
Kota Rayde merupakan sebuah kota besar di Kerajaan Azeroth, walaupun masih kalah daripada Ibukota Kerajaan Azeroth tetapi dari segi ukuran dan kekuatan, Kota Rayde bisa berada di posisi 5 besar sebagai kota terbesar di Kerajaan Azeroth.
Ada beberapa alasan kenapa Kota Rayde menjadi sangat makmur, tetapi alasan utamanya yaitu Kota Rayde tidak terlalu jauh dari Ibukota Kerajaan Azeroth serta posisinya yang strategis sehingga menjadi tempat beristirahat bagi para pedagang di wilayah utara Kerajaan Azeroth yang berusaha pergi ke ibukota atau kota-kota di sisi timur, barat dan selatan kerajaan.
Nama Kota Rayde berasal dari pemimpin kota tersebut yaitu Grand Duke Rayde, sosok pahlawan Kerajaan Azeroth di masa lalu.
Berdasarkan legenda yang ada, Grand Duke Rayde dulunya adalah sosok seorang jendral yang menemani Raja Azeroth I melawan seluruh kerajaan lain sampai membentuk Kerajaan Azeroth paling awal.
Karena rasa terima kasih Raja Azeroth I terhadap temannya, Jendral Rayde yang telah bertarung bersamanya melewati ratusan medan perang sampai hampir mati berkali-kali untuk melindungi sang raja. Raja Azeroth I mengangkat Jendral Rayde sebagai Grand Duke, sampai sekarang Keluarga Rayde tetap bertahan sebagai bangsawan berpengaruh di seluruh Kerajaan Azeroth.
Bahkan menurut beberapa orang, selama seluruh Grand Duke bergabung, mereka dapat menurunkan raja sekalipun.
Saat ini sebuah kereta kuda melewati Kota Rayde yang makmur, kereta kuda ini memiliki 100 pengawal bersenjata lengkap serta seorang pria yang menjadi kusir kuda.
Di kereta kuda tersebut, Myro dan Ren duduk disana sambil mengamati kemakmuran Kota Rayde melalui jendela kereta.
Meskipun Kota Rayde tidak sebesar ibukota Kerajaan Azeroth yang pernah Myro lihat sebelumnya, tetapi Myro merasa Kota Rayde jauh terlihat lebih hidup.
Kenapa Myro berpendapat seperti itu? Alasannya tidak lain di sepanjang jalan ke kota ini, Myro menemukan banyak sekali karavan pedagang yang bergegas juga menuju Kota Rayde.
Bukan hanya itu, di jalan-jalan Kota Rayde terdapat banyak sekali toko dan orang-orang yang lewat penuh senyum di wajah mereka. Apabila di Kota Loth, keadaan seperti di Kota Rayde sekarang hanya terjadi ketika ada suatu acara besar atau festival.
"Tuan, kemana kita pergi berikutnya?", tanya Yorou yang sedang mengendalikan kuda.
Pada awalnya mereka dihentikan oleh penjaga di gerbang kota, bagaimanapun Myro membawa 100 pasukan sehingga harus diperiksa lebih dulu sebelum diizinkan melewati gerbang kita.
__ADS_1
Namun setelah menunjukkan undangan dari Carla, para prajurit yang menjaga gerbang kota tidak berani menghentikan mereka lagi.
"Pergi ke Penginapan Rayde! Sebagai tamu undangan, Grand Duke Rayde telah menyiapkan penginapan untuk kita", kata Myro yang mengingat undangan dari Carla mencatat masalah tempat tinggal para tamu selama berada di Kota Rayde.
"Penginapan Rayde? Baiklah, aku mengerti", kata Yorou yang memberitahu muridnya untuk bertanya kepada para penjaga gerbang.
Saat sudah mengetahui lokasi Penginapan Rayde, kereta kuda Myro kembali bergerak.
Myro yang berada di atas kereta kuda tiba-tiba menyadari sebuah keanehan dibalik senyuman para penduduk Kota Rayde, Ren yang sudah menyadari itu dari tadi langsung berkata "Tuan, penduduk di kota ini memang tersenyum, tapi ada perbedaan pada senyuman mereka".
