
Di ruang tamu villa Myro, saat ini Myro sedang duduk bersama dengan Fila yang ada di hadapannya.
Orang lain seperti Ren dan Lopen hanya berdiri di belakang Myro sebab mereka sama sekali tidak memiliki cukup status untuk duduk bersama Myro serta Fila, bahkan pelayan Fila hanya berdiri di belakangnya dengan hormat.
Falka, Retya, Feld dan Ferbas tetap berada di barak para prajurit, mereka harus mengurus pemakaman Kavaleri Mongol serta pelindung Fila yang tewas akibat serangan bandit sehingga mereka tidak ikut ke vila Myro.
Pintu ruang tamu ini terbuka, sosok Bessira yang membawa teko dan gelas teh berjalan mendekati meja dimana Myro berada.
Bessira menyajikan secangkir teh bagi Myro dan Fila sebelum perlahan-lahan mundur dari ruangan ini, ia tahu bahwa pertemuan penting akan dilakukan di ruangan ini. Bahkan sosok yang dekat dengan Myro seperti Ren dan Lopen tidak memiliki kekuatan untuk duduk di ruangan ini, bagaimana mungkin ia yang hanya seorang pelayan bisa mendengar semua percakapan di ruangan ini.
Setelah Bessira pergi, Myro berkata dengan cepat "Fila, ini adalah teh terbaik di wilayah Provinsi Kavaleri! Walaupun teh ini tidak bisa dikatakan sebagai yang terbaik di Kerajaan Azeroth, setidaknya teh ini tidak akan dianggap buruk bagi para bangsawan, kau bisa mencobanya".
Jika seseorang bertanya darimana Myro mendapatkan teh ini, maka Myro mengambilnya dari penyimpanan Keluarga Noem. Teh yang berkualitas pasti memiliki harga mahal, lebih tepatnya para bangsawan selalu mengumpulkan teh yang berkualitas sehingga membuat harga daun teh tersebut naik. Oleh karena itu, Myro sebagai bangsawan kecil sama sekali tidak tertarik menghabiskan uangnya hanya untuk teh.
"Kalau begitu aku akan mencobanya", kata Fila yang mulai meminum teh tersebut, lalu ia memberikan penilaiannya "Rasanya cukup bagus, rasa tehnya tidak cukup lembut serta tidak pahit. Teh ini mungkin setingkat dengan teh terbaik yang dimiliki ayahku, aku sangat berterima kasih karena kau sudah membiarkanku merasakan teh yang bagus seperti ini".
"Aku senang apabila Fila juga menyukai teh ini", kata Myro yang menghapus senyum di wajahnya "Aku rasa sekarang adalah waktu yang tepat bagi Fila untuk mengatakan tujuannya datang ke Provinsi Kavaleri ini, aku tidak percaya bahwa kau datang kesini tanpa tujuan apapun, bukan?".
__ADS_1
Melihat senyum di wajah Myro menghilang, Fila tahu bahwa waktu bersikap sopan sudah habis, sekarang mereka sedang membicarakan masalah utama "Kau benar, aku datang kesini agar bisa melaksanakan penelitian untuk kelulusan akademi. Tapi siapa yang berpikir bahwa aku akan di serang oleh bandit di tengah jalan? Anehnya, ayahku mengirim 50 pengawal terbaiknya yang menjagaku selama berada di Provinsi Kavaleri ini, masalahnya para bandit bisa mengalahkan 50 pasukan elit milik ayahku. Myro, apakah kau berpikir 500 bandit yang tidak terlatih bisa mengalahkan pasukan elit milik ayahku? Apakah pasukan ayahku tidak lebih kuat daripada para bandit yang bahkan tidak dipersenjatai dengan baik?".
Myro sedikit membuka matanya lagi, Fila ini benar-benar memiliki analisis yang tajam, sepertinya ia sudah menyadari keanehan di serangan kali ini.
Meskipun Myro sudah mengetahui jawabannya dari Ren, tapi Myro tidak boleh menunjuk Raja Azeroth V sebagai pelakunya tanpa bukti, jika tidak maka ada kemungkinan Marquis Garde yang setia akan menebas kepala Myro.
Oleh karena itu, Myro berkata "Kau benar, Falka dan Kavaleri Mongol yang ia pimpin merupakan pasukan elit milikku, bahkan Jendral Limo dan Kapten Jerat dari pasukan elit kerajaan juga mengakui kemampuan mereka tidak kalah dari pasukan elit kerajaan. Apakah 500 bandit bisa mengalahkan 700 pasukan elit yang setara dengan pasukan elit kerajaan?".
