
Pasukan Goblin dan orc yang baru bersiap-siap untuk menyerang Kota Rorec hari ini merasa terkejut sebab gerbang kota besi yang selalu tertutup sudah terbuka hari ini.
Meskipun ada banyak pasukan musuh yang berdiri di belakang gerbang besi sambil membawa perisai dan senjata mereka, tapi pasukan Orc dan Goblin tidak bisa mengerti apa yang sedang direncanakan pasukan musuh sedikitpun.
Apabila mereka terus menutup gerbang kota, maka tidak ada kesempatan bagi Kerajaan Orc-Goblin untuk merebut Kota Rorec, hal ini menunjukkan seberapa besar bantuan gerbang kota terhadap kemenangan Aclan selama beberapa hari ini.
Tetapi sekarang gerbang kota akhirnya terbuka, walaupun ada pasukan musuh yang menunggu dibaliknya, para Orc yakin bahwa dengan kekuatan mereka maka formasi yang dibuat pasukan musuh bisa dihancurkan dengan mudah.
Wajah pemimpin pasukan Orc sekarang menjadi sangat suram, tidak peduli dilihat darimanapun, gerbang kota yang terbuka ini adalah jebakan.
Masalahnya, pemimpin Orc sama sekali tidak mengetahui dimana jebakan ini berada, apa yang menjadi rencana pemimpin pasukan musuh.
Di tengah memikirkan tentang jebakan apa yang dibuat musuh, seorang prajurit Orc berteriak "Kapten, ini adalah waktunya untuk menyerang! Gerbang kota sudah terbuka, tanpa bantuan tembok kota, pasukan musuh hanya akan mati di bawah kekuatan para Orc kita!".
Pemimpin pasukan Orc berusaha menolak rencana tersebut sebab ia belum mengetahui rencana musuh, sebagai pemimpin yang sudah berperang selama puluhan tahun, ia tidak akan sebodoh itu untuk menyerang tanpa rencana.
Tetapi ketika melihat para Orc di sampingnya, pemimpin itu tersenyum pahit.
Para Orc di sekitarnya sudah memiliki mata merah yang terlihat sedikit gila.
Mereka sudah lama tidak makan daging dengan jumlah yang besar sehingga mereka sangat kelaparan, selain itu mereka sudah marah selama beberapa hari ini.
Mereka menyerang Kota Rorec berhari-hari tapi masih gagal, bahkan banyak rekan mereka yang tewas di medan perang. Sekarang ada kesempatan di depan mata, bagaimana mungkin mereka bisa melewatkan kesempatan itu?
Pemimpin pasukan Orc tahu bahwa ia tidak bisa menahan pasukannya sekarang sebab para Orc mudah menjadi gila. Selama ia memberikan tugas agar mereka tetap diam, para pasukan Orc ini mungkin melawa dirinya.
Bukan hanya itu, pasukan musuh yang membuka gerbang ini mungkin adalah jebakan, apabila memang benar begitu lalu kenapa?
Mereka adalah pasukan Orc yang terkenal akan kekuatannya, sebagai Orc maka kapten juga memiliki kepercayaan diri mengalahkan musuh.
__ADS_1
Tidak peduli rencana apa yang dibuat musuh, dengan kekuatan para Orc mereka, rencana itu hanya akan dihancurkan.
Di bawah semua pemikiran tersebut, pemimpin pasukan Orc berteriak "Apalagi yang kalian tunggu? Semua pasukan serang! Dibalik gerbang itu, makanan sudah menunggu! Bunuh semua pasukan musuh yang membunuh banyak rekan kita selama beberapa hari ini!".
"Bunuh!", teriak para Orc yang berlari seperti orang gila menuju gerbang kota yang terbuka.
Melihat para prajurit Orc bergerak mendekat, para prajurit baru ketakutan akibat tekanan 1800 orang gila ini.
Tetapi Aclan sudah membiarkan pasukan ksatria berada di posisi paling depan dari awal, ia takut apabila pasukan baru di posisi paling depan, mereka akan mati hanya dengan 1 pukulan musuh yang bisa menghancurkan formasi mereka.
Ketika para Orc semakin dekat, Aclan berteriak "Para ksatria, bentuk formasi!".
Para ksatria di barisan paling depan mulai mengangkat perisai mereka dan menghubungkan perisai tersebut ke perisai rekan di sisi kiri dan kanan mereka. Sebuah formasi dari perisai yang saling berhubungan terbentuk di belakang gerbang kota yang sudah terbuka itu, pasukan Orc tidak akan bisa menuju kota tanpa menghancurkan formasi ini.
