PERJUANGAN MENJADI RAJA

PERJUANGAN MENJADI RAJA
BAB 113 : FILA KEMBALI


__ADS_3

Melihat wajah terkejut Linster, Myro tersenyum. Untungnya ia memiliki kemampuan untuk memakai semua kekuatan khusus pengikutnya, selain itu Myro sudah berlatih bersama Falka dan Lopen selama lebih dari setahun. Oleh karena itu, Myro memiliki kepercayaan diri untuk melawan Linster "Bagaimana? Kenapa kau hanya diam?".


Linster tidak memberikan jawaban apapun selama beberapa saat sebelum menghela nafas, nampaknya ia harus melaporkan masalah ini kembali ke Marquis Gerda bahwa mereka salah memperhitungkan kekuatan Myro.


Myro memiliki kapten yang sangat kuat menjaga tembok kotanya, lalu 2 orang yaitu Lopen dan Ren yang selalu di belakang Myro juga sangat kuat.


Hal ini berarti Myro memiliki 3 orang yang sekuat 5 senjata Marquis Gerda seperti dirinya, ini bukan kekuatan yang seharusnya dimiliki seorang Marquis.


Jika Myro berasal dari keluarga dengan latar belakang besar, Linster bisa menerimanya. Tetapi Myro hanya seorang yang dibuang dari keluarga Baron Aras, ia harus melaporkan semua ini kepada Marquis Gerda, sosok anak yang membantu pangeran ke 4 merebut Kerajaan Kavaleri memang tidak bisa diremehkan.


Linster kembali duduk di kursinya sambil menghela nafas "Tuan Baron, Marquis juga sudah memikirkan apa yang harus aku lakukan jika anda menolak. Karena anda sudah menolak semua hadiah ini, maka aku hanya bisa mewakilkan perkataan Marquis bahwa ia sangat berterima kasih kepada anda atas bantuan melindungi anak perempuannya. Apabila anda memiliki masalah di masa depan, Marquis pasti mencoba membantu anda kecuali anda berkhianat kepada Kerajaan Azeroth".


"Aku datang kesini untuk membawa kembali Nona Fila, bukan bertarung melawan anda. Bisa dikatakan, Marquis Gerda mengirim aku agar bisa mengetes sifat anda. Selama Tuan Baron menerima hadiah ini, rasa terima kasih Marquis sudah berakhir. Tapi anda menolaknya, jadi Marquis Gerda hanya bisa membayar semua kebaikan anda di masa depan nanti".


Myro tahu bahwa masalah ini sudah selesai, ia menarik kembali kemampuan khusus Retya lalu tersenyum ramah "Kalau begitu, aku berterima kasih terhadap dukungan Marquis Gerda. Sepertinya pembicaraan kita disini sudah selesai, aku akan memanggil Nona Fila kesini".


Sebelum Linster bisa mengatakan apapun, pintu ruangan ini terbuka dengan keras.


Di bawah tatapan Myro dan yang lainnya, mereka menemukan Fila yang membuka pintu itu penuh rasa khawatir.

__ADS_1


Fila yang selalu sangat sopan sekarang terlihat sedikit panik, matanya jatuh ke arah Linster dan berjalan mendekat dengan cepat "Linster, kenapa kau tidak memanggilku ketika kau datang kesini? Apakah ayah merencanakan sesuatu? Tidak, ayah pasti merencanakan sesuatu sehingga membiarkanmu tidak langsung memanggilku. Apa yang kalian rencanakan? Apakah kalian berusaha mempersulit Myro? Baron Myro dan jenderalnya Falka adalah orang yang sudah membantuku lepas dari bandit, bagaimana bisa kalian berusaha menganggu nya saat ini?".


Melihat Fila yang berjalan mendekat ke arah dirinya penuh kemarahan, Linster segera berdiri dengan tersenyum pahit.


Semua kesombongan seorang prajurit di wajah Linster sudah menghilang. Di depan Fila, ia menundukkan kepalanya dengan rasa bersalah "Nona Fila, Tuan Gerda mengatakan bahwa aku harus merahasiakan hal ini dari anda. Oleh karena itu, aku tidak bisa memberitahu anda apapun".


Wajah Fila menjadi lebih suram "Linster, apakah kau berusaha merahasiakan hal tersebut dariku? Aku adalah Nona muda dari keluarga yang kau ikuti!".


"Walaupun itu nona sekalipun, Tuan Gerda tidak mengizinkan aku mengatakan apapun", kata Linster menundukkan kepalanya penuh rasa bersalah.


Fila tahu bahwa meskipun Linster tidak akan mengkhianatinya, tapi Linster adalah pengikut ayahnya sehingga ia pasti lebih mengikuti perkataan Marquis Gerda.


Oleh karena itu, Fila hanya bisa menatap Myro seakan-akan bertanya apa yang mereka bicarakan barusan.


Fila tahu bahwa Myro juga tidak akan menjawab pertanyaannya melalui sikap Myro barusan, jadi Fila hanya bisa menghela nafas "Baiklah, karena kalian tidak berencana mengatakan apapun maka aku tidak akan bertanya lagi. Linster, apakah ayah memberitahumu tentang kapan aku harus kembali ke rumah?".


Linster segera membungkukkan tubuhnya dengan cepat "Nona Fila, tuan memberitahu bahwa anda harus kembali secepat mungkin. Karena hal ini, aku harus membawa anda kembali sekarang juga, bagaimanapun aku sudah menyelesaikan pembicaraan dengan Baron Myro hari ini sesuai tugas yang diberikan oleh tuan".


Wajah Fila menjadi semakin tidak senang, lagipula ia merasa senang menghabiskan waktu bersama Falka disini "Apakah aku memang harus kembali secepat itu? Aku rasa tidak ada masalah apabila aku pergi beberapa hari lagi bukan? Waktu kelulusan akademi masih ada beberapa bulan lagi".

__ADS_1


Melihat Fila yang masih berusaha keras kepala tinggal disini, Linster hanya bisa berkata dengan wajah berat "Nona Fila, keadaan Kerajaan Azeroth terus berubah setiap harinya. Sekarang, kelompok pangeran ke 7 mulai bertindak aneh yang membuat yang mulia serta beberapa keluarga bangsawan yang setia kepada raja menjadi lebih berhati-hati. Sebagai bangsawan yang setia kepada raja, Tuan Gerda juga khawatir bahwa sesuatu terjadi kepada nona. Kita harus kembali secepat mungkin sebelum keadaan menjadi lebih buruk".


"Apakah para pendukung pangeran ke 7 mulai bergerak?", tanya Fila dengan hati-hati.


"Masih belum ada bukti pasti bahwa mereka berencana untuk memberontak, tapi sikap para pendukungnya menjadi lebih aneh setiap harinya", kata Linster "Terutama sejak pangeran ke 7 dikirim ke perbatasan barat, sikap pendukungnya menjadi semakin buruk seakan-akan menolak keputusan Raja Azeroth V yang sudah membuang pangeran ke 7".


Setelah mendengar tentang pangeran ke 7, Fila yang keras kepala langsung mengangguk "Ternyata keadaan mulai berubah, aku mengerti! Kalau begitu, Baron Myro, sepertinya aku harus kembali ke wilayah ku dulu. Terima kasih atas semua bantuan mu selama beberapa bulan ini, aku pasti membayarnya kembali apabila ada kesempatan".


Myro mengamati Fila dan Linster dengan hati-hati, nampaknya pangeran ke 7 ini sama sekali tidak mudah hingga bisa membuat Marquis Gerda khawatir "Aku mengerti, ini adalah tugasku untuk membantu Nona Fila selama ada disini. Apakah anda membutuhkan pengawalan dari pasukan ku juga agar bisa kembali menuju wilayah Marquis tanpa masalah?".


Fila menggelengkan kepalanya "Tidak perlu, Linster pasti membawa pasukan elit milik ayahku yang sudah lebih dari cukup. Falka, kau harus menjaga dirimu, terutama ketika di medan perang".


Falka yang dari tadi hanya berdiri di dekat pintu sedikit terkejut, ia tidak pernah berpikir bahwa Fila akan khawatir terhadap dirinya.


Melihat tatapan khawatir Fila, Falka mengangguk "Aku tahu, Nona Fila, anda juga harus berhati-hati!".


Linster yang berada di samping adalah orang yang paling terkejut, ia sudah bersama Fila lebih dari 10 tahun. Sebagai anggota wanita dari 5 senjata, Marquis Gerda selalu membiarkan Linster untuk menjaga Fila. Oleh karena itu, Linster dan Fila memiliki hubungan yang sangat dekat serta saling mengerti.


Saat ini, Linster bisa mengetahui bahwa Fila memperlakukan Falka secara berbeda, bahkan ada kelembutan pada mata Fila ketika menatap Falka.

__ADS_1


Linster sedikit tidak bisa berkata-kata, mungkin ia dan Marquis Gerda kembali salah paham. Fila membuat pesta beberapa bulan yang lalu bukan untuk Myro, melainkan Falka ini.


Meskipun mengetahui semua itu, Linster memutuskan tidak membicarakannya, sekalipun yang bertanya adalah Marquis Gerda. Lagipula ia sudah menganggap Fila sebagai adiknya sendiri yang harus dilindungi, selama itu pria baik yang dipilih adiknya maka Linster tidak akan keberatan, tanpa harus peduli pada status orang tersebut.


__ADS_2