
"Bertahan! Jangan biarkan seorangpun musuh baik ke atas tembok kota!".
Teriakan terus terdengar di tembok Kota Rorec selama 2 hari ini, puluhan ribu pasukan terus mencoba menyerang Kota Rorec baik itu pagi ataupun siang, mereka hanya berhenti menyerang saat malam hari dimana pasukan musuh harus beristirahat.
Di atas tembok kota, Aclan sedang berdiri sambil memegang pedangnya yang dipenuhi oleh darah. Bukan hanya itu, bahkan ada banyak jejak darah pada wajah Aclan yang menunjukkan seberapa hebat pertarungannya selama beberapa hari ini.
Aclan mengangkat kepalanya untuk melihat ribuan pasukan yang ia miliki terus berusaha mempertahankan tembok kota, mereka terus menembakkan panah yang dibuat oleh Tron tanpa henti.
Selain panah, para pasukan juga membawa pedang, perisai ataupun tombak mereka untuk menjatuhkan kembali pasukan yang mulai naik ke atas tembok kota.
Saat ini, puluhan ribu pasukan musuh terus mencoba naik ke atas tembok Kota Rorec.
Pasukan Kerajaan Orc-Goblin terus mengirim para goblin yang merupakan prajurit paling lemah dan banyak miliki mereka untuk menyerang, sedangkan para Kavaleri Serigala serta prajurit Orc yang lebih elit berdiri menonton di belakang.
Aclan tidak terkejut terhadap hal ini sebab Kerajaan Orc-Goblin adalah kerajaan yang sangat mementingkan kekuatan, status seseorang ditentukan oleh kekuatan yang mereka miliki.
Jadi pasukan Kavaleri Serigala memiliki status tertinggi di antara para pasukan ini, lalu diikuti pasukan Orc dan yang terlemah yaitu para goblin.
__ADS_1
Sebagai yang terlemah, goblin hanya bisa mengikuti perkataan para Orc dan Kavaleri Serigala agar maju ke depan menyerang Kota Rorec lebih dulu serta mati.
Tujuan mereka yaitu menilai seberapa besar kekuatan pertahanan Kota Rorec, selama mereka menemukan kelemahan dari kota yang mereka serang maka saat itu juga mereka akan menyerang.
Sedangkan hidup dan mati ribuan goblin ini, mereka sama sekali tidak peduli. Di mata mereka, kematian ribuan orang yang lemah jauh lebih baik daripada kematian 1 orang yang kuat.
Fred yang baru membunuh seorang goblin yang mencoba naik ke atas tembok kota mendekati Aclan "Kapten, sepertinya semua berjalan sesuai rencana. Setelah mengetahui bahwa pertahanan Kota Rorec sangat kuat hingga tidak bisa mengalahkannya, mereka pasti mencari target yang lain. Para Kavaleri Serigala itu pasti akan melewati kota kita dan menyerang Kota Loth ataupun Kota Vendes, ini semua sama seperti yang kapten rencana. Tapi kapten, apakah tuan bisa mengerti dengan apa yang kapten rencanakan?".
"Selama tuan mengerti, ia bisa menyiapkan serangan tersembunyi bagi Kavaleri Serigala yang datang dan membunuh mereka semua. Namun, apabila tuan tidak bersiap tepat waktu, ada kemungkinan Kavaleri Serigala memberikan kerugian besar pada tuan ataupun Kota Rorec".
Aclan menatap ke arah pasukan Kerajaan Orc-Goblin sebelum berkata dengan tegas "Jangan khawatir, tuan pasti memahami rencana kita yang berusaha memisahkan pasukan musuh. Jika melawan 10.000 pasukan secara langsung, maka sangat sulit untuk menang. Tapi selama pasukan musuh dibagi menjadi beberapa bagian, sangat mudah mengalahkan mereka. Aku yakin tuan akan menyadari rencana milikku ini, bagaimanapun disana terdapat Nona Ren. Dengan kecerdasan milik Nona Ren, hampir tidak mungkin baginya untuk tidak menyadari rencana yang sudah aku buat".
"Mereka tidak bisa mundur", kata Aclan penuh percaya diri "Fred, apakah kau tahu alasan Kerajaan Orc-Goblin menyerang? Mereka pasti tidak berpikir untuk merebut Kerajaan Azeroth, dengan pasukan mereka maka Kerajaan Orc-Goblin sama sekali bukan lawan Kerajaan Azeroth".