Pasukan ksatria tidak memakai perisai normal, melainkan kali ini mereka memakai sebuah perisai yang sebagian besar dari perisai terbuat dari besi.
Perisai dari besi umumnya terlalu berat yang membuat tidak banyak prajurit memakai perisai ini, lagipula perisai yang terlalu berat akan terlalu memperlambat gerakan pasukan.
Karena hal ini, mereka tidak perlu bergerak cepat melawan musuh, mereka hanya perlu berdiri diam seperti benteng yang membuat perisai besi ini sangat cocok. Perisai besi sangat berat dan memiliki pertahanan yang kuat, cocok untuk menahan kekuatan para Orc ini.
Untungnya Aclan sudah memberitahu Torn masalah perisai besi ini sejak 2 tahun yang lalu, walaupun membutuhkan banyak biaya untuk membuatnya bagi 1000 pasukan ksatria, Myro masih menyetujui saran Aclan.
Ketika formasi perisai yang seperti benteng sudah selesai dan pasukan Orc semakin dekat, Aclan berteriak "Semua pasukan, tembak!".
Aclan membiarkan pasukan baru dan penjaga Kota Rorec untuk tetap di atas tembok kota, mereka mengangkat busur serta minyak panas yang sudah mereka siapkan lalu dilempar menuju para Orc yang mendekat.
Peperangan di mulai, tanpa peduli terhadap minyak panas ataupun panah yang sudah menjatuhkan rekan mereka, para Orc bergegas menuju formasi perisai lalu menabrakkan tubuh mereka tanpa ragu.
"Brak!".
__ADS_1
Menghadapi tabrakan tersebut, para pasukan ksatria yang memegang perisai tidak bergerak sedikitpun, mereka terlihat seperti sebuah tembok besar yang tidak akan terdorong dengan mudah.
Setelah tabrakan para Orc, formasi perisai membentuk celah kecil dimana ksatria yang ada di belakang mereka menusuk Orc melalui celah kecil tersebut.
"Stab!".
Para pasukan Orc langsung ditusuk oleh pedang yang ada pada celah kecil itu, saat para Orc lain marah dan berusaha menyerang melalui celah itu juga, formasi perisai ksatria kembali menutup celah tersebut yang tidak memberikan kesempatan sedikitpun pada para Orc.
Gerakan para ksatria sangat teratur serta mereka memiliki kerja sama yang sangat baik hingga para Orc tidak bisa menemukan kelemahan apapun, ini menunjukkan bahwa ksatria sebagai infanteri berat elit sama sekali tidak salah.
Bahkan dibandingkan Penjaga Praetorian yang membentuk Formasi Phalanx sebelumnya, formasi para ksatria ini jauh lebih kuat akibat kerja sama mereka yang baik. Lagipula Penjaga Praetorian seharusnya adalah pengawal sedangkan para ksatria ini memang infanteri berat yang sangat ahli di medan perang.
Peperangan terus berlanjut, mayat para Orc terus bertambah di sekitar bagian depan gerbang yang sudah terbuka tersebut.
Dengan waktu kurang dari 30 menit, sudah ada ratusan mayat Orc berjatuhan.
Meskipun pasukan ksatria sangat hebat, di bawah serangan tanpa henti para Orc, mereka juga mulai merasa kelelahan.
Saat formasi ksatria menjadi semakin lemah dan para Orc berpikir sebentar lagi, kesempatan mereka akan datang, sebuah teriakan terdengar dari seluruh medan perang.
"Semua pasukan, serang!".
Di sisi kanan pasukan Kerajaan Orc-Goblin, sekitar 1000 pasukan kavaleri muncul yang langsung menembakkan panah mereka.
Banyak goblin yang tidak siap segera jatuh akibat tembakan panah tersebut, selain itu beberapa Orc juga ditembak hingga mati akibat panah kavaleri yang baru datang ini.
Ketika para Orc serta goblin berusaha menyerang kavaleri ini, pasukan kavaleri menjauh dengan cepat yang membuat musuh tidak mengejar mereka.
Tetapi saat pasukan Orc dan Goblin mulai menyerah, kavaleri kembali mendekat sambil menembakkan panah mereka.
__ADS_1
Kavaleri musuh yang baru tiba ini sangat gesit, kecuali Kavaleri Serigala, tidak ada yang bisa menangkap mereka.
Masalahnya, Kavaleri Serigala sudah tidak ada lagi disini yang membuat pasukan Kerajaan Orc-Goblin sedikit tidak berdaya untuk menghadapi tembakkan panah dari pasukan kavaleri yang baru datang ini.