
Jika sosok seperti Ren dan Yorou berada di samping Raja Azeroth V, Tarka tidak akan terkejut sebab raja pasti mempunyai bakat di sekitarnya yang sekuat atau bahkan lebih kuat daripada Tarka. Bagaimanapun semua orang tahu, keluarga kerajaan tidak boleh melemah sampai-sampai pengikutnya menjadi lebih kuat daripada kerajaan itu sendiri sebab pemberontakan kemungkinan besar akan terjadi. Oleh karena itu, pasti ada banyak sekali bakat tersembunyi ataupun yang jelas terlihat di sekitar Raja Azeroth V serta setia kepada dirinya.
Masalahnya Myro bukan Raja Azeroth V melainkan hanya seorang Earl baru, usia Myro juga kurang dari 20 tahun. Meskipun masih muda, sudah ada 2 bakat di sekitar Myro yang tidak kalah dari dirinya, jadi Tarka merasa sedikit tidak percaya.
Ketika Tarka sedang terkejut hingga berdiri diam di tempat, Loir yang tidak menemukan keanehan di wajah Tarka bertanya "Kakek Tarka, kenapa kau memiliki waktu luang untuk datang ke pesta adikku hari ini? Walaupun kami mengundang mu, dengan waktu sibuk mu maka kami tidak pernah berpikir kau akan datang. Seharusnya kau memberitahu kami dari awal mengenai kedatanganmu agar kami bisa memberikan sambutan yang tepat".
Tarka melambaikan tangannya "Secara kebetulan aku sedikit luang selama beberapa minggu. Lalu, aku dan Herfu adalah teman dekat sehingga tidak ada salahnya datang ke pesta dari cucu temanku, bukan?".
"Sama sekali tidak masalah, kami merasa senang karena kau menyempatkan diri untuk datang kesini", kata Loir menatap Myro dan Tarka "Kalau kalian tidak keberatan, apakah aku harus membawa kalian ke ruang pesta secara bersama-sama? Lagipula aku yakin kalian tidak mempunyai hal penting yang dilakukan pada saat pesta di mulai, karena hal tersebut kalian dapat saling berteman dan berbicara selama pesta, bagaimana?".
Di sebuah sisi yaitu Myro yang baru menjadi temannya serta Herfu mempercayai bakat Myro, selama tidak ada masalah maka Myro akan menjadi sosok kuat dan penting di Kerajaan Azeroth. Sedangkan di sisi lain merupakan teman dekat kakeknya serta Loir menganggap Tarka sebagai kakek juga, baik itu Myro ataupun Tarka dapat dikatakan sebagai sekutu mereka. Jadi, tidak ada salahnya membuat sekutu mereka untuk saling berteman.
"Aku tidak keberatan selama tidak menganggu Jendral Tarka", kata Myro berhati-hati. Ia sekarang sudah memiliki banyak musuh di Kerajaan Azeroth, jika tidak diperlakukan, Myro tidak harus mencari lebih banyak musuh lagi. Selain itu, memiliki banyak sekutu juga akan berguna bagi rencana masa depan Myro.
Tarka ikut tersenyum sopan "Aku senang pergi bersama pahlawan muda Kerajaan Azeroth ke ruang pesta, lagipula aku mungkin membutuhkan bantuan serta sarannya untuk melatih cucuku".
Setelah 2 orang tersebut tidak keberatan, Loir membawa mereka menuju ke ruang pesta.
Sosok 3 orang yang saling berbicara dan tertawa itu segera menarik perhatian sebagian besar tamu di ruang pesta, alasan mereka sangat terkejut yaitu latar belakang menakutkan dari 3 orang yang baru datang tersebut.
__ADS_1
Ada Loir, anak Grand Duke Rayde dan cucu jendral perbatasan utara, sosok yang kemungkinan besar menjadi Grand Duke di masa depan.
Lalu Tarka, jendral perbatasan selatan yang pengaruh dan keahliannya di medan perang tidak kalah dari Herfu. Selama mereka saling bertarung memakai seluruh kekuatan mereka, pemenang serta yang kalah pasti sulit ditentukan.
Terakhir merupakan Myro, siapapun yang meremehkan Myro akibat ia tidak mempunyai latar belakang, mereka pasti menyesal sebab semua orang telah mengetahui mengenai bakat Myro sampai-sampai dijuluki sebagai pahlawan muda dari utara Kerajaan Azeroth.
