
Sebulan telah berlalu sejak Myro menjadi Earl, lagi-lagi perubahan yang sangat besar terjadi di seluruh wilayah Myro.
Beberapa penduduk dikirim ke kota lain yaitu 1000 penduduk Orc di setiap kota dikirim ke kota manusia, begitu juga sebaliknya.
Myro tidak sembarangan memindahkan penduduk, ia sudah menyiapkan rumah serta memberikan biaya bagi penduduk yang melakukan perpindahan paling tidak selama 1 tahun.
Oleh karena itu, banyak orang tidak keberatan atas keputusan Myro.
Walaupun pada awalnya beberapa penduduk saling bermusuhan, namun seiring berjalannya waktu maka para manusia tidak lagi menganggap Orc Goblin terlalu menakutkan. Penduduk Orc-Goblin juga tidak menganggap manusia sebagai makanan lagi, melainkan mereka menganggap manusia sama.
Meskipun ada beberapa orang yang tetap menolak keberadaan penduduk perpindahan tersebut, tapi seiring berjalannya waktu maka semua permusuhan pasti menghilang sehingga Myro tidak terlalu khawatir.
Selain itu, kota juga mulai dibangun di sekitar Benteng Rulfes.
Myro memanggil semua arsitek dan pekerja terbaik di wilayahnya untuk membangun kota yang kuat, bahkan Myro membiarkan Tron membantu membuat garis besar gambar kota yang akan dibangun.
Dengan sibuknya pembuatan Kota Rulfes, produksi senjata besi ikut berkurang di wilayah Myro sebab Tron yang sibuk. Untungnya Tron sekarang memiliki beberapa murid yang cukup berbakat sehingga pengolahan besi tetap dilanjutnya.
Namun semua itu bukanlah hal yang paling mengejutkan dari perubahan wilayah Myro melainkan apa yang paling membuat banyak orang tidak percaya adalah Myro membangun sekolah secara gratis.
Sebagai kerajaan terbesar di wilayah Benua Utara, Kerajaan Azeroth hanya memiliki paling banyak 2 akademi yaitu akademi militer serta pemerintahan.
Sekalipun ada akademi, biaya untuk belajar disana sangat mahal, setidaknya sebagian besar orang yang mampu belajar disana adalah anak bangsawan ataupun pedagang kaya.
Sebenarnya Kerajaan Azeroth mempunyai kekuatan yang cukup untuk membangun sekolah gratis bagi orang-orang yang tidak memiliki uang, tapi mereka menolak melakukannya.
Alasan para pemimpin di Kerajaan Azeroth, terutama para bangsawan dan pejabat adalah semakin banyaknya orang cerdas di Kerajaan Azeroth, posisi mereka akan terancam.
__ADS_1
Karena alasan tersebut, lebih baik pembelajaran di Kerajaan Azeroth dibatasi sebanyak mungkin sehingga tidak menganggu posisi beberapa bangsawan serta pejabat itu.
Padahal selama sekolah gratis dibangun dan banyak anak-anak tanpa latar belakang yang menjadi cerdas serta berbakat, Raja Azeroth V pasti menerima keuntungan yang besar sebab ada banyak sumber daya manusia berkata yang dapat ia gunakan.
Bukan hanya itu, keberadaan orang-orang cerdas tanpa latar belakang ini dapat menjadi tangan raja.
Baik itu bangsawan, pejabat militer ataupun politik, hampir semuanya ada latar belakang kuat di belakang mereka. Jadi, mereka lebih sering mengutamakan kepentingan keluarga atau diri mereka sendiri daripada kerajaan.
Namun anak-anak tanpa latar belakang berbeda, mereka diberikan pendidikan gratis yang membuat mereka pasti sangat berterima kasih sehingga kemungkinan mereka melakukan sesuatu yang merugikan kerajaan akan berkurang.
Selain itu, kesetiaan mereka juga sangat tinggi akibat rasa terima kasih mereka.
Mereka juga tidak akan bekerja sesuai kepentingan keluarga yang mampu menghancurkan atau memperlemah kerajaan, paling banyak mereka hanya bekerja supaya keluarga mereka tidak kekurangan uang yang tidak merugikan kerajaan sedikitpun.
Walaupun sangat menguntungkan, Raja Azeroth V tidak berani melakukannya. Lebih tepatnya selama ia berani melakukan itu, Raja Azeroth V pasti mendapatkan seluruh perlawanan dari bangsawan, pejabat militer ataupun politik yang ada sebab kepentingan mereka terganggu.
