PERJUANGAN MENJADI RAJA

PERJUANGAN MENJADI RAJA
BAB 77 : MONSTER


__ADS_3

Dengan penuh kebingungan, Parga bersama Zarco berjalan menuju lapangan bagian belakang dari bangunan walikota bersama Myro dan yang lainnya.


Baik itu Ren, Falka dan Aclan juga ikut bersama Myro, tetapi mereka dari tadi hanya diam tanpa berbicara sedikitpun. Tugas mereka disini adalah mengikuti Myro untuk menjaganya, oleh karena itu mereka membiarkan Myro untuk meyakinkan Parga.


Menurut Ren, ini adalah kesempatan yang bagus bagi Myro untuk berdiskusi dengan Parga dan mendapatkan kesetiaannya tanpa bantuan siapapun, jadi Ren tidak membantu sedikitpun di masalah kali ini kecuali ada masalah.


Berdiri di depan gerbang lapangan yang tertutup, Myro tidak langsung membuka gerbang tersebut melainkan menatap ke arah Parga "Setelah aku membuka gerbang ini dan melihat apa yang ada dibaliknya, maka tidak ada jalan kembali bagi kalian. Apakah Tuan Parga masih tidak keberatan untuk mengetahui apa yang ada dibalik gerbang ini?".


Parga menarik nafasnya, ia tahu bahwa apa yang ada dibalik gerbang ini yaitu senjata rahasia Myro untuk mengalahkan Keluarga Noem, apabila Parga tidak setuju untuk membantu maka Myro pasti membunuhnya sebab ia sudah mengetahui senjata rahasia tersebut.


Tanpa ragu sedikitpun, Parga berkata penuh ketegasan "Tuan Baron, aku siap mengetahui apa yang ada dibalik gerbang tersebut! Jika aku yakin bahwa Tuan Baron memiliki kekuatan untuk mengalahkan Keluarga Noem, aku pasti memberikan semua kesetiaan ku kepada Tuan Baron. Zarco, kau bisa tetap disini apabila kau masih ragu! Bagaimanapun, ayah tidak menyalahkan dirimu karena bersikap hati-hati".


Zarco melihat wajah tegas ayahnya sebelum ikut memutuskan "Ayah, aku ikut! Sebagai anak dan calon kepala Keluarga Sild di masa depan, aku seharusnya memiliki keberanian seperti ayah! Karena hal ini, aku tidak akan mundur serta meninggalkan ayah sendirian".


Ketika 2 orang itu sudah setuju, Myro membawa gerbang tersebut dan membiarkan mereka melihat senjata rahasia Myro.

__ADS_1


Melihat apa yang ada di lapangan tersebut, Parga dan Zarco membeku.


Mulut mereka terbuka lebar serta mata mereka menatap ke arah lapangan penuh rasa tidak percaya sebab ada kurang lebih 1000 pasukan berbaris di lapangan tersebut, pasukan ini berdiri dengan tertib tanpa suara dan memakai baju zirah besi lengkap.


Sebagai orang yang sering berada di medan perang dan memimpin pasukan, Parga bisa berkata penuh rasa percaya diri bahwa 1000 pasukan yang ada di lapangan ini semuanya adalah elit. Setidaknya di seluruh Kota Loth, Kota Vendes dan Kota Rorec, maka tidak ada lagi pasukan yang lebih kuat daripada pasukan ini.


Tetapi Parga segera merasa bingung, bangunan walikota terletak di pusat Kota Loth. Jadi bagi 1000 pasukan untuk datang ke lapangan ini, mereka harus melewati pagar kayu yang dijaga oleh para prajurit Kota Loth.


Masalahnya Parga sama sekali tidak mendapatkan laporan apapun masalah kedatangan 1000 pasukan Myro, hal ini berarti bahwa ada kaki tangan Myro di pasukannya yang menjaga gerbang kayu Kota Loth atau Myro memiliki jalan rahasia lain untuk mendatangkan pasukan ini ke lapangan bangunan walikota tanpa diketahui siapapun.


Parga yang terkejut kembali sadar akibat perkataan Myro, ia menarik nafas untuk menekan rasa paniknya sebelum berkata kagum "Tuan Baron, aku harus mengakui bahwa dengan pasukan ini, Keluarga Noem sama sekali bukan lawan anda! Jika Tuan Baron tidak keberatan, bisakah aku mengetahui cara Tuan Baron membawa pasukan ini ke bangunan walikota?".


