PERJUANGAN MENJADI RAJA

PERJUANGAN MENJADI RAJA
BAB 80 : PERTEMUAN PENDUDUK KOTA LOTH


__ADS_3

"Apa?", Limde terkejut akibat perkataan Myro, wajahnya menjadi seputih kertas sebab ia terkejut. Padahal informasi tambang besi sangat rahasia, bahkan hanya orang-orang yang paling terpercaya dari Keluarga Noem yang mengetahui hal ini. Oleh karena itu, Limde tidak bisa mengerti kenapa Myro juga mengetahui masalah tambang besi tersebut.


Tapi tanpa menunggu Limde kembali sadar, para ksatria bergegas maju untuk menangkapnya.


Pada awalnya Limde berusaha melawan, namun 2 ksatria langsung menjatuhkannya ke tanah yang membuat Limde kesakitan.


Limde yang jatuh ke tanah berteriak marah ke arah Myro "Tuan Baron, ini salah paham! Kami baru menemukan tambang besi itu juga dan berencana melaporkannya kepada anda hari ini, tapi anda sudah menangkap kami sebelum bisa melapor--".


Myro melambaikan tangannya dengan dingin "Limde, apakah kau pikir aku adalah anak kecil berusia 11 tahun yang bisa kau tipu? Aku beritahu padamu, apabila aku tidak memiliki kemampuan maka aku tidak bisa mendapatkan gelar bangsawan ini! Aku memiliki banyak bukti dari hasil penjual tambang besi milikmu sejak Kerajaan Kavaleri dulu, biarkan pengadilan yang memutuskan hukuman untukmu, bawa pergi orang ini!".


Tentunya bukti yang Myro maksud berasal dari Lana, ia sudah memiliki semua bukti penjualan besi dari Limde. Bahkan ada sebagian besi yang dijual menuju Kerajaan Orc-Goblin, walaupun saat itu wilayah ini belum dikuasai oleh Kerajaan Azeroth, tapi tidak diragukan lagi bahwa tindakan Limde merupakan pengkhianat.


Wajah Limde berubah menjadi semakin putih, ia hanya bisa berteriak sambil menangis "Tuan Baron, beri Keluarga Noem kesempatan! Itu semua adalah tindakanku, tidak ada hubungannya dengan Keluarga Noem yang lain! Mereka sama sekali tidak bersalah, itu semua kesalahanku--".


Tidak peduli seberapa keras Limde berteriak, Myro tidak memperhatikannya lagi dan membiarkan 2 ksatria itu membawanya menuju penjara Kota Loth.


Para ksatria bergerak dengan cepat, di bawah bujukan Ren, para prajurit Keluarga Noem memutuskan untuk tidak melawan sebab Ren menjelaskan bahwa selama mereka bukan kaki tangan dari rencana tambang tersebut maka mereka tidak akan di hukum.


Horfa berusaha melarikan diri, namun para ksatria dengan mudah menangkapnya.


Hari ini, Keluarga Noem yang sudah menguasai 3 kota ini selama puluhan tahun akan berakhir.


Bahkan Parga yang menonton semua ini dari kejauhan bersama Zarco tidak bisa untuk tidak menghela nafas "Tuan benar-benar sangat kuat, kita sudah disini selama puluhan tahun tetapi tidak mengetahui rahasia tambang besi Keluarga Noem. Tapi tuan bisa mengetahuinya, padahal ia baru tiba disini beberapa hari yang lalu. Zarco, ketika kau menjadi pemimpin Keluarga Sild di masa depan, kau harus memastikan untuk tidak melawan tuan serta selalu mendukungnya. Apakah kau mengerti?".


"Aku mengerti, ayah!", kata Zarco tegas sebab di depan matanya sendiri, Horfa yang selalu sombong dan lebih kuat dari dirinya di tangkap oleh para ksatria tersebut. Apabila mereka memang menyembunyikan tambang besi seperti yang Myro katakan, mereka pasti di hukum sangat berat.

__ADS_1


...----------------...


Keesokan paginya, para penduduk mulai mengetahui bahwa Baron baru sudah menangkap seluruh Keluarga Noem kemarin malam. Bukan hanya itu, seluruh villa dan harta kekayaan Keluarga Noem di 3 kota ini atau kota lain juga ikut diambil kembali.


Para penduduk ini sama sekali tidak mengetahui alasannya, oleh karena itu mereka mulai bertanya-tanya tentang apa yang terjadi.


Ketika para penduduk masih bingung, beberapa orang dari pasukan Myro tiba-tiba datang ke seluruh wilayah Kota Loth untuk membagikan makanan gratis.


Walaupun makanan tersebut hanya bubur, para penduduk menangis dengan senang. Bagaimanapun ada banyak orang di Kota Loth yang mengalami kelaparan, tindakan Myro ini tidak lain sangat membantu mereka.