Tetapi Myro berbeda, meskipun berita dirinya yang membentuk sekolah gratis akan menarik perhatian banyak orang, mereka tidak akan takut Myro menganggu kepentingan mereka.
Lagipula Myro hanya seorang Earl, ia tidak mempunyai kekuasaan yang cukup untuk mengubah seluruh kerajaan.
Karena alasan itu, mereka tidak khawatir terhadap rencana Myro mengenai sekolah gratis.
Mereka sama sekali tidak tahu, Myro melakukan langkah ini agar mempermudah ia mengalahkan mereka di masa depan.
Myro bangun di pagi hari dan berjalan menuju ruang makan, disana ibunya, Ren, Bessira serta anaknya telah memulai sarapan.
Melihat Myro yang datang, Bessira berdiri dengan panik sambil menarik anaknya lalu membungkuk "Earl Myro, pagi".
__ADS_1
"Kakak Myro, pagi", kata anak Bessira sambil tersenyum seperti anak-anak. Anak Bessira akhir-akhir ini merasa senang sebab ia juga boleh mengikuti sekolah, sekarang ia selalu menunjukkan ke orang-orang di rumah Myro bahwa dirinya sudah bisa membaca.
Myro memegang kepala anak Bessira dengan lembut "Pagi, kalian tidak perlu terlalu sopan! Aku ataupun ibuku dan Ren telah menganggap kalian seperti keluarga juga".
"Terima kasih, tuan!", kata Bessira dengan hormat serta penuh rasa terima kasih.
Bessira senang sebab Myro selalu baik kepada mereka, Myro benar-benar memperlakukan mereka seperti keluarga.
Namun Bessira tidak akan memanfaatkan kebaikan Myro, walaupun Myro dan ibunya selalu menganggap mereka seperti keluarga tapi Bessira selalu bersikap hormat seperti seorang pelayan seharusnya.
Ia harus bekerja rajin sebagai bentuk terima kasih atas kebaikan Myro dan ibunya, itulah yang ada dipikiran Bessira.
Myro tentunya menemukan Bessira yang tetap bersikap sopan, Myro menggelengkan kepalanya dan tidak banyak berbicara lagi, ia duduk di kursi untuk ikut sarapan juga.
Ketika sarapan semua orang dihabiskan, Bessira yang sedang membersihkan mangkuk terlihat ragu-ragu.
Myro menemukan wajah ragu Bessira, ia tahu kemungkinan besar Bessira mempunyai sesuatu yang membutuhkan bantuan Myro untuk menyelesaikannya.
Selama bertahun-tahun bekerja sebagai pelayan di rumah Myro, Bessira tidak pernah mencari bantuan apapun dari Myro.
Oleh karena itu, Myro sangat tertarik mengenai bantuan apa yang dibutuhkan Bessira terhadap dirinya "Bessira, apabila kau ada masalah, kau dapat mengatakannya kepadaku".
Bessira sedikit terkejut terhadap perkataan Myro, lalu wajahnya menjadi malu sebab Myro sepertinya melihat apa yang ia pikirkan.
Menarik nafasnya, Bessira membungkuk kepada Myro "Tuan, bisakah anda memberikan bantuan kepada ras serigala salju kami?".
"Serigala Salju? Bukankah kelompok kalian terletak di sisi lain Kerajaan Orc-Goblin yaitu pada sebuah pegunungan es? Jaraknya terlalu jauh, aku ragu mampu memberikan bantuan! Apalagi untuk memberi kalian bantuan, aku harus melewati Kerajaan Orc-Goblin yang pasti tidak mudah", kata Myro "Tetapi aku akan mendengarkan lebih dulu penjelasan darimu mengenai bantuan apa yang kalian butuhkan".
__ADS_1
Bessira segera lanjut berkata "Tuan, pemimpin dari Desa Serigala Salju sebenarnya datang ke Kota Loth secara diam-diam untuk mencari bantuan tuan! Kurang lebih 2 hari yang lalu, mereka menemui ku dan mencoba membujukku supaya mendapatkan bantuan dari tuan. Pada awalnya aku tidak setuju, tapi Desa Serigala Salju mengalami krisis hidup dan mati. Sebagai orang yang berasal dari sana, belum lagi ada beberapa orang yang sangat dekat denganku juga di Desa Serigala Salju, jadi aku memutuskan untuk mencari bantuan tuan!".