
Ren saat ini benar-benar terkejut sebab rumah yang terlihat normal ini ternyata memiliki jalan rahasia menuju ruang bawah tanah.
Ketika sampai di ruang bawah tanah bersama Myro setelah melewati berbagai pemeriksaan, mereka segera di sambut oleh puluhan pasukan pemanah dan pembunuh.
Tapi sebelum Ren bisa bergerak maka sosok seorang wanita muncul dari balik para pasukan ini, sosok itu tidak lain adalah Lana.
Ia berjalan mendekati Myro sambil tersenyum sopan.
Lana hanya menatap Ren sebentar sebelum membungkuk kepada Myro "Tuan, Lana mendengar bahwa tuan berhasil menjadi Baron, tuan memang benar-benar hebat. Pada usia 11 tahun, tuan sudah menjadi seorang bangsawan asli dari Kerajaan Azeroth. Lana yakin bahwa nama tuan bisa tercatat di sejarah sebagai bangsawan termuda di seluruh Kerajaan Azeroth tanpa bantuan latar belakang apapun".
Myro melambaikan tangannya "Ini hanya hal kecil, yang lebih penting daripada itu, aku tertarik untuk bertanya tentang informasi apa yang kalian miliki tentang 3 kota yang baru aku dapatkan dari Raja Azeroth V. Kalian sudah berada di Ibukota Provinsi Kavaleri ini selama kurang lebih setahun, aku yakin kau pasti sudah mengetahui informasi dari 3 kota ini bukan?".
"Kami memang sudah memiliki informasi tersebut, kita bisa membahasnya di ruang kerja milikku. Ren juga bisa ikut", kata Lana yang mulai berjalan pergi untuk membawa Myro dan Ren menuju ke ruang kerjanya.
Myro tidak bisa untuk tidak sedikit terkejut, ia menatap ke arah Ren yang ada di sampingnya "Kalian sudah saling kenal?".
Ren saat ini menganggukkan kepalanya dengan berat "Aku memang sudah mengenal Nona Lana cukup lama, kami mungkin bisa dikatakan sebagai teman?".
__ADS_1
Mendengar jawaban Ren, Myro tidak bertanya lebih banyak lagi dan hanya terus mengikuti Lana bersama Ren.
Walaupun jawaban Ren barusan terdengar tidak meyakinkan, namun Myro merasa bahwa setiap orang memiliki masalah mereka sendiri. Mereka memang pengikut Myro yang berasal dari Dunia serta sangat setia, tapi pada akhirnya mereka masih manusia sehingga mereka pasti memiliki masalah mereka masing-masing.
Oleh karena itu, Myro tidak harus mengetahui semua masalah mereka, bagaimanapun setiap orang memiliki masalah mereka masing-masing. Kecuali mereka mencari bantuan Myro secara langsung, maka Myro tidak perlu ikut di permasalahan yang akan mereka selesaikan sendiri agar masalah mereka tidak menjadi semakin aneh.
Lana membawa Myro dan Ren di ruang kerjanya yang memiliki 2 sofa serta meja kayu yang terlihat dibuat dengan baik.
Myro duduk di sofa tanpa ragu sedangkan Ren melihat sofa itu dengan aneh sebelum berkata "Senior Lana, darimana kau mendapatkan uang untuk membeli sofa ini? Jika dilihat berdasarkan kulit pada sofa ini, kemungkinan besar sofa terbuat dari kulit hewan yang cukup bagus, setidaknya kulit beruang. Harganya pasti tidak murah mengingat seberapa sulit memburu dan mencari beruang tersebut".
Mendengar pembicaraan 2 wanita ini, Myro tiba-tiba menyadari sesuatu "Kalian sepertinya cukup dekat, lalu apa maksud kalian dengan akademi?".
Ren dan Lana saling menatap sebelum tersenyum di waktu yang sama, Lana meletakkan peralatan teh di atas meja sebelum menjelaskan "Tuan, di Dunia terdapat beberapa akademi baik itu untuk pelatihan ahli strategi, pandai besi, petarung, pembunuh, dan berbagai kemampuan khusus lainnya. Tujuan dari akademi Dunia yaitu melatih kami sebelum dipanggil agar bisa membantu tuan untuk mencapai tujuannya dengan lebih mudah".
Lana memberikan segelas teh kepada Myro dan Ren sebelum mengambil sebuah buku lagi di rak "Bukankah tuan mendapatkan Kota Loth, Kota Vendes dan Kota Rorec dari Raja Azeroth V? aku yakin pria bernama Feld yang ada di samping tuan sudah menjelaskan semuanya dan apa yang ia katakan hampir benar, kota yang diberikan kepada tuan memang memiliki masalah kemiskinan serta sebagian besar penduduk disana kelaparan, ada bandit dan penjahat yang terkenal ganas sehingga para pedagang takut untuk pergi ke sana, lalu 3 kota itu merupakan kota di Provinsi Kavaleri yang paling dekat dengan Kerajaan Orc-Goblin sehingga sering mengalami kerugian dan kerusakan setiap bulannya".
