PERJUANGAN MENJADI RAJA

PERJUANGAN MENJADI RAJA
BAB 261 : MEREKA BERANI MENYERANG KITA?


__ADS_3

Kota Herisen merupakan kota perbatasan yang dimiliki Myro dengan Kerajaan Orc-Goblin, dulunya kota ini cuma sebuah kota kecil yang tidak penting bagi Kerajaan Orc-Goblin.


Namun sejak Myro mengambil alih kekuasaan di Kota Herisen, ia mengubah seluruh kota menjadi seperti sebuah benteng besar.


Kota Herisen sekarang mempunyai tembok kota batu setinggi 10 meter yang menjaga kota dari Kerajaan Orc-Goblin.


Beberapa penduduk di Kota Herisen khawatir, mereka tahu perang akan tiba sebentar lagi.


Apa yang membuat mereka lebih khawatir yaitu gerakan aneh yang dilakukan Myro, ia membiarkan semua penduduk Kota Herisen memilih apakah harus tinggal di kota atau pergi ke kota Myro yang lain.


Selain itu, semua manusia yang baru tinggal di Kota Herisen dipindahkan menuju kota-kota lain milik Myro. Bahkan manusia di 5 kota yang dulunya milik Kerajaan Orc-Goblin dan dekat dengan Kota Herisen, semuanya dipindahkan lagi oleh Myro.


Beberapa Orc dan Goblin memutuskan pindah hingga perang selesai, tapi ada beberapa penduduk yang keras kepala dan memutuskan untuk tinggal.


Myro tidak menghentikan mereka, bagaimanapun beberapa Orc atau Goblin telah tinggal di Kota Herisen sejak lama, mereka tidak bisa meninggalkan kota ini dengan mudah.


200.000 pasukan telah berbaris di sekitar Kota Herisen, karena jumlah mereka yang terlalu besar, prajurit harus membuat perkemahan di dekat kota.


Bagaimanapun barak di kota hanya bisa menjadi tempat tinggal bagi 10.000 prajurit sebab Kota Herisen bukan sebuah kota yang besar, oleh karena itu mereka harus membangun perkemahan mereka sendiri.


Myro berada di atas tembok Kota Herisen, ia mengamati kota yang menjadi diam, lebih tepatnya penduduk tahu perang akan segera tiba yang membuat semua orang menghentikan pekerjaan mereka sehari-hari.


Ketika Myro sibuk mengamati kota bersama Ren dan Yorou, Retya berjalan mendekati Myro sambil memberi hormat "Tuan, semuanya telah tiba disini! Aclan, Fred, Garwein, Gladius, Taredo, Jendral Herfu, semua orang sudah menerima panggilan tuan dan tiba di Kota Herisen! Selama tuan setuju, 200.000 pasukan siap bergerak kapanpun!".


Sebelum Myro selesai mengatakan apapun, seorang pria tua seperti berusia 70 tahun mendekati Myro.

__ADS_1


Seluruh rambutnya berwarna putih, bahkan ia kesulitan berjalan dan harus memakai tongkat kayu sebagai bantuan.


Melihat pria tua tersebut, Yorou dan Retya memegang senjata mereka secepat mungkin. Di antara semua orang, Ren tetap diam seakan-akan keberadaan pria tua ini tidak mengejutkan.


Alasan Retya dan Yorou berhati-hati adalah mereka sama sekali tidak menyadari, sejak kapan pria tua ini mendekati mereka. Padahal mereka merupakan jendral di medan perang yang mempunyai kemampuan deteksi tajam, setiap kali ada orang yang mendekati mereka maka Yorou dan Retya pasti menyadarinya.


"Turunkan senjata kalian, ia bukan musuh melainkan 7 pemimpin dari markas", kata Myro melambaikan tangannya yang membuat Retya dan Yorou menurunkan senjata mereka "1000 wajah, bagaimana keadaannya? Apakah semuanya berjalan sesuai rencana?".


Pria tua yang datang mendekati Myro adalah 1 dari 7 pemimpin markas terbaru, 1000 wajah.


Di antara semua orang, identitas 1000 wajah merupakan yang paling sulit ditemukan pada markas.


Banyak orang tidak mengetahui apakah 1000 wajah adalah pria atau wanita, tua maupun muda, atau bagaimana tingginya.


Karena keahlian 1000 wajah yaitu mengubah bentuk tubuh dan wajahnya hingga tidak dikenali lagi. Ren sendiri belum pernah melihat identitas asli 1000 wajah, mungkin cuma Myro dan Lana yang pernah melihat secara langsung identitas asli 1000 wajah.


"Tuan, semuanya berjalan sesuai rencana! Orang yang memancing berpikir ikan sudah memakan umpan yang mereka berikan, tapi mereka sama sekali tidak tahu bahwa sejak awal, kita telah memberitahu agar ikan memakan umpan yang mereka berikan", kata 1000 wajah sambil membungkuk.


"Begitu, aku mengerti", kata Myro yang berhenti menatap Kota Herisen melainkan melihat langsung ke arah 1000 wajah "Bagaimana dengan pergerakan pasukan musuh? Apakah mereka mulai bertahan?".


1000 wajah menggelengkan kepalanya "Tidak, musuh membawa 100.000 pasukan mereka secara langsung untuk menyerang Kota Herisen, Jendral Guliger merupakan orang yang memimpin serangan".


Mendengar laporan tersebut, Myro sedikit kaget "Mereka berani menyerang kita? Walaupun mereka telah membuat rencana sebelumnya, tapi aku tidak pernah berpikir mereka akan begitu percaya diri hingga berani menyerang kita. Padahal aku sudah siap menyerang benteng mereka apabila musuh memilih bertahan, nampaknya aku tidak perlu repot-repot lagi menghadapi musