
Ksatria merupakan pasukan elit yang terkenal, sebagian besar dari mereka merupakan pasukan infanteri yang memakai baju zirah besi berat, tapi ada beberapa pasukan kavaleri ksatria juga.
Pasukan ksatria memang terkenal kuat, apalagi dukungan baju zirah besi berat yang memperkuat pertahanan pada tubuh mereka. Bisa dikatakan bahwa ksatria lebih mirip seperti infanteri berat yang sangat berbanding terbalik dari Kavaleri Mongol sebab mereka adalah pasukan kavaleri ringan.
Ksatria memiliki kekuatan dan pertahanan yang kuat, bahkan apabila mereka saling bekerja sama untuk membentuk formasi maka pasukan ksatria bisa berubah menjadi sebuah benteng yang berjalan, tapi mereka memiliki kelemahan yang cukup fatal jika tidak bergerak dengan hati-hati yaitu gerakan mereka yang lambat.
Setiap pasukan ksatria harus memakai baju zirah besi berat, hal ini tentu membuat mereka harus bergerak sambil membawa beban yang berat tersebut sehingga mengakibatkan gerakan mereka menjadi lambat.
Oleh karena itu, pasukan ksatria mungkin harus mengalami kerugian jika tidak melawan pasukan kavaleri ringan yang bisa bergerak cepat dengan hati-hati.
Namun ada bagian menakutkan dari ksatria yang tidak bisa dilakukan kavaleri seperti Kavaleri Mongol, pasukan ksatria sangat ahli menjaga benteng.
Selama dipimpin oleh orang yang tepat, Myro yakin bahwa tidak ada masalah bagi pasukan ksatria untuk menjaga sebuah benteng dengan 1000 pasukan untuk melawan serangan dari 10.000 pasukan.
Bahkan dibandingkan dengan pasukan elit yang menjaga Benteng Trock sebelumnya, maka pasukan tersebut masih kalah jauh dari para ksatria.
Tetapi bukan berarti ksatria tidak cocok untuk berperang secara langsung, selama seorang pemimpin memberikan strategi yang tepat maka pasukan ksatria bisa menjadi pedang tajam di medan perang.
Ketika Myro masih sibuk berpikir tentang kehebatan pasukan ksatria ini, seseorang di antara 1000 pasukan ksatria melangkah maju ke depan Myro.
__ADS_1
Pria tersebut melepaskan helm besi yang melindungi kepalanya untuk menunjukkan bahwa ia merupakan seorang pria muda berusia sekitar 20 tahun, pria tersebut memiliki rambut perak pendek dan wajah tampan yang bisa membuat banyak wanita jatuh hanya dengan sekali melihatnya.
Tanpa peduli terhadap tanggapan Myro, pria itu berlutut di depan Myro bersama 1000 ksatria di belakangnya "Tuanku, Aclan bersama 1000 ksatria memberikan kesetiaannya kepada tuan, kami harap tuan tidak keberatan untuk menerima pedang dan kesetiaan kami".
Setelah itu Aclan melepaskan pedang di pinggangnya dan memberikan pedang tersebut pada Myro.
Awalnya Myro bingung terhadap maksud Aclan yang memberikan pedang tersebut kepada dirinya, tapi melihat Aclan yang terus berlutut sambil menundukkan kepalanya seakan-akan menunggu tindakan Myro, maka Myro segera mengerti.
Ia menarik pedang tersebut dan meletakkan di pundak kanan serta kiri Aclan "Ksatria Aclan, dengan ini maka aku memberikanmu pedang ini sebagai bukti kesetiaan mu padaku!".
Myro menyimpan pedang tersebut kembali ke penutupnya sebelum memberikan lagi pedang itu kepada Aclan, padahal pedang ini dari awal merupakan pedang milik Aclan, tapi sebagai bukti kesetiaan seorang ksatria maka mereka harus mendapatkan pedang dari Myro.
Saat Aclan kembali berdiri, ia mengatakan sesuatu yang membuat Myro hampir muntah darah "Tuan, masih ada 1000 ksatria lagi yang menunggu pedang pemberian tuan!".
Mendengarkan hal tersebut, wajah Myro berubah. Ia menatap ke seluruh lapangan ini dimana 1000 ksatria masih menunggu Myro untuk memberikan pedang mereka sebagai bukti kesetiaan, Myro tidak tahu sampai kapan ia bisa menyelesaikan tugas ini. Bagaimanapun, memberikan pedang ke 1000 orang adalah tugas yang cukup merepotkan.