Mendengar apa yang Lana katakan, Myro menghela nafas "Nampaknya Raja Azeroth V benar-benar sudah menjebak ku, dengan kota yang seburuk itu maka sangat sulit untuk berkembang di masa depan. Setidaknya membutuhkan waktu beberapa tahun hingga puluhan tahun untuk mengambilkan kota ini menuju kemakmuran lagi, untuk masalah Kerajaan Orc-Goblin dan bandit maka Falka bersama yang lainnya masih bisa menyelesaikan hal tersebut, namun untuk masalah kemiskinan--".
__ADS_1
Melihat wajah berat Myro, Lana mulai menjelaskan lagi "Tuan, semua hal ini belum tentu hal yang buruk. Sebenarnya beberapa hari yang lalu, mata-mata kami di 3 kota tersebut mendapatkan sebuah informasi yang sangat penting yaitu sebenarnya keluarga nomor 1 di 3 kota ini yang merupakan seorang pedagang kaya memiliki sebuah rahasia besar yang bahkan tidak diketahui Raja Kavaleri II dulu dan Raja Azeroth V sekarang".
"Rahasia? Rahasia apa?", kata Myro tertarik.
"Menurut mata-mata kami, pedagang itu sepertinya menyembunyikan sebuah tambang besi di lokasi yang cukup tersembunyi dari 3 kota tersebut. Bukan hanya itu, para bandit yang menjaga daerah itu sepertinya juga pasukan dari keluarga pedagang kaya itu, tujuannya yaitu agar tidak ada seorangpun yang datang ke 3 kota ini dan menemukan tambang besi yang mereka sembunyikan. Bagaimanapun keluarga pedagang ini tidak memiliki gelar bangsawan, selama Raja Kavaleri II dulu mengetahui keberadaan tambang besi itu maka Kerajaan Kavaleri pasti mengambilnya kembali", kata Lana.
"Tambang besi?", kata Myro dengan bersemangat, setiap daerah yang memiliki tambang pasti merupakan daerah yang bagus sebab sebuah tambang bisa menjadi sumber daya utama untuk menghasilkan uang bagi sebuah daerah "Tunggu, kalau begitu bagaimana keluarga pedagang ini bisa bertahan dari serangan Kerajaan Orc-Goblin?".
Lana kembali menjawab "Di 3 kota ini, juga terdapat keluarga peringkat 2 terkuat. Berbeda dari keluarga tingkat 1 yang merupakan pedagang dan menyembunyikan tambang, keluarga tingkat 2 ini merupakan keluarga prajurit yang setia mempertahankan perbatasan Kerajaan Kavaleri dulu dari Kerajaan Orc-Goblin. Tanpa kesetiaan mereka, Kerajaan Orc-Goblin pasti sudah merebut 3 kota tersebut".
"Masalahnya keluarga mereka selalu di tekan oleh keluarga pedagang, selain itu mereka juga tidak mengetahui keberadaan tambang besi sebab berita ini adalah berita paling rahasia dari keluarga pedagang. Jika bukan karena mata-mata kita berhasil menjadi pelayan terpercaya dari seorang anak keluarga pedagang tersebut, kita pasti juga tidak mengetahui rahasia ini".
"Oleh karena itu, keluarga tingkat 2 yang hanya memiliki kesetiaan para prajurit di Kota Loth, Kota Vendes dan Kota Rorec, tidak bisa melawan keluarga pedagang yang memiliki pengaruh serta banyak uang di wilayah tersebut dan sekitarnya. Bahkan para petinggi Kerajaan Kavaleri dulu lebih mendukung keluarga pedagang ini sebab mereka menerima beberapa uang dari keluarga pedagang, sedangkan keluarga yang berasal dari para prajurit ini hanya memiliki kesetiaan tanpa memberikan uang karena mereka sendiri sama sekali tidak memiliki uang".
Myro mengangguk "Siapa nama keluarga pedagang dan prajurit ini?".
"Nama keluarga pedagang yaitu keluarga Noem, sedangkan nama keluarga ke 2 terkuat di 3 kota tersebut yang merupakan keluarga dari prajurit terkenal yaitu keluarga Sild", kata Lana memberitahukan informasi yang sudah ia dapatkan "Ren, aku yakin kau sudah memikirkan rencana untuk mengalahkan keluarga Noem ini bukan?".
__ADS_1