Banyak penduduk yang berteriak keras untuk berterima kasih atas kebaikan Myro, beberapa orang tua bahkan menangis sebab anak mereka yang kurus akhirnya bisa kembali makan.


Ketika semua penduduk selesai sarapan, mereka mendapatkan pemberitahuan bahwa Myro mengumpulkan seluruh orang di Kota Loth untuk datang berkumpul ke depan bangunan walikota.


Di depan bangunan walikota, terdapat jalan yang cukup besar sehingga para penduduk dapat berkumpul disana tanpa masalah.


Semua penduduk yang baru tiba terkejut sebab mereka menemukan bahwa terdapat sebuah panggung besar di depan bangunan walikota tersebut.


Di sekitar panggung besar tersebut, terdapat ratusan prajurit dengan baju zirah besi berwarna perak berjaga dengan hati-hati.


Para penduduk boleh mendekati panggung, tapi tidak ada yang boleh naik ke atas sana tanpa izin, kecuali mereka siap menghadapi para penjaga bersenjata lengkap tersebut.


Di atas panggung itu terdapat puluhan orang yang diikat dengan tali, mata serta mulut mereka ikut ditutup.


Meskipun begitu, para penduduk masih bisa mengenal orang-orang yang ada di atas panggung tersebut sebab mereka adalah Limde dan anggota Keluarga Noem lainnya.

__ADS_1


20 menit kemudian, semakin banyak penduduk yang berkumpul di sekitar panggung, hampir semua penduduk yang ada di Kota Loth sudah datang sesuai dengan pemberitahuan Myro.


Melihat bahwa semua penduduk sudah hampir berkumpul, akhirnya sosok Myro bersama Falka yang mengikutinya dari belakang naik ke atas panggung.


Myro kali ini tidak membawa semua petinggi pasukannya naik ke atas panggung, bagaimanapun ukuran panggung tidak begitu besar sehingga tidak semua petinggi Myro bisa berkumpul disini bersama para tahanan ini.


Setelah naik ke atas panggung, Myro berdiri tegak di depan para tahanan itu.


Penduduk merasa terkejut, mereka memang sudah mendengar bahwa Myro masih sangat muda, tapi mereka tidak pernah berpikir bahwa Myro akan semuda ini. Menurut penduduk, anak mereka mungkin lebih tua dari Myro namun Myro sudah bisa menjadi Baron yang membuat mereka sedikit tidak percaya.


Mengamati penduduk di sekitarnya, Myro berteriak "Terima kasih sudah datang ke tempat ini, aku tahu bahwa kalian semua pasti bingung tentang alasan kenapa aku mengumpulkan kalian pagi-pagi seperti ini. Tapi aku akan memberitahu kalian dulu bahwa namaku Myro Aras, Baron baru yang ditunjuk Kerajaan Azeroth untuk mengelola Kota Loth, Kota Vendes dan Kota Rorec!".


"Kalian semua pasti sudah menerima sarapan yang aku beri pagi ini, kalau begitu biarkan aku menjelaskan kepada kalian sekarang bahwa mulai hari ini, aku bisa memberi kalian makanan tanpa harus membayar baik itu makan pagi, siang, ataupun malam! Tetapi setiap 1 orang hanya bisa mendapatkan 1 mangkuk makanan, selain itu aku hanya memberikan kalian daging seminggu sekali!".


Seluruh penduduk di tempat itu menjadi terkejut, bukan karena makanan yang Myro berikan terlalu sedikit melainkan mereka tidak percaya bahwa Myro berencana memberikan mereka makanan tanpa harus membayar.


Seperti yang diketahui bahwa Kota Loth sudah mengalami kelaparan yang berat selama beberapa tahun ini, ada banyak orang yang mati kelaparan.


Oleh karena itu, banyak penduduk yang tersentuh terhadap Myro sebab ia berencana memberikan mereka makanan. Tetapi sebagian besar penduduk masih curiga ataupun tidak percaya terhadap hal tersebut, bahkan beberapa dari mereka mulai berpikir bahwa Myro mungkin menjual mereka sebagai budak sebagai ganti makanan.


Ketika semua orang masih saling berbicara dengan bingung, Falka yang ada di belakang Myro berteriak "Apakah kalian tidak bisa diam? Tuan Baron masih ada di depan kalian!".


Mendengar teriakan Falka, semua orang langsung menutup mulut mereka sambil menatap Myro penuh rasa penasaran, curiga ataupun hati-hati.


Myro sedikit tersenyum "Kalian tidak perlu khawatir, meskipun ada persyaratan untuk makanan yang aku berikan ini, tapi syarat itu pasti tidak merugikan kalian. Aku rasa biarkan walikota menjelaskannya sendiri. Apakah kau tidak keberatan untuk naik ke atas panggung dan memberikan penjelasan mengenai masalah ini, walikota Kota Loth yang baru, Feld?".

__ADS_1


__ADS_2