Fred bertanya penuh rasa penasaran "Lalu, apa tujuan mereka? Apabila mereka tidak berusaha untuk merebut wilayah Kerajaan Azeroth, apalagi yang bisa menjadi tujuan mereka".
"Makanan!", kata Aclan tegas "Aku sudah bertanya dari pasukan yang menjaga Kota Rorec sejak puluhan tahun yang lalu bahwa Kerajaan Orc-Goblin memang selalu melakukan penyerangan terhadap Kerajaan Kavaleri setiap 10 tahun sekali. Alasannya, setiap 10 tahun sekali, para Orc akan mengalami kelaparan yang sangat besar hingga membutuhkan banyak sekali makanan".
__ADS_1
"Tetapi mereka tinggal di wilayah es dimana makanan sangat sulit ditemukan, oleh karena itu akan ada banyak orc yang mati kelaparan apabila mereka tidak bisa menemukan makanan pengganti. Alasan ini yang membuat mereka melakukan penyerangan terhadap wilayah manusia, bagi para Orc, kita adalah makanan mereka!".
"Tunggu, para Orc itu memakan manusia?", tanya Fred terkejut "Aku pikir mereka menyerang kita untuk berusaha mengambil makanan kita, ternyata makanan yang mereka butuhkan bukanlah makanan yang kita simpan, melainkan mereka memakan manusia itu sendiri. Kapten, kita tidak boleh kalah!".
"Aku sudah mengatakan dari awal bukan bahwa aku akan membawa kemenangan untuk kalian", kata Aclan percaya diri "Pasukan musuh tidak bisa mundur kecuali mereka menangkap manusia yang cukup untuk dijadikan sebagai makanan, jadi ketika mereka mengetahui bahwa mereka tidak bisa mengalahkan Kota Rorec maka mereka pasti memutuskan menyerang kota yang lain. Mereka sama sekali tidak peduli terhadap wilayah apa yang mereka serang, apa yang mereka pedulikan yaitu menangkap manusia sebanyak mungkin sebagai ganti makanan! Mereka berpikir bahwa Kota Rorec sudah berubah dan memiliki pertahanan yang kuat, tapi ada kemungkinan bahwa Kota Loth dan Kota Vendes masih sangat lemah seperti saat Keluarga Noem masih memimpin sehingga mereka akan mengirim Kavaleri Serigala untuk mencoba menangkap manusia disana. Jika mereka tidak menangkap manusia yang cukup, banyak orang akan mati kelaparan, oleh karena itu mereka tidak bisa mundur".
Fred sekarang benar-benar mengerti alasan kenapa Aclan sangat percaya diri bahwa Kavaleri Serigala, ternyata mereka membutuhkan manusia sebanyak mungkin agar bisa dijadikan sebagai makanan.
Ketika Fred berencana mengatakan sesuatu lagi, para prajurit di sekitarnya mulai berteriak yang menarik perhatian Aclan dan Fred.
Aclan menatap kembali menuju tempat dimana pasukan Kerajaan Orc-Goblin berkumpul sambil berkata "Apa yang terjadi? Kenapa kalian semua berteriak--".
Aclan berhenti bertanya sebab ia mengetahui alasan para prajurit di sekitarnya berteriak yaitu Kavaleri Serigala di kamp milik musuh sudah bergerak, 1000 Kavaleri Serigala berbaris dengan tertib sambil mengarah menuju Kota Rorec, meskipun Aclan tahu bahwa tujuan mereka adalah kota di belakang Kota Rorec.
Melihat gerakan Kavaleri Serigala, Fred tersenyum "Kapten, mereka akhirnya bergerak seperti yang anda pikirkan".
Aclan mengangguk lalu berteriak "Seluruh pasukan, jangan panik! Kalian tidak perlu memperdulikan Kavaleri Serigala, tujuan kalian hanya membunuh pasukan goblin musuh sebanyak mungkin!".
__ADS_1
Walaupun merasa aneh terhadap tugas yang diberikan Aclan, semua pasukan mengangguk tanpa bertanya lebih banyak lagi.
Bagaimanapun mereka sudah bersama Aclan di kota ini selama beberapa tahun dan melihat kekuatannya sendiri, oleh karena itu mereka sangat mempercayai Aclan.