PERJUANGAN MENJADI RAJA

PERJUANGAN MENJADI RAJA
BAB 236 : AURA YANG SAMA


__ADS_3

Istri ataupun 1 pria muda berusia sekitar 20 tahun yang merupakan anak walikota tersebut berteriak-teriak kepada Lana agar dibebaskan. Mereka mengatakan bahwa semua tindakan kejahatan adalah apa yang dilakukan suami atau ayah mereka, sedangkan mereka sama sekali tidak melakukan hal seperti itu.


Tetapi Lana menatap mereka penuh rasa dingin serta tidak peduli sebab Lana tahu, baik istri dan anaknya menyadari asal uang yang didapatkan walikota yaitu melalui kejahatan.


Masalahnya mereka sama sekali tidak berusaha menghentikan tindakan suami atau ayah mereka, melainkan mereka menggunakan semua uang yang di dapatkan untuk hidup mewah.


Tidak berhenti sampai disitu, Lana mendengar anaknya tidak jauh lebih baik daripada ayahnya.


Anak walikota barusan sering menangkap semua wanita di kotanya yang terlihat cantik. Apabila wanita yang ia tangkap berusaha menolak, ia akan menggunakan kekuatan ayahnya supaya mampu menghancurkan keluarga wanita tersebut dan membuatnya menyerah.


Ketika ia bosan bersama wanita yang ia tangkap, ia membuangnya seperti benda tidak berguna atau bahkan menjual mereka sebagai budak supaya mendapatkan uang tambahan.


Menurut Lana, 2 orang ini tidak lebih baik daripada walikota yang merupakan target utama pembersihan.


Setelah walikota bersama keluarganya dibersihkan, mereka mulai memeriksa harta di setiap kereta kuda.


Bagaimanapun mereka harus mencari tahu apakah ada harta yang kurang disini karena semua ini adalah harta Myro, lebih tepatnya keuangan kota di wilayah Myro.


Ketika semua anggota markas sibuk memeriksa harta di kereta kuda atau memakamkan mayat ke tanah agar tidak ada seorangpun yang menyadarinya, seorang pembunuh menemukan sesuatu di mayat walikota "Ratu, ada token emas di pakaian walikota! Berdasarkan informasi milik kita, token ini seharusnya adalah lambang milik penasihat terbaik di samping pangeran ke 7".


Lana mendekati pembunuh tersebut sebelum mengambil token untuk memeriksa.


Ia tidak berani mengambil kesimpulan secara sembarangan, lagipula ada kemungkinan pangeran atau kekuatan lain menggunakan nama pangeran ke 7 agar Myro bermusuhan terhadapnya. Selama Myro dan pangeran ke 7 saling bertarung sampai mati, pihak lain akan datang dan mengambil keuntungan.


Oleh karena itu, Lana harus memeriksa kebenaran dari lambang pada token.

__ADS_1


5 menit berlalu, Lana berhenti menatap token emas di tangannya sebab ia sudah yakin, ini memang milik penasihat terpercaya dibalik pangeran ke 7.


Sebagai pangeran yang dibuang, pangeran ke 7 tidak boleh bertindak sembarangan. Apabila Raja Azeroth V memiliki bukti pangeran ke 7 bertindak tanpa izinnya, raja memiliki alasan menghukum mati pangeran ke 7. Karena alasan itu, pangeran ke 7 membiarkan wakilnya yang bergerak sehingga meskipun ketahuan sekalipun, pangeran ke 7 hanya perlu menyalahkan penasihatnya yang bertindak secara sembarangan tanpa izin serta raja juga tidak dapat menghukumnya.


Lana meletakkan token emas di tangannya sebelum menatap ke arah sekitar sambil tersenyum dingin "Apa yang kalian lakukan? Apakah kalian berusaha melawanku?".


Saat ini ratusan pembunuh dari markas mengepung Lana, mereka semua menatap Lana dengan mata tajam dan memegang belati mereka masing-masing.


Seseorang di antara anggota markas melangkah maju "Ratu, maaf kalau tindakanku ini sangat kasar, tapi izinkan aku bertanya 1 hal. Bukankah kau berteman cukup baik terhadap pangeran ke 7 tanpa melaporkannya kepada tuan? Selain itu, prajurit pangeran ke 7 menyamar sebagai mata-mata pada pasukan yang dipimpin adikmu, apakah semua itu adalah kebetulan atau mungkin kau mempunyai rencana yang lain?".


"Aku berasal dari Dunia seperti kalian, apakah kalian berpikir aku akan mengkhianati tuan? Aku mengakui selama pengembangan markas, aku pernah bertemu bersama pangeran ke 7. Tetapi dibandingkan kepentingan tuan, pangeran ke 7 tidak ada apa-apanya di mataku", kata Lana "Sedangkan masalah mata-mata di pasukan Lopen, semuanya adalah kebetulan, aku tidak melakukan apapun. Turunkan senjata kalian, walaupun kalian semua bergabung sekalipun, kalian bukan lawan ku! Sebagai pembunuh yang mengikuti ku sejak berada di dunia, kalian pasti tahu bukan mengenai seberapa kuat kemampuan milikku?".


