cerdas, Ren tahu tujuan Myro menahan 2 orang tersebut adalah untuk ganti rugi yang lebih menguntungkan. Karena hal ini, Ren bertanya kepada Myro untuk memastikan sebab saat perwakilan raja Kerajaan Orc-Goblin tiba, orang yang berdiskusi dengannya kemungkinan besar adalah Ren.


Alasan mengirim Ren karena ia memiliki kecerdasan tinggi dan strategi, ia pasti bisa membawa keuntungan paling besar bagi Myro.


Mendengar perkataan Ren kali ini, Myro tidak langsung setuju melainkan tersenyum aneh "Siapa bilang aku akan menukar 2 orang itu dengan perwakilan Raja Kerajaan Orc-Goblin? Aku tidak akan menukar mereka dengan raja, melainkan jendral".


Pada awalnya Ren bingung, tapi ia langsung mengerti ide milik Myro. Ren menutup mulutnya memakai kipas lipat sambil berkata "Tuan, anda benar-benar licik".

__ADS_1


"Terima kasih atas penghargaannya, tapi aku masih harus banyak belajar dari Ren", kata Myro mengangguk juga.


Setelah itu Ren dan Myro tertawa kecil yang membuat seluruh orang di ruangan ini kebingungan, mereka hanya merasa tidak bisa mengerti apa yang dipikirkan oleh 2 orang cerdas ini tentang rencana mereka selanjutnya.


Meskipun tidak tahu, mereka percaya pada Myro dan Ren. Tidak peduli rencana apa yang Myro dan Ren buat, tugas mereka hanya perlu mengikutinya dan membawa kemenangan sesuai rencana.


...----------------...


Di sisi lain, Jendral Herfu sedang berada di kamp militer 100.000 pasukan miliknya.


Beberapa hari yang lalu, mereka mengalami kemenangan besar dan membunuh 10.000 pasukan musuh sehingga semangat prajurit sedang naik.


Tapi bangsawan yang gila akan kemenangan, menyerang musuh tanpa menunggu keputusan Herfu. Hasilnya, mereka kalah dan kehilangan hampir 20.000 pasukan sebab musuh memiliki tembok kota sebagai keuntungan mereka.


Mendengar itu, Hergu hampir memuntahkan seteguk darah. Mereka sudah kesulitan mendapatkan kemenangan dari musuh dan membunuh 10.000 pasukan, tapi sekarang mereka kehilangan 20.000 pasukan yang berarti kekuatan mereka kembali ke keadaan awal.


Herfu menatap peta di atas meja dengan suram, apabila tidak ada para bangsawan bodoh ini maka ia bisa menang lebih mudah dengan 150.000 pasukan di tangannya.


Tapi ia tidak bisa melakukan itu, ia memang Jendral Perbatasan Utara namun ia masih harus memberi sedikit hormat kepada para bangsawan ini. Apabila semua bangsawan melawan dirinya, Herfu pasti semakin sulit untuk menang sehingga ia masih harus menekan kemarahannya.


Saat Herfu sibuk memikirkan langkah selajutnya, wakilnya datang ke tenda miliknya lalu memberi hormat "Jendral Herfu, berita darurat!".


"Ada apa? Apakah para bangsawan bodoh itu menyerang tanpa izin lagi?", tanya Herfu.


"Tidak jendral! Ini berita tentang Baron Myro, ia sudah berhasil menjatuhkan Benteng Rulfes dan 4 kota di Kerajaan Orc-Goblin 4 hari yang lalu, itu kemenangan besar!", teriak wakil Herfu penuh semangat sebab semuanya berjalan sesuai rencana Herfu.

__ADS_1


__ADS_2