PERJUANGAN MENJADI RAJA

PERJUANGAN MENJADI RAJA
BAB 115 : 15 TAHUN


__ADS_3

Pada pagi hari, di villa terbesar pada Kota Loth.


Saat ini, Kota Loth sudah sangat makmur. Ada banyak rumah-rumah besar dan toko-toko bertingkat yang menunjukkan perkembangan Kota Loth. Bahkan seluruh kota sudah ditutupi tembok batu yang memiliki tinggi hampir 10 meter, sebuah gerbang besi pada tembok kota terbuka serta ada banyak sekali penduduk ataupun karavan pedagang yang melewati gerbang tersebut.


Walaupun sudah menjadi makmur, belum ada bangunan atau rumah apapun yang bisa mengalahkan kemewahan pada villa ini.


Lebih tepatnya, para penduduk tidak berani membuat tempat tinggal yang lebih mewah daripada villa tersebut sebab villa itu adalah milik Baron Myro yang menguasai 3 kota.


Jika di wilayah lain, maka mereka mungkin tidak mengenal Baron Myro. Tapi semua penduduk di Kota Loth, Kota Vendes dan Kota Rorec pasti mengenal Baron Aras, sebab sosok itu merupakan pemimpin yang sangat mereka hormati.


Baron Myro benar-benar mengubah keadaan 3 kota ini. Para penduduk di 3 kota yang hidup di bawah kemiskinan dan kelaparan sudah berubah menjadi semakin makmur, meskipun tidak semua penduduk bisa menjadi orang kaya namun mereka sudah tidak perlu takut lagi terhadap kelaparan.


Oleh karena itu, sosok Baron Myro merupakan sosok yang paling dihormati oleh para penduduk di 3 kota. Menurut sebagian besar penduduk, mereka lebih menghormati Baron Myro daripada Raja Azeroth V.


Lagipula Baron Myro memberikan mereka hidup yang lebih makmur dan tidak takut kelaparan lagi sedangkan apa yang Raja Azeroth V lakukan untuk mereka? Jawabannya tidak ada, karena alasan ini sehingga para penduduk lebih menghormati Baron Myro.


Di Villa Baron Myro, pada ruang kerja. Seorang pria berusia sekitar 15 tahun duduk di belakang meja kerjanya dan sibuk mengerjakan tumpukan dokumen yang ada di atas meja, pria ini memiliki mata hitam serta rambut hitam pendek yang terlihat sangat gelap tapi tidak menutupi wajah tampannya sedikitpun.


Ketika anak muda itu sibuk mengerjakan dokumen tersebut, pintu ruangan tiba-tiba terbuka.

__ADS_1


Seorang wanita yang memiliki rambut hitam panjang dan mata berwarna hitam berjalan mendekati pria muda di meja kerja tersebut sambil membawa segelas teh.


Wanita ini terlihat berusia sekitar 20 tahun serta memiliki wajah cantik yang bisa menarik perhatian pria manapun. Apalagi matanya yang bersinar walaupun berwarna hitam, semua orang dapat tahu bahwa wanita ini adalah wanita yang sangat cerdas melalui sinar di matanya tersebut.


Wanita itu meletakkan gelas tehnya di samping meja kerja pria tersebut "Tuan, anda harus beristirahat. Pekerjaan memang penting, tapi Feld juga membantu tuan sehingga tuan juga harus pergi jalan-jalan di sekitar kota sekali-kali untuk mencari udara segar".


Pria muda itu meletakkan alat tulisnya di atas meja, sosok pria muda ini tidak lain adalah Baron Myro yang merupakan sosok paling dihormati oleh para penduduk di Kota Loth, Kota Vendes dan Kota Rorec.


Sekarang sudah hampir 4 tahun sejak anak perempuan Marquis Gerda, Fila Lon Gerda datang ke wilayah ini.


Myro sekarang sudah berusia 15 tahun, selama waktu ini ia terus mengembangkan kemakmuran serta kekuatan di wilayahnya.


Myro berdiri dari kursinya dan berjalan menuju jendela untuk mengamati kemakmuran kota dari jendela tersebut, ia bisa melihat beberapa toko dan penduduk yang sibuk di kota melalui jendela.