Pembunuh yang berasal dari markas tidak menurunkan senjata mereka, seseorang di antara pembunuh lanjut berkata "Bukan kami yang memutuskan apakah anda tidak bersalah, namun tuan yang memutuskan. Meskipun anda berasal dari Dunia juga, tapi anda adalah Ratu Malam, orang yang pernah menguasai seluruh Dunia dan memenangkan pertarungan tanpa akhir! Tidak menutup kemungkinan anda masih mempunyai beberapa ambisi lain disini, kalau anda memang tidak berencana mengkhianati tuan, menyerah dan biarkan kami membawa ratu menuju tuan! selama tuan tidak keberatan setelah mengetahui seluruh cerita ratu mengenai pertemanannya bersama pangeran ke 7, kami pasti tidak akan melakukan tindakan gila seperti ini lagi!".


"Sebagai pengikut anda di masa lalu, kami tahu seluruh kekuatan kami bukan lawan ratu walau kami saling bekerja sama. Tetapi tekad kami tidak berubah, untuk kesetiaan kepada tuan, kami siap mengorbankan hidup kami!".


Di bawah pengepungan pembunuh dari markas, Lana bersama harta yang dibawa lari walikota barusan dikirim menuju Kota Loth.


Pasukan dari markas memang setia kepada Myro, tapi pembunuh dari markas khawatir sebab mereka mengenal pemimpin mereka, Lana.


Di Dunia, Lana dijuluki ratu malam bukan tanpa alasan. Ia adalah sosok yang gila dan penuh ambisi, banyak kekuatan besar di Dunia pada akhirnya kalah dari Lana dan tidak diketahui berapa banyak orang yang mati di tangannya.


Dibandingkan ratu siang, Katia, Lana puluhan kali lebih menakutkan.


Bahkan sosok yang terkenal, orang bijak bersama raja penyihir dari timur dikalahkan oleh Lana juga setelah mengorbankan Yorou di medan perang.

__ADS_1


Benar, sosok orang bijak dari timur tidak lain adalah Ren yang pernah menjadi penguasa hampir seluruh wilayah timur Dunia bersama raja penyihir.


Semua pembunuh dari markas mengenal Lana dengan baik, karena itu mereka secara diam-diam selalu berhati-hati terhadap Lana.


Selama Lana berani menganggu kepentingan tuan mereka yaitu Myro, mereka pasti melawan Lana.


...----------------...


Seminggu kemudian, para pembunuh dari markas menyamar sebagai pedagang dan bergegas menuju villa Myro sambil membawa Lana yang duduk diam di kereta tanpa perlawanan apapun dan harta yang dibawa lari walikota.


Ketika Myro menerima berita tersebut, ia membiarkan Feld menyimpan harta yang di dapatkan ke penyimpanan pemerintah untuk kota-kota yang kekurangan. Sedangkan Lana, Myro memanggil Ren, Yorou dan Lopen untuk berbicara secara langsung mengenai alasan Lana merahasiakan pertemanannya bersama pangeran ke 7.


Alasan Myro membawa Ren yaitu melihat apakah ada yang aneh dari Lana, Yorou untuk menjaga Myro sebab ia mengetahui seberapa menakutkannya kekuatan Lana, dan Lopen yang merupakan adik Lana sendiri.


"Jadi, kau pernah berteman dengan pangeran ke 7 tapi tidak pernah memberitahuku?", tanya Myro sambil menatap Lana yang berlutut di depannya.


Lana telah melepas topengnya, sekarang wajah Lana menunjukkan rasa bersalah sebab tidak melapor kepada Myro dari awal "Sewaktu tuan berusia 8 tahun, aku memperluas wilayah markas menuju ke banyak wilayah di Kerajaan Azeroth. Secara kebetulan, aku bertemu pangeran ke 7 dan berteman bersamanya. Aku tidak memberitahu tuan sebab aku berhasil mengembangkan kekuatan markas di wilayah pangeran ke 7 tanpa diketahui dirinya, tapi siapa yang berpikir para pembunuh dari markas menjadi curiga kepadaku karena aku tidak pernah melapor pada tuan. Lana siap menerima hukuman apapun atas tindakannya!".


Baik itu Ren, Lopen dan Yorou yang ada di sekitar sama sekali tidak berbicara, mereka menunggu keputusan Myro.


"Kenapa kau bisa berteman dengan pangeran ke 7?", tanya Myro mengenai apa yang membuatnya paling penasaran.


Sedangkan kemungkinan Lana mengkhianati Myro, ia tahu Lana tidak akan melakukan hal tersebut.


Bagaimanapun Lana mengembangkan markas memakai orang-orang dari Dunia yang setia ke Myro, jika Lana berencana berkhianat, ia pasti tidak menggunakan orang-orang dari Dunia melainkan merekrut penduduk asli yang tidak setia kepada Myro lalu melatih mereka.

__ADS_1


Tetapi Lana mengembangkan kekuatan markas yang setia kepada Myro, hal tersebut membuat kesetiaan Lana tidak perlu diragukan.


Lana menjawab Myro tanpa ragu "Mungkin alasan aku berteman bersama pangeran ke 7 adalah karena kami memiliki aura yang hampir sama".


__ADS_2