Fila tahu bahwa Myro berusaha menghindar untuk menjawab, siapa sebenarnya pelaku dibalik penyerangan para bandit ini.
Bagaimanapun Fila sudah belajar di akademi kerajaan selama bertahun-tahun, ia sudah pernah melihat pasukan elit Kerajaan Azeroth berlatih sehingga ia tahu mengenai gerakan pasukan elit Kerajaan Azeroth.
"Aku tahu ada keanehan di para bandit, tapi karena kita tidak memiliki bukti yang cukup maka kita harus melewati masalah ini lebih dulu", kata Fila yang berhenti membahas tentang serangan bandit "Myro, aku berencana mengirim pesan ke ayahku, apakah kau keberatan untuk membantuku mengirimkannya? Aku sudah kehilangan semua prajurit yang mengawal ku, oleh karena itu aku hanya bisa memakai bantuan mu untuk mengirim pesan ke ayahku dan memberitahunya masala ini".
Myro mengangguk setuju "Tidak masalah, kau bisa memberiku pesan yang sudah kau tulis, aku bisa menggunakan burung agar pesan milikku dikirimkan lebih cepat menuju ayahmu. Bagaimanapun dengan bantuan burung, waktu perjalanan 2 bulan mengirim pesan bisa dikurangi menjadi 2 minggu".
Fila kembali dikejutkan oleh perkataan Myro, lagipula berdasarkan apa yang Myro katakan maka Myro memiliki kekuatan untuk mengirim pesan memakai burung ke seluruh Kerajaan Azeroth.
__ADS_1
Seekor burung tidak mungkin terbang selama 2 minggu tanpa makanan, hal ini berarti Myro memiliki berbagai markas di Kerajaan Azeroth yang menjadi tempat peristirahatan bagi burung merpati yang sedang melakukan perjalanan membawa pesan.
Tidak banyak orang yang memiliki kemampuan seperti ini di Kerajaan Azeroth, tapi Myro yang hanya seorang Baron baru bisa melakukannya, Fila sekarang mengerti bahwa Myro di depannya ini mungkin tidak hanya seorang Baron seperti apa yang diketahui orang lain.
"Aku sangat berterima kasih atas bantuan mu mengirim pesan tersebut, aku akan memberikan pesan yang harus dikirim besok pagi", kata Fila yang mulai berpikir dengan cepat "Tapi aku tidak bisa menerima tawaran kebaikanmu secara gratis, sebagai ganti atas kebaikanmu, maka aku akan menawarkan bantuan untuk Myro! Bagaimana? Apakah Myro tertarik untuk mendengarkan tawaran bantuan dariku?".
"Aku tidak keberatan mendengar bantuan apa yang Fila tawarkan kepadaku", kata Myro yang bersiap mendengar walaupun Myro tidak berharap banyak.
Lagipula Fila sekarang sama sekali tidak memiliki kekuatan atau kekuasaan apapun, jadi bantuan yang ia tawarkan kemungkinan besar tidak begitu berharga.
Fila segera berkata lagi "Sepertinya Myro sedang kesulitan mengembangkan ekonomi di wilayahnya, terutama masalah mengenai para pedagang. Jika aku tidak salah, nampaknya sebagian besar pedagang masih takut untuk datang ke kota ini, apakah aku benar?".
"Kenapa kau berpikir seperti itu?", meskipun apa yang Fila katakan benar, Myro tidak mengakuinya sebab ia tertarik untuk mengetahui bagaimana Fila bisa menyadari bahwa Myro sedang kesulitan mengumpulkan pedagang ke wilayahnya.
"Jawabannya mudah", kata Fila percaya diri "Ketika sedang berada di perjalanan ke vila ini, aku melihat bahwa tidak ada banyak toko di wilayah mu. Lebih tepatnya, hampir tidak ada 1 toko pun. Kecuali ladang yang luas di depan kota, tidak ada tanda-tanda pedagang yang membuka bisnisnya disini sepanjang jalan kota ini. Sebuah kota tanpa toko apapun sudah membuktikan bahwa kota itu tidak memiliki pedagang yang berbisnis disini, kota yang tidak memiliki pedagang pasti mengalami masalah pada perkembangan ekonominya sebab pedagang merupakan faktor penting pada pembangunan ekonomi suatu kota, apakah aku benar?".
Myro kembali mengubah penilaiannya pada Fila, wanita ini bukan hanya permata dari Keluarga Marquis Gerda, ternyata wanita ini juga memiliki kecerdasan serta kemampuan pengamatan yang sangat baik.
__ADS_1