
Myro pergi bersama Tron, Ren, Lopen dan beberapa Penjaga Praetorian menuju tambang besi, karena lokasi tambang besi yang berada cukup jauh dari kota sehingga mereka membutuhkan waktu sekitar 20 menit untuk sampai disana.
Di pintu depan dari tambang tersebut, terdapat beberapa Penjaga Praetorian yang sedang berjaga. Bagaimanapun keberadaan tambang besi ini sangat penting bagi Myro, ia tidak bisa membiarkan para bandit diam-diam merebut tambang besi ini. Oleh karena itu Myro membiarkan 100 Penjaga Praetorian berjaga disini, meskipun Myro masih merasa kekurangan pasukan. Jika 1000 pasukan sudah dilatih sepenuhnya oleh Retya, maka Myro tidak perlu khawatir lagi terhadap kekurangan jumlah pasukannya.
Melihat kedatangan Myro dan yang lainnya, para prajurit itu segera berkumpul untuk memberi hormat "Tuan!".
Myro sedikit mengangguk "Terima kasih atas kerja keras kalian setiap hari yang sudah menjaga tambang ini, bagaimana keadaan di tambang? Apakah ada masalah?".
Seorang prajurit yang merupakan kapten 100 pasukan Penjaga Praetorian ini langsung berkata "Tuan, sama sekali tidak ada masalah! Selama beberapa hari ini, kegiatan penambangan masih berlangsung dengan baik. Bahkan dengan makanan yang cukup, para penambang masih bisa bekerja tanpa masalah. Kami sudah mengikuti perkataan tuan untuk tidak membiarkan seorangpun penambang mati akibat kelelahan ataupun kelaparan".
"Kerja yang bagus, biarkan Lopen memberikan tambahan pada gaji kalian bulan ini", kata Myro.
Prajurit itu berkata dengan tegas "Tuan, ini adalah apa yang harus kami lakukan sebagai Penjaga Praetorian agar tidak mengecewakan tuan!".
Myro menggelengkan kepalanya "Siapapun yang bekerja dengan baik, sudah seharusnya diberi hadiah. Sedangkan mereka yang bekerja secara buruk, aku juga akan memberi hukuman. Kalau begitu kami akan pergi ke tambang sekarang, kalian bisa terus berjaga disini".
"Baik, tuan!", teriak para prajurit itu.
Tanpa membuang waktu lagi, Myro dan yang lainnya berjalan menuju tambang.
Walaupun cukup gelap ketika berada di tambang ini, bagaimanapun tambang ini memiliki bentuk seperti sebuah gua. Tapi ada beberapa obor di sisi kiri dan kanan dari tembok gua ini sehingga tidak ada masalah untuk melihat ke depan, selain itu 2 Penjaga Praetorian yang dibawa oleh Lopen mengangkat obor mereka dan berdiri di depan semua orang agar bisa melihat jalan ke depan jauh lebih jelas.
__ADS_1
Berjalan beberapa saat di gua ini, Myro dan yang lainnya sudah bisa mendengar suara dari kegiatan penambangan.
Saat tiba secara langsung di lokasi, Myro menemukan tumpukan bijih besi di tengah ruangan tersebut, para penambang sibuk bekerja di sekitar ruangan ini.
Berbeda dari jalan yang mereka lewati sebelumnya, tempat Myro dan yang lainnya kali ini merupakan sebuah ruangan yang cukup luas. Pada awalnya ruangan ini sama sekali tidak seluas ini, tapi setelah penambangan terus menerus maka ukuran ruangan ini juga menjadi semakin luas.
Tron yang ada di samping Myro segera melangkah maju tanpa menunggu Myro lagi, ia mengambil sebuah bijih besi dari tumpukan itu sebelum menatapnya dengan hati-hati "Bijih besi ini cukup bagus, meskipun aku pernah melihat banyak bijih besi yang lebih berkualitas dari ini, setidaknya kualitas bijih besi disini cukup baik untuk membuat senjata ataupun baju besi yang berkualitas juga. Aku sudah memutuskan, lebih baik untuk langsung bekerja di tambang ini agar pembuatan senjata dan baju besi menjadi lebih cepat--".
Melihat Tron yang menjadi sangat bersemangat saat membicarakan bijih besi, Myro tidak mengganggunya.
Ia hanya menemukan seorang pria datang mendekatinya "Tuan Baron, sebuah kehormatan bagi kami karena anda sudah datang kesini! Jika anda memberitahu kedatangan anda dari awal, aku pasti akan memberikan sambutan yang lebih baik".
Pria ini adalah Pard, ia sudah bekerja di tambang ini selama sekitar 25 tahun sehingga tubuhnya terlihat sangat kuat sebab ia harus menambang setiap hari.
Karena ia adalah sosok yang paling lama ada di tambang ini, semuanya setuju memilih Pard sebagai ketua penambang. Myro juga menyetujui hal tersebut, lagipula para penambang sudah setuju sehingga Myro tidak tertarik untuk menolak kecuali Pard ini merupakan penipu atau penjahat.
Tetapi berdasarkan informasi yang dikumpulkan Lopen melalui para Penjaga Praetorian, Pard ini terkenal sebagai sosok yang baik dan jujur sehingga banyak penambang yang mempercayai serta memilihnya sebagai ketua penambang.
"Aku datang kesini untuk mulai mengolah biji besi ini. Orang ini adalah Tron, ia merupakan seorang Dwarf yang sangat ahli dengan kemampuan pandai besi maupun membuat bangunan", kata Myro sambil menunjuk Tron agar mereka saling mengenal.
Bagaimanapun Tron berencana bekerja di tambang ini, oleh karena itu ia akan menjadi rekan kerja bersama Pard.
__ADS_1
Melihat ke arah Tron, Pard segera mengulurkan tangannya dengan hormat untuk berjabat tangan "Tuan Tron, sebuah kehormatan bisa bertemu seorang master pandai besi seperti anda".
"Kau terlalu berlebihan, aku belum membuat senjata atau baju besi apapun, bagaimana kau mengetahui bahwa aku adalah pandai besi yang hebat?", kata Tron yang menyambut jabat tangan itu dengan ramah.
"Tuan Tron mungkin tidak tahu, tapi keluargaku dulunya merupakan seorang pandai besi yang cukup terkenal di kota ini sampai kakek dari kakekku tidak mewarisi kemampuan itu lagi. Pada akhirnya, kemampuan pandai besi itu hilang tanpa jejak, kami para penerusnya sama sekali tidak bisa mewarisi kemampuan itu lagi. Namun aku masih memiliki kemampuan menilai pandai besi, berdasarkan tangan Tuan Tron yang memiliki beberapa jejak luka, aku tahu bahwa semua luka itu didapatkan ketika Tuan Tron sedang membuat senjata atau benda lainnya melalui pandai besi. Dengan banyaknya luka di tangan Tuan Tron, hal itu membuktikan seberapa keras Tuan Tron berusaha. Karena alasan ini, aku yakin Tuan Tron merupakan pandai besi yang hebat", kata Pard dengan mata bersinar, sebagai sosok yang berasal dari keluarga pandai besi di masa lalu maka Pard juga sangat menghormati pandai besi.
Mendengar penilaian Pard, Tron sedikit terkejut "Kau memiliki mata yang cukup bagus! Baiklah, karena aku sedang membutuhkan banyak tenaga kerja sekarang, aku tidak keberatan mengangkat mu sebagai murid ku. Tapi aku tidak akan mengajarimu apapun, kau hanya perlu melihat aku bekerja di samping dan mempelajarinya sendiri, aku akan menjelaskan apabila aku memiliki waktu luang. Bagaimana? Apakah kau tertarik?".
Pard membungkuk tanpa ragu, ada air mata di wajahnya "Pard dengan senang hati menjadi murid Tuan-- Tidak, Pard harap guru tidak keberatan untuk menerima Pard sebagai murid".
Tron memegang janggut putihnya sambil mengangguk "Baiklah, kalau begitu kau bisa menyiapkan sebuah tungku pandai besi agar guru bisa bekerja, ini adalah tugas paling awal yang guru berikan untukmu".
"Pard mengerti, Pard tidak akan mengecewakan guru dan membawa tungku terbaik di kota ini!", kata Pard yang pergi dari tempat ini secepat mungkin, ia tahu siapa orang yang memiliki tungku terbaik di kota ini.
Myro yang ada di samping cukup terkejut, pada awalnya Myro menyarankan hal yang sama agar Tron merekrut murid sehingga pekerjaannya lebih cepat selesai.
Tetapi menurut Tron, para murid itu hanya akan memperlambat pekerjaannya. Kualitas yang dibuat murid pasti tidak sebaik apa yang ia buat, kecuali Tron melatih mereka selama beberapa tahun.
Belum lagi kesombongan Tron sebagai Dwarf pandai besi, ia hanya tertarik untuk menerima murid yang baginya memiliki kemampuan yang cocok.
Setelah mendengar penjelasan Tron, Myro juga tidak berbicara banyak lagi. Namun siapa yang berpikir bahwa Pard bisa begitu beruntung untuk menjadi murid Tron, nampaknya status Pard sebentar lagi akan meningkat dari kepala penambang menjadi pandai besi ahli.
__ADS_1