Sekarang Myro masih bergelar Earl, tapi sebentar lagi atau puluhan tahun lagi, Myro mungkin bisa menjadi Grand Duke.
3 sosok menakutkan dan terkenal tersebut sekarang sedang berkumpul bersama, saling berbicara serta tertawa yang mengejutkan sebagian besar tamu lain.
Myro dan yang lainnya sama sekali tidak peduli terhadap tatapan penasaran orang-orang di sekitarnya, mereka terus berbicara seakan-akan tidak menyadari masalah tersebut.
Ketika semua tamu sibuk saling berbicara bersama teman atau kenalan mereka di ruang pesta, seluruh lampu di aula pesta langsung padam.
Aula pesta yang tadinya ribut segera menjadi diam, semua tamu menatap ke arah panggung dengan hati-hati sebab sebentar lagi sosok terpenting dari pesta serta orang yang mengundang mereka semua akan tiba.
Myro juga sedikit penasaran, ia belum pernah melihat Carla secara langsung yang membuat Myro sedikit penasaran mengenai penampilannya.
"Myro, kau pasti belum pernah melihat ibuku bukan? Tetapi aku sarankan kau untuk berhati-hati, jangan sampai kau jatuh hati kepadanya sebab kau pasti kecewa. Telah ada ratusan bangsawan baik itu muda ataupun tua yang mencoba mengejarnya, namun semua pria tersebut ditolak olehnya", kata Loir mengingatkan Myro seakan-akan takut Myro ikut jatuh hati kepada Carla seperti orang-orang lain.
__ADS_1
Myro menggelengkan kepalanya, bagaimana mungkin ia dapat tertarik kepada Carla. Menurut Myro, orang-orang yang menganggap Carla sebagai batu permata paling berharga pasti hanya melebih-lebihkan supaya ia mendapatkan perhatian dari Carla.
Tidak peduli seberapa buruk wajah Carla, selama ia tetap menjadi Grand Duke Rayde maka ribuan pria pasti berusaha mengejarnya
Sedangkan penampilan Carla, Myro tidak berharap banyak. Carla adalah seorang ibu dengan 1 anak, Rilia. Berdasarkan pendapat Myro, ia pasti tidak tertarik terhadap Carla.
Di bawah tatapan menunggu semua orang, sosok seorang wanita berusia 25 tahun muncul di atas panggung yang sedang disinari.
Wanita itu memiliki wajah yang cantik serta senyum lembut yang mampu menarik perhatian banyak pria, ia mempunyai rambut perak panjang dan mata biru.
Ketika melihat rambut peraknya yang berkilau, Myro seperti melihat sebuah salju yang bersinar di tanah.
Myro tidak mengenal wanita yang berjalan naik ke atas panggung tersebut, tapi Myro kurang lebih dapat memikirkan siapa wanita tersebut sebab hanya 2 orang yang dapat naik ke atas panggung pada pesta ini yaitu Rilia yang menjadi tujuan dari pesta meskipun hal tersebut tidak mungkin karena Rilia masih berusia 10 tahun sehingga Myro yakin wanita yang naik ke atas panggung adalah Carla.
Myro tidak perlu menunggu lama untuk memastikan identitas wanita tersebut, wanita itu berbicara lebih dulu di atas panggung "Semuanya, terima kasih karena kalian telah repot-repot datang ke pesta ulang tahun anakku, Rilia yang ke 10 tahun. Meskipun sebagian besar dari kalian mengetahui identitas ku, namun ada beberapa orang yang mungkin tidak mengetahuinya sehingga aku harus memperkenalkan diri".
"Namaku Carla Rayde, Grand Duke Rayde yang sekarang serta tuan rumah yang telah mengundang kalian semua ke pesta ini, aku harap semua orang tidak kecewa terhadap pesta yang telah kami rencanakan".
Seluruh orang menjadi diam selama beberapa menit sebelum para penonton pria berteriak penuh semangat "Bagaimana kami bisa kecewa terhadap pesta Nona Muda Rilia? Bahkan diundang oleh Nona Grand Duke Rayde sudah membuat kami senang".
__ADS_1
Carla mengangguk, ia sering mendapatkan tatapan tertarik dari semua pria di sekitarnya yang membuat Carla sama sekali tidak terlihat khawatir sedikitpun.
"Kalau begitu tidak perlu membuang waktu lagi, ayo mulai pestanya!", teriak Carla cukup keras yang menyebar ke seluruh aula pesta.