"Kau tidak perlu mengetahui hal tersebut, aku memiliki caraku sendiri untuk membawa para prajurit ini kesini", kata Myro tersenyum tanpa menjawab pertanyaan Parga sebab Myro memanggil 1000 pasukan ini memakai Dunia "Apa yang perlu kau katakan sekarang adalah jawabanmu, apakah kau setuju untuk setia kepadamu dan membantu mengalahkan Keluarga Noem atau memutuskan untuk pergi dari sini tanpa menyerah kepadaku? Apa pilihanmu, Parga Sild?".


Parga menatap ke arah Myro dengan senyum pahit "Aku rasa aku sama sekali tidak bisa menolak disini, aku yakin selama diriku menolak maka aku tidak bisa pergi dari sini hidup-hidup. Apakah aku benar, Tuan Baron?".

__ADS_1


Myro menggelengkan kepalanya "Aku bukan orang yang sekejam itu, Tuan Parga boleh menolak untuk bekerja sama denganku lalu pergi dari sini, aku atau pasukan ku tidak akan membunuhmu hanya karena hal kecil tersebut. Namun setelah aku mengalahkan Keluarga Noem, aku pasti mengambil kekuasaan militer di kota ini dari Tuan Parga. Oleh karena itu, Tuan Parga hanya akan rugi jika menolak bekerja sama denganku sebab kau akan kehilangan kekuatan militer tanpa mendapatkan jabatan walikota".


"Apabila Tuan Parga saat itu menolak untuk memberikan kekuasaan militernya, aku hanya bisa membuat Keluarga Sild berakhir seperti Keluarga Noem. Sebagai orang yang cerdas, aku yakin Tuan Parga pasti tahu bahwa keputusan terbaik yaitu untuk memberikan kesetiaan kepadaku. Mungkin Tuan Parga kehilangan kekuatan militer di 3 kota ini, tapi setidaknya kau masih bisa menjadi walikota".


Tiba-tiba Parga tertawa keras, tapi ia bukan mengejek Myro melainkan tawa ini sebab Parga sangat mengagumi Myro yang berdiri di depannya sekarang "Tuan Baron benar-benar sangat hebat, tidak aneh bagi anda untuk mendapatkan gelar tersebut dan menjadi bangsawan pada usia muda. Pada awalnya aku berpikir bahwa anda bukan hanya seorang anak berusia 11 tahun melainkan anda merupakan rubah kecil yang licik, namun aku sepertinya masih meremehkan anda. Tuan Baron bukan rubah yang licik, melainkan monster yang sangat cerdas!".


"Sejak Tuan Baron sudah datang ke Kota Loth ini, baik itu Keluarga Noem ataupun Keluarga Sild milikku sudah tidak memiliki kesempatan lagi untuk melawan anda. Aku, kepala Keluarga Sild saat ini sangat kagum terhadap kemampuan anda! Mungkin 20 sampai 30 tahun ke depan, Tuan Baron bisa menjadi bangsawan yang sangat berpengaruh di seluruh Kerajaan Azeroth. Walaupun kemungkinan besar aku sudah mati saat waktu itu tiba sehingga tidak bisa melihat sendiri keberhasilan anda di masa depan, tapi aku yakin Tuan Baron pasti berhasil!".


Ia tidak membuang-buang waktu lagi, Parga berjalan ke depan Myro dan berlutut "Aku, Parga Sild memberikan kesetiaannya kepada tuan! Aku akan mencoba untuk membujuk Keluarga Sild agar setia kepada tuan, meskipun aku tidak bisa memastikan seluruh Keluarga Sild memberikan kesetiaannya kepada tuan, aku pasti berusaha sebaik mungkin untuk membujuk mereka".


Zarco yang bingung kembali sadar, ia menatap ayahnya penuh rasa tidak percaya.


Tapi ia kembali sadar dengan cepat, Zarco bergegas ke samping ayahnya sebelum ikut berlutut "Zarco memberikan kesetiaannya kepada tuan".


Melihat 2 orang penting dari Keluarga Sild yaitu kepala keluarga sekarang dan kepala keluarga di masa depan mereka memberikan kesetiaannya kepada Myro, ia tahu bahwa rencananya sudah berhasil.

__ADS_1


Dengan bantuan Keluarga Sild, tidak akan sulit lagi untuk mengalahkan Keluarga Noem.


__ADS_2