...----------------...
Pada siang hari, Myro sudah kembali ke bangunan walikota untuk makan siang bersama semua petinggi pasukannya.
__ADS_1
Tapi di meja makan kali ini terdapat anggota baru yaitu Aclan yang merupakan pemimpin 1000 ksatria serta seorang jendral tingkat emas, menurut Falka maka kekuatan Aclan ini tidak jauh berbeda darinya. Paling buruk, Aclan hanya sedikit lebih lemah darinya namun lebih kuat daripada Ren.
Masalahnya usia Aclan 10 tahun lebih muda daripada Falka, oleh karena itu Falka yakin bahwa ketika Aclan berusia 30 tahun maka ia pasti bisa lebih kuat daripada Falka yang sekarang.
Myro masih lelah akibat memberikan pedang ke 1000 ksatria yang baru ia panggil, tapi setelah makan siang maka sebagian kelelahan itu sudah hilang yang membuat Myro bisa berbicara lagi, terutama Myro memiliki banyak pertanyaan untuk Aclan yang baru dipanggil ini.
"Aclan, apakah kau memiliki rencana untuk hal yang akan kau lakukan?", tanya Myro.
Aclan berkata tanpa ragu "Apa yang akan aku dan 1000 ksatria lakukan adalah perkataan tuan, selama tuan mengatakan untuk berperang maka kami akan berperang, jika tuan mengatakan berdamai maka kami juga akan berdamai. Jadi Aclan hanya memiliki sebuah rencana yaitu melakukan tugas sesuai dengan yang tuan katakan".
Myro menarik nafas "Apa keahlian yang dimiliki pasukan ksatria? Aku tahu bahwa kalian ahli bertarung di medan perang, apa yang aku maksudkan yaitu keahlian yang lebih jelas seperti pasukan ksatria lebih ahli di pertarungan bertahan atau menyerang?".
Walaupun Myro memiliki beberapa informasi tentang pasukan ksatria dari bumi, tapi Myro harus bertanya lagi agar tidak terjadi kesalahan. Bagaimanapun ada kemungkinan perbedaan terhadap ksatria yang Myro panggil dari dunia dan ksatria dari bumi, oleh karena itu Myro harus memastikan hal ini lebih dulu.
Aclan langsung menjawab pertanyaan Myro agar tidak membuatnya menunggu terlalu lama "Kami, para ksatria lebih ahli di pertarungan bertahan, terutama jika itu masalah menjaga sebuah benteng. Tetapi bukan berarti kami buruk untuk menyerang, masalahnya ketika menyerang maka para ksatria tidak bisa menunjukkan kemampuan penuh mereka. Belum lagi masih ada kelemahan besar dari para ksatria yaitu kami akan mudah lelah apabila bergerak terlalu banyak sebab kami harus membawa baju zirah besi berat bersama kami setiap kali berperang, jadi semakin banyak kami bergerak maka semakin cepat juga para ksatria merasa lelah".
"Namun hal ini bukan berarti kami tidak bisa menyerang, bahkan para ksatria sekalipun bisa melawan kavaleri tanpa masalah. Jika aku boleh memberikan saran, lebih baik tuan membuat tombak dengan panjang sekitar 2 meter agar kami bisa lebih mudah melawan pasukan kavaleri, bagaimanapun tidak cocok untuk melawan pasukan kavaleri memakai pedang. Tapi jika tuan belum memiliki cukup uang, maka kami masih bisa melawan kavaleri memakai pedang kami walaupun korban di pasukan ksatria akan lebih besar daripada memakai tombak ataupun perisai. Untuk menjaga benteng, maka pedang dan baju zirah kami sudah lebih dari cukup sehingga tuan tidak perlu khawatir".
Myro mengangguk, ia sekarang mengerti lebih banyak tentang ksatria. Meskipun mereka adalah pasukan infanteri berat, tapi bukan berarti mereka tidak bisa melawan kavaleri. Selama memiliki senjata dan strategi yang tepat, maka mereka bisa mengalahkan kavaleri tanpa masalah.
__ADS_1
Setelah berpikir sebentar, Myro akhirnya mengatakan keputusan yang sudah ia buat "Untuk sekarang maka kalian harus membantuku mengalahkan Keluarga Noem, tapi ketika masalah Keluarga Noem sudah selesai maka aku memiliki tugas lain untuk kalian yang aku yakin itu merupakan keahlian pasukan ksatria yaitu menjaga wilayah perbatasan!".