PERJUANGAN MENJADI RAJA

PERJUANGAN MENJADI RAJA
BAB 132 : KEKUATAN MARKAS


__ADS_3

Menghadapi pertanyaan Jerat, Maron masih tersenyum percaya diri "Jangan khawatir, Baron Myro tidak akan kalah! Karena aku sudah memberikannya izin, aku harap Gubernur Militer Jerat tidak mempermasalahkan hal ini lagi".


Jerat dan Maron terus saling menatap dengan tajam, lalu Jerat menghela nafas "Aku mengerti, ternyata Baron Myro sudah mendapatkan izin gubernur Maron. Tetapi biarkan aku mengingatkan gubernur, anda harus bersiap-siap, selama Baron Myro kalah maka aku pasti menangkap mu!".


"Kalau begitu aku akan kembali ke kantor milikku dulu, masih ada banyak hal yang harus aku kerjakan", kata Maron yang berbalik pergi dari tempat ini bersama pemuda di belakangnya.


Jerat melihat Maron yang pergi dengan dingin "Pria tua itu berani melawan diriku? Pada usia yang begitu tua, ia hanya bisa menjadi gubernur di provinsi yang paling buruk di Kerajaan Azeroth ini. Kau bisa menjadi gubernur sekalipun hanya karena keberuntungan, orang sepertimu berani melawanku? Kita akan lihat, apakah kau masih bisa bersikap sombong saat Baron Myro kalah nanti".


...----------------...


Di sisi lain, Maron dan pemuda yang selalu mengikutinya dari barak tersebut berjalan kembali ke kantor gubernur miliknya.


Maron yang berjalan di depan bertanya ke pemuda di belakangnya itu "Apakah kau pikir rencana ini benar-benar berhasil? Jika terjadi kesalahan, aku pasti langsung dilepaskan dari jabatan ku atau bahkan di hukum mati oleh Kerajaan Azeroth, terutama ketika Baron Myro mengalami kekalahan nanti, aku pasti dijatuhi hukuman yang berat".


Pemuda di belakang Maron adalah orang kepercayaannya. Maron bertemu dengan pemuda ini sekitar 10 tahun yang lalu, waktu itu pemuda ini hanya tinggal di jalanan serta sama sekali tidak memiliki tempat tinggal yang memutuskan Maron membawanya kembali serta memberinya makanan.


Sebagai rasa terima kasih, pemuda ini memberikan kecerdasannya untuk membantu Maron, bantuan pemuda ini juga yang membuat Maron bisa duduk di posisi gubernur. Tanpa pemuda ini, Maron mungkin tidak akan pernah menjadi gubernur sampai ia pensiun.


Oleh karena itu, Maron tahu bahwa orang yang ia bantu dari jalanan merupakan sebuah bakat yang membuat Maron semakin menghargainya dan sudah menganggap pemuda ini sebagai wakilnya sendiri. Belum lagi pemuda ini setia mengikutinya selama 10 tahun tanpa melakukan tindakan yang merugikannya, Maron menjadi lebih mempercayai pria ini.


Mendengar perkataan Maron, pria itu tersenyum "Tuan tidak perlu khawatir, meskipun rencana ini berisiko, selama berhasil maka tuan bisa mendapatkan jabatan yang lebih baik daripada gubernur. Seperti yang tuan tahu, jika Baron Myro kalah, tuan pasti diberikan hukuman untuk melepaskan jabatan gubernur. Tetapi apabila Baron Myro menang, sebagai orang yang memberikan izin, tuan pasti ikut mendapatkan penghargaan dari raja. Selain itu, Baron Myro akan merasa berterima kasih sebab tuan sudah membantu melindunginya dari tekanan Jerat".

__ADS_1


"Rencana ini sangat berisiko, namun ada keuntungan besar selama rencananya berhasil. Aku yakin tuan tidak tertarik hanya berhenti dengan jabatan sebagai gubernur bukan?".


Maron tertawa keras mendengar perkataan pemuda itu "Kau benar, aku dari dulu selalu takut mengambil resiko yang membuat aku tidak pernah mendapatkan jabatan tinggi. Tapi sejak aku mengikuti saran mu, aku bisa menjadi gubernur seperti sekarang ini, kali ini aku juga yakin terhadap rencana mu. Keberadaan mu disini merupakan bantuan terbaik bagi masa depan politik milikku!".


"Tuan sudah membantuku 10 tahun yang lalu, tanpa bantuan tuan, aku pasti sudah mati di jalanan akibat kelaparan. Jadi, sudah seharusnya aku membantu tuan memakai kecerdasan milikku agar tuan bisa memiliki jabatan yang lebih besar lagi di masa depan", kata pemuda itu sambil membungkuk hormat.


Maron mengangguk, ia sangat senang terhadap pemuda ini yang membuat karirnya semakin bersinar. Bahkan Maron sudah berencana menikahkan anak perempuannya dengan pemuda ini agar mereka menjadi keluarga, saat pemuda ini sudah menjadi suami dari anak perempuannya, kesetiaan pemuda itu pasti menjadi lebih kuat lagi sebab mereka akan menjadi keluarga.