"Sudah hampir 4 tahun aku menjadi seorang Baron, kota ini sudah mengalami banyak perubahan. Ren, apakah menurutmu aku berhasil sebagai Baron?", tanya Myro masih terus menatap jendela.


Wanita yang membawa teh kepada Myro tidak lain adalah Ren, sekarang ia sudah berusia 20 tahun yang terlihat jauh lebih dewasa daripada sebelumnya "Tuan, jika tuan menanyakan hal tersebut kepada para penduduk Kota Loth, Kota Vendes dan Kota Rorec, aku yakin 90% atau lebih dari mereka menganggap tuan adalah pemimpin terbaik. Bukankah tuan sudah melihat perbedaannya sendiri antara Kota Loth sekarang dan 4 tahun yang lalu?".


Myro tersenyum dan berjalan kembali ke mejanya, ia mengambil gelas teh lalu meminumnya "Teh yang bagus, kau memang sangat ahli membuat teh. Tapi kenapa kau yang mengirim teh hari ini? Kemana Bessira?".

__ADS_1


Ketika sedang bekerja, Myro memang sering minum teh agar dirinya tidak tertidur. Namun umumnya, Bessira adalah orang yang mengirim teh kepada Myro, bukan Ren.


"Sekarang Nona Bessira dan Hily sedang pergi ke pasar bersama Nona Risa, mereka mencari bahan-bahan untuk membuat makan siang", kata Ren menjelaskan.


Myro mengangguk dan tidak bertanya lagi, bagaimanapun ibunya memang sangat dekat dengan Bessira sebab mereka selalu berkerja di dapur bersama-sama.


Baik itu Myro ataupun ibunya sudah tidak menganggap Bessira dan anaknya Hily sebagai pelayan lagi, mereka sudah menganggap ibu serta anak dari ras manusia serigala salju tersebut sebagai keluarga mereka juga.


Myro kembali duduk di kursinya lagi "Jadi, bagaimana keadaan kota sekarang? Apakah Feld menemui masalah tertentu?".


Ren menggelengkan kepalanya "Perkembangan kota berjalan dengan baik, tembok kota dari batu di Kota Vendes dan Kota Rorec juga sudah selesai. Sedangkan masalah keuangan, kita sekarang tidak mengalami masalah apapun. Belum lagi keuangan kita semakin banyak setiap harinya akibat penjualan baju besi dan senjata yang dibuat Tuan Torn, orang-orang itu tidak keberatan membeli senjata dan baju besi yang kita buat dengan harga mahal".


"Lalu, Retya sudah memimpin 2000 pasukan untuk menjaga Kota Vendes yang merupakan wilayah dari Walikota Parga. Kita juga mengirim 1000 pasukan tambahan yang pergi ke Kota Rorec, mereka bertugas membantu Aclan serta para ksatria yang ada disana. Lalu di Kota Loth, terdapat sekitar 1000 Kavaleri Mongol, 1000 Penjaga Praetorian, dan 1000 pasukan yang dibentuk dari para penduduk. Sekarang ada 3000 prajurit yang menjaga Kota Loth sehingga pertahannya tidak perlu diragukan lagi".


Selama 4 tahun ini, Myro sudah memanggil Kavaleri Mongol dan Penjaga Praetorian lagi hingga membuat mereka menjadi 1000 pasukan.


Lalu Retya menambah 3000 pasukan yang dilatihnya, dengan 1000 pasukan sebelumnya maka Retya sudah melatih hampir 4000 pasukan bersama Falka dan Kavaleri Mongol.


Saat ini semua pasukan itu sudah di sebar ke seluruh Kota Loth, Kota Vendes dan Kota Rorec untuk bertahan dari serangan Kerajaan Orc-Goblin di masa depan.

__ADS_1


Apabila dihitung seluruhnya, maka Myro sudah memiliki 7000 pasukan yang di antaranya adalah 1000 Kavaleri Mongol, 1000 Penjaga Praetorian, 1000 ksatria, serta 4000 pasukan yang dibentuk dari penduduk di 3 kota.


Dengan jumlah pasukan ini, Myro yakin bahwa ia bisa menjaga 3 kota dari Kerajaan Orc-Goblin tanpa masalah.


__ADS_2