
Semua orang di Provinsi Kemenangan mengetahui kedatangan Myro menuju Kota Jalrus, oleh karena itu banyak sekali pejabat dan pemimpin kota-kota di sekitar datang ke Kota Jalrus untuk menyambut kedatangan Myro.
Dengan datangnya walikota dari berbagai daerah di sekitar Kota Jalrus, sebuah pesta yang cukup besar bisa diadakan menyambut kedatangan Myro.
Bukan hanya Myro yang mendapatkan pesta mewah, para penduduk Kota Jalrus ikut diperbolehkan mengambil makanan yang ada di pesta.
Sedangkan biaya pesta, para pejabat dan walikota yang datang jauh lebih makmur daripada walikota Kota Jalrus, jadi mereka adalah orang-orang yang membiayai pesta.
Mereka juga tidak menolak membayar pesta, bagaimanapun mereka berada di posisi mereka sekarang dan menghasilkan banyak uang akibat pilihan Myro, oleh karena itu mereka harus membuat Myro senang agar jabatan mereka tidak berubah.
Ketika pesta selesai dan semua orang kembali menuju kamar masing-masing yang telah disiapkan walikota Jalrus, Myro diam-diam bertemu bersama Ren dan Yorou.
Ren dan Yorou sudah duduk di kursi sekitar meja yang ada pada kamar tidur Myro, mereka sama sekali tidak berdiri hormat menyambut kedatangan Myro yang sangat aneh.
Saat Myro mendekat, ia berkata "Rencana hari ini berjalan sesuai rencana, besok kita akan bertindak sesuai aturan sebelumnya yaitu berkeliling kota bersama semua pejabat dan walikota yang hadir ke Kota Jalrus. Ingat baik-baik, tujuan kita adalah menjadi Tuan Myro, Nona Ren dan Tuan Yorou, jangan sampai ada seorangpun yang mengetahui penyamaran kita. Sebagai anggota markas, tunjukkan kemampuan kita kepada tuan!".
Ren dan Yorou berdiri sambil memberi hormat juga "Semuanya untuk Tuan Myro!".
...----------------...
Kota yang berada di samping Kota Jalrus dan terkenal dengan kemakmuran wilayahnya disebut sebagai Kota Rumerk. Setiap hari, pedagang dari provinsi Kemenangan dan Provinsi Utara akan saling melewati wilayah ini supaya dapat berdagang ke provinsi lain, jadi banyak sekali pajak yang didapatkan pemerintah Kota Rumerk dari pedagang yang lewat.
__ADS_1
Di sebuah penginapan kecil Kota Rumerk yang tidak menarik perhatian siapapun, sosok 3 orang sedang berkumpul di sebuah ruangan sambil mendiskusikan sesuatu.
Seorang pria muda berdiri di depan jendela sambil mengamati Kota Rumerk yang tetap ramai pada malam hari sedangkan 2 orang di belakangnya adalah seorang wanita muda dan seorang pria dewasa.
Apabila ada para petinggi atau pejabat di wilayah Provinsi Kemenangan melihat 3 orang itu, mereka pasti terkejut hingga hampir tidak percaya sebab Myro seharusnya berada di Kota Jalrus, bagaimana mungkin ia sekarang berdiri di penginapan Kota Rumerk.
Myro yang sedang menatap jendela menghela nafas "Kota Rumerk memang sangat hidup sebagai kota perbatasan, walaupun belum semaju Kota Loth, tapi Kota Rumerk bukan ibukota provinsi. Nampaknya penghasilan dari pajak pedagang tidak rendah, kehidupan penduduk disini memang menjadi semakin makmur".
Yorou di belakang Myro berkata penuh khawatir "Tuan, apakah tidak masalah bergerak ke kota lain tanpa banyak pengawal? Meskipun aku mampu melindungi tuan, tapi untuk berjaga-jaga, bukankah semakin banyak pengawal akan semakin baik?".
Myro menggelengkan kepalanya "Yorou, kalau aku membawa ratusan hingga ribuan pengawal, apakah para pejabat dan walikota di daerah sekitar tidak akan menyadarinya? Jangan lupa, tujuan kita datang kesini adalah mengawasi Kota Rumerk secara rahasia sedangkan 3 diri kita yang palsu di Kota Jalrus, mereka merupakan pengalih perhatian. Dengan adanya Myro palsu yang menarik perhatian, semua pejabat dan walikota Kota Rumerk tidak ada disini yang membuat kita lebih mudah mengawasi seluruh kota".
Melihat Yorou berusaha membujuk Myro lagi, Ren ikut angkat berbicara "Paman Yorou, apa yang dikatakan tuan benar! Selain itu, cara melakukan pemeriksaan terbaik terhadap suatu kota adalah dengan merahasiakan kunjungan yang kita lakukan. Jika walikota Kota Rumerk mengetahui kedatangan tuan, ia pasti menutupi semua kelemahan Kota Rumerk secepat mungkin. Belum lagi tujuan kita datang kesini sesuai laporan yang diterima Feld, ada beberapa tindakan gelap antara pejabat kota dan pedagang besar di Kota Rumerk".
Karena Ren ikut membujuknya, Yorou tidak mengatakan lebih banyak lagi dan hanya membungkuk kepada Myro "Selama pengawasan rahasia yang tuan lakukan, Yorou pasti melindungi tuan sekuat tenaga meskipun berarti harus kehilangan hidupnya".
"Kau tidak perlu khawatir", kata Myro tersenyum "Seharusnya tidak ada banyak orang yang mengenal wajahku di Kota Rumerk, apalagi sebagian besar pejabat yang mengenal wajahku pasti telah pergi menuju Kota Jalrus. Sedangkan orang yang mengetahui kedatanganku ke Kota Rumerk hanya Yorou, Ren, Lana dan Feld, bagaimana mungkin orang lain mengetahui kedatanganku kesini dan mengirim pembunuh? Jadi besok kita tidak berperang, melainkan cuma mengamati kota sambil mencari nafas dari sibuk bekerja selama seminggu".
"Apa yang tuan katakan benar! Paman Yorou, aku juga berada disini sehingga dengan keberadaan kita, tidak ada masalah terhadap perlindungan tuan", kata Ren.
Yorou mengangguk, apabila tidak ada orang lain yang mengetahui kedatangan Myro kesini, maka tidak akan ada pembunuh atau orang kuat yang dikirim untuk membunuh Myro.
__ADS_1
Kalau begitu, perjalanan besok seharusnya tidak mengalami masalah apapun. Walaupun tidak perlu khawatir lagi, Yorou tidak akan menurunkan penjagaannya sebab hidup dan mati Myro sangat penting. Ia tidak akan lengah sedikitpun jika itu masalah hidup Myro.
Myro yang sedang menatap jalan Kota Rumerk segera tersenyum "Besok, ayo kita lihat! Apakah kota makmur yang bersinar terang bahkan pada malam hari ini benar-benar mempunyai sisi gelap atau laporan yang diterima Feld hanya laporan palsu?".
...----------------...
Keesokan paginya, Myro bersama Ren dan Yorou palsu mulai membawa-bawa pejabat dan walikota berkeliling untuk memeriksa Kota Jalrus.
Selama ada pejabat atau walikota yang berusaha pergi kembali ke kotanya, Myro palsu pasti menghentikannya.
Lagipula tujuan ia menyamar menjadi Myro palsu adalah mengalihkan perhatian para petinggi dan walikota ini selama Myro melakukan pemeriksaan, jangan biarkan mereka pergi paling tidak sampai 2 hari ke depan.
Di bawah ajakan Myro palsu, tidak ada seorangpun pejabat atau walikota yang berani menolak agar tetap tinggal.
Bagaimanapun Myro adalah atasan langsung mereka, apabila Myro tidak senang, jabatan mereka dapat dilepaskan kapanpun.
Oleh karena itu, semua orang tetap tinggal dan berjalan-jalan dengan Myro palsu.
Di sisi lain, Myro asli telah pergi dari penginapan mereka kemarin bersama Ren serta Yorou yang asli.
Walaupun mereka tidak menggunakan topeng yang menyembunyikan wajah mereka sebab sebagian besar penduduk pasti tidak mengenali Myro, kecuali penduduk di Kota Loth yang sebagian besar pernah melihat wajah Myro.
__ADS_1
Tetapi Myro dan yang lainnya masih menggunakan jubah yang menutupi sebagian besar wajah mereka agar kemungkinan ditemukan menjadi semakin kecil.