Setelah berbicara sebentar lagi, Maron kembali ke ruang kerjanya sedangkan pemuda ini pergi ke ruangannya sendiri juga.


Maron sudah menganggap pemuda itu seperti wakilnya, oleh karena itu pemuda ini memiliki ruang kerja untuknya di kantor gubernur, ia selalu membantu menyelesaikan pekerjaan Maron di ruangan ini.


Ketika sudah sampai di ruang kerja, pemuda itu menutup pintunya dan memastikan bahwa tidak ada seorangpun di sekitar ruangannya.


Jika Myro membaca surat yang dibuat pemuda ini, ia pasti terkejut sebab apa yang ditulis pemuda ini yaitu "Nona Tangan Bayangan, semuanya sudah berjalan sesuai rencana, Maron melindungi tuan sehingga tuan bisa terus menyerang tanpa masalah".


Pemuda itu meletakkan kertas itu di sebuah surat, lalu ia berkata "Apakah ada pembawa pesan disini?".


Tiba-tiba sosok seorang pria yang memakai pakaian hitam serta menutupi seluruh tubuhnya kecuali kepala muncul di ruangan itu, tidak ada yang tahu bagaimana cara pria berpakaian hitam tersebut bisa muncul di ruangan ini tanpa jejak apapun.


Pemuda itu tidak terkejut sedikitpun sebab pria berpakaian hitam ini adalah pembawa pesan dari markas yang dikirim Tangan Bayangan untuk menerima pesan darinya.

__ADS_1


Pemuda itu menyerahkan surat itu kepada pembawa pesan sambil berkata "Pastikan tidak ada siapapun yang bisa membaca surat ini kecuali Nona Tangan Bayangan".


"Walaupun harus mati sekalipun, aku tidak akan membiarkan surat ini jatuh ke tangan orang lain", kata sosok pria berpakaian hitam itu yang kembali menghilang di tembok.


Pemuda itu mengangguk dan kembali bekerja lagi.


Sebenarnya ia memiliki identitas lain yaitu mata-mata markas yang dikirim Lana dari 10 tahun yang lalu kepada Maron.


Tujuannya adalah membantu Maron meningkatkan jabatannya agar semakin berguna untuk Myro, ketika Maron sudah tidak berguna lagi atau bermusuhan terhadap Myro, sudah menjadi tugasnya juga membersihkan Maron.


Ia sendiri tidak tahu seberapa banyak lagi mata-mata markas yang seperti dirinya di seluruh Kerajaan Azeroth, hanya Lana yang mengetahui semua informasi itu.


Lebih tepatnya, kekuatan markas sangat rahasia bahkan dari anggota markas itu sendiri. Walaupun sama-sama anggota markas, sebagian besar dari mereka belum pernah saling bertemu sehingga tidak saling mengenal.


Myro sendiri tidak mengetahui dengan jelas seberapa besar kekuatan markas di Kerajaan Azeroth. Dari seluruh orang, hanya Lana yang tahu seberapa besar kekuatan markas yang tersebar di seluruh Kerajaan Azeroth hingga kerajaan lainnya.


...----------------...


Myro sekarang sedang memulai pertemuan lagi bersama semua petingginya di Kota Folk, lagipula mereka sudah berhasil menyelesaikan rencana awal mereka, jadi ini waktunya menentukan langkah berikutnya.


"Ren, apakah menurutmu Jerat tidak akan mempersulit kita? Bagaimanapun kita memulai perang ini tanpa izin, sebagai seorang bangsawan, aku bisa di tangkap karena alasan ini", tanya Myro memastikan lagi. Meskipun ia sudah mendengar dari awal bahwa Ren mengatakan masalah ini tidak perlu dikhawatirkan, namun Myro masih harus memastikan.

__ADS_1


Ren mengangguk "Tuan tidak perlu khawatir, kita memiliki Lapter di pengadilan Ibukota Kerajaan Azeroth, kita bisa mengatakan bahwa tuan menyatakan perang sebab mendapatkan izin darinya. Selama kita menang, Lapter tidak akan di hukum, bahkan ada kemungkinan ia mendapatkan penghargaan atas kemenangan tuan. Tetapi Lana beberapa waktu lalu melarang ku memberitahukan masalah ini kepada Lapter. Berdasarkan pendapat Lana, Lapter adalah tangan tersembunyi tuan di pemerintahan Ibukota Kerajaan Azeroth sehingga lebih baik merahasiakan dukungannya terhadap tuan sebaik mungkin. Karena hal ini, Lana memberitahuku bahwa ia akan mencari cara lain, sepertinya Lana masih memiliki beberapa kekuatan markas di pemerintahan Kerajaan Azeroth baik itu militer ataupun politik yang bisa melindungi tuan".


Myro mengangguk mendengar laporan tersebut "Lana tidak akan berbicara seperti itu apabila ia tidak bisa melakukannya, hal ini berarti Lana benar-benar bisa melindungi ku sehingga kita tidak perlu mengkhawatirkan masalah ini lagi. Lebih baik kita membahas masalah berikutnya sekarang, bagaimana langkah penyerangan kita berikutnya terhadap Kerajaan Orc-Goblin?".


__ADS_2