"Kau benar!", kata Myro "Dibalik senyuman mereka aku merasakan kekhawatiran yang tidak terlihat".
"Kemungkinan besar berita tentang pemberontakan Torte telah diketahui oleh semua penduduk di wilayah Grand Duke Rayde juga, tidak aneh mereka merasa khawatir", kata Ren setuju.
Ren tidak berbicara apapun mengenai pendapat Myro barusan, lagipula Ren tidak berhak menentukan apakah harus bekerja sama dengan Carla atau tidak. Orang yang menentukan yaitu Myro, tugas Ren hanya memberi saran sedangkan Myro merupakan orang yang menentukan jalan mereka.
...----------------...
3 hari kemudian, Kota Rayde yang sebelumnya dipenuhi kekhawatiran segera melupakan kekhawatiran mereka paling tidak untuk hari ini sebab semua orang di kota tahu bahwa sekarang adalah hari ulang tahun anak perempuan Carla, Rilia.
Pada malam hari, villa terbesar di Kota Rayde bersinar terang. Ratusan kereta kuda bergegas menuju villa tersebut, setiap orang yang turun dari kereta kuda pasti memakai pakaian mewah atau baju istirahat seorang prajurit seperti baju zirah besi ringan.
Tetapi setiap orang yang turun dari kereta kuda mereka pasti memiliki aura yang kuat, aura yang berasal dari orang-orang yang berpengaruh di Kerajaan Azeroth.
Setiap orang yang datang ke pesta ini pasti berasal dari latar belakang besar, baik itu bangsawan, pejabat politik ataupun militer.
__ADS_1
Meskipun pesta kali ini merupakan pesta seorang anak berusia 10 tahun, para pejabat dan bangsawan yang ada di Kerajaan Azeroth tetap datang sebab mereka tahu seberapa menakutkannya kekuatan Carla di Kerajaan Azeroth.
Perlahan-lahan kereta kuda Myro juga datang, ia tidak membawa pengawal apapun kecuali Yorou dan Ren.
Lebih tepatnya, keberadaan Yorou lebih dari cukup melindungi Myro di pesta.
Myro turun dari kereta kuda dengan baju zirah besi ringan berwarna perak, ia sekarang adalah gubernur militer sehingga Myro juga merupakan bagian dari pejabat militer Kerajaan Azeroth, oleh karena itu Myro dapat menggunakan baju besi perak yang mewakili identitasnya sebagai bangsawan dan pejabat militer.
Setelah turun dari kereta, Myro mengulurkan tangannya kepada Ren yang baru akan turun.
Ketika Myro dan Ren turun, mata semua orang di sekitar langsung tertarik kepada mereka.
Meskipun Myro belum berusia 17 tahun, tapi wajah Myro cukup tampan untuk menarik perhatian banyak wanita.
Belum lagi aura di sekitar Myro yang ditempat melalui medan perang dan mengelola wilayah selama beberapa tahun sejak menjadi bangsawan, jadi Myro terlihat lebih dewasa daripada orang-orang lainnya. Apabila seseorang baru bertemu Myro, mereka mungkin berpikir Myro berusia 20 tahunan.
Ren ikut menyesuaikan pakaiannya, ia sekarang tidak menggunakan pakaian yang sering ia gunakan melainkan Ren memakai sebuah gaun berwarna hitam yang berkilauan seperti langit malam berbintang.
Pakaiannya memang berubah menyesuaikan keadaan pesta, tapi Ren tetap membawa kipas lipat miliknya sebab itu adalah senjata Ren.
"Tuan, aku sudah meletakkan kereta kuda kita, sekarang kita bisa pergi", kata Yorou yang bergegas menuju Myro, ia harus meletakkan kereta kuda Myro lebih dulu supaya tidak menganggu jalan kereta kuda lain yang datang.
Ketika Myro mengangguk dan mereka berencana pergi, sebuah suara seorang pria menarik perhatian mereka "Earl Myro, terima kasih karena telah datang ke pesta ulang tahun adikku!".
Myro, Ren dan Yorou menatap ke arah suara tersebut untuk menemukan Loir adalah orang yang memanggil mereka.
__ADS_1