
Di malam hari, Luca dan Jendral Guliger sedang berada di tenda utama. Ada banyak sekali makanan mewah yang diletakkan pada bagian atas meja, lebih tepatnya Guliger mengundang Luca untuk bergabung ke pesta mewah yang ia buat.
Sebenarnya tamu dari pesta tersebut hanya Guliger dan Luca, alasan Guliger melakukan semua ini yaitu perkataan Raja Albert dimana ia harus bersikap baik kepada Luca, paling tidak sampai Myro dikalahkan. Belum lagi Luca tetap seorang pangeran sekalipun orang-orang tahu dirinya hanya pangeran tidak berguna, oleh karena itu tidak ada salahnya bagi Guliger menyiapkan pesta mewah bagi Luca.
"Pangeran Luca, strategi anda membuat jendral ini kagum! Anda tahu ayah serta Keluarga Aras masih ragu-ragu untuk membunuh Myro, jadi anda mengajak keluarga dari ibu anda untuk bekerja sama juga! Dengan adanya 2 pembunuh dan panah beracun yang mematikan, Myro pasti tidak lolos dari kematian! Selama Myro mati, perang ini menjadi kemenangan kita! Aku harus mengucapkan terima kasih lebih dulu atas bantuan Pangeran Luca!", kata Guliger yang menawarkan minuman pada Luca.
Luca sedikit mengangguk dan mengambil minuman tersebut, ada senyum penuh kebanggan di wajahnya "Keluarga ibuku mungkin cuma keluarga Baron di Kerajaan Azeroth, namun kekuatannya tidak lemah! Belum lagi semua orang mengerti Kerajaan Azeroth mulai melemah tanpa penerus yang hebat, terutama para pangeran yang akan saling bertarung pasti semakin memecah Kerajaan Azeroth yang menjadi kesempatan bagi kerajaan lain menyerang! Daripada di serang kerajaan lain tanpa keuntungan apapun, kenapa tidak menyerang lebih dulu supaya mendapatkan keuntungan paling besar?".
"Apalagi Kerajaan Orc-Goblin masih memiliki Jendral Guliger serta Raja Albert, selama berada di bawah kekuasaan kalian, Kerajaan lain tidak akan berani menyerang".
Guliger mengangguk "Anda benar-benar cerdas, Pangeran Luca!".
Walaupun berkata seperti itu, sebenarnya pikiran asli Guliger adalah "Dasar bodoh! Sekalipun Raja Azeroth V tidak ada lagi, Kerajaan Azeroth bukan lawan mudah! Siapa yang tidak tahu seberapa menakutkannya kekuatan Kerajaan Azeroth di Benua Utara? Raja tidak ada lagi? Meskipun begitu, banyak sekali orang hebat yang tetap melindungi Kerajaan Azeroth yaitu Jendral Herfu, Tarka, jendral perbatasan barat dan timur, Jendral Limo, Jendral Rifu, dan Jendral Verlan. Belum lagi perdana menteri, 9 menteri pendukung karena Menteri Piryo baru dihukum mati, serta berbagai jendral dan menteri lain yang tersembunyi! Kekuatan setiap jendral tersebut dapat bertarung melawanku, belum lagi dukungan perdana menteri dan 9 menteri yang tidak kalah menakutkan dari ahli strategi manapun! Walau Kerajaan Orc-Goblin memiliki aku dan Raja Albert, kami tetap bukan lawan Kerajaan Azeroth!".
Tetapi Guliger tidak mengungkapkannya secara langsung kepada Luca, bagaimanapun biarkan Luca berpikir mereka sangat kuat yang membuat Luca semakin bergantung pada mereka.
Ketika 2 orang sibuk menghabiskan banyak makanan di atas meja, seorang prajurit tiba-tiba membuka pintu tenda utama dan berlutut "Jendral, ada laporan penting!".
Guliger menghentikan gerakannya, lagipula semua penjaga di sekitarnya adalah pasukan terlatih, mereka tidak akan menganggu Guliger apabila berita yang mereka bawa tidak terlalu penting.
__ADS_1
"Ada apa? Apakah ada masalah terhadap kamp Myro?", tanya Guliger, Luca yang ada di samping ikut tertarik.
"Benar tuan! Jendral Herfu membawa 100.000 pasukan miliknya mundur sedangkan beberapa Pasukan Kemenangan yang lain ikut melarikan diri bersama Jendral Herfu! Berdasarkan laporan yang kita terima dari pengkhianat di kamp musuh, pasukan mereka tinggal 70.000 pasukan! Belum lagi sebagian besar dari pasukan panik atau khawatir akibat kabar Myro yang belum pasti!", kata prajurit itu melaporkan.
"Ini kesempatan!", kata Luca bersemangat "Jendral Guliger, akhirnya pasukan musuh terpecah! Sekarang adalah waktunya bagi kita mengirim semua pasukan dan membersihkan mereka dengan 1 gerakan".
"Belum", kata Guliger menggelengkan kepalanya "Meskipun informasi yang kita dapatkan berasal dari pengkhianat, ada kemungkinan semua ini merupakan jebakan yang disiapkan musuh! Jangan lupa Myro memiliki ahli strategi hebat, Ren di sisinya! Aku rasa tidak sulit bagi ahli strategi seperti Ren membuat rencana jebakan bagi kita sekalipun Myro terluka berat atau mati!".
Ketika Luca berencana mengatakan sesuatu lagi untuk meyakinkan Jendral Guliger, seorang prajurit muncul di tenda "Laporan kepada jendral, kamp musuh sudah dibersihkan, mereka semua bergerak mundur menuju Kota Herisen!".
"Jendral Guliger, mereka mencoba meninggalkan medan perang!", kata Luca panik "Kita harus mengejar mereka sekarang, tidak ada waktu bagi kita untuk terus khawatir! Selama musuh kembali menuju Kota Herisen dan menggunakannya sebagai pertahanan, semua rencana yang kita buat pasti gagal! 70.000 pasukan ditambah kekuatan Kota Herisen yang menjadi seperti benteng, kita tidak mungkin mengalahkannya! Oleh karena itu, selagi mereka belum tiba di Kota Herisen, kita harus membunuh mereka semua!".
"Baik jendral!", 2 prajurit meninggalkan tenda utama secepat mungkin, mereka berusaha menyebarkan keputusan Guliger.
...----------------...
Tiba-tiba pasukan Kerajaan Orc-Goblin mulai bergerak mengejar pasukan Myro, walaupun sedang malam hari, mereka berusaha mengejar pasukan Myro secepat mungkin.
"Percepat langkah kalian! Siapapun yang terlambat pasti mati oleh pasukan musuh di belakang! Terus berlari sampai mencapai Kota Herisen!", teriak Retya ke pasukan di belakangnya.
__ADS_1
Pasukan Myro bergerak cepat menuju Kota Herisen sedangkan pasukan Kerajaan Orc-Goblin terus mengejar mereka dari belakang, hal tersebut membentuk peperangan aneh antara 2 pasukan yaitu 1 pasukan melarikan diri sedangkan pasukan yang lain mengejar.
Di bagian paling depan pasukan, terdapat sebuah kereta yang dijaga oleh pasukan ksatria.
Myro berada di kereta tersebut bersama ayahnya yang terluka di bagian tangan akibat panah, Ren harus memimpin pasukan menggantikan Myro.
Alasan ia berada di kereta dan tidak berlari bersama prajurit, bukan karena Myro sombong melainkan keadaannya harus tetap dirahasiakan.
Tidak menutup kemudian beberapa masih ada pasukan pengkhianat yang bersembunyi hati-hati di pasukan Myro, jadi hidup dan mati Myro tidak boleh sampai diketahui ke Luca dan Guliger atau mereka pasti menyadari semuanya merupakan jebakan.
Pasukan Myro akhirnya tiba di Kota Herisen, mereka bergegas menyerbu Kota Herisen sedangkan pasukan Kerajaan Orc-Goblin dibelakangnya terus mengejar.
Penjaga di Kota Herisen telah mendapatkan kabar dari kembalinya pasukan Myro, jadi mereka membuka gerbang tanpa banyak bertanya.
Walaupun mereka bingung kenapa pasukan Myro bergegas menuju Kota Herisen lagi, namun mereka tidak bertanya sekarang melainkan menunggu sampai semua orang sudah berada di Kota Herisen.
70.000 orang bergegas menuju Kota Herisen, tapi akibat jumlah mereka yang banyak, mereka harus berbaris di gerbang dan menuju kota secara perlahan-lahan.
Selama mereka sedang berbaris melewati gerbang tersebut, Guliger yang mengejar bersama pasukan Kerajaan Orc-Goblin berteriak "Itu mereka! Jangan biarkan Gerbang Kota Herisen ditutup, kita harus mengejar mereka sebelum gerbang tertutup!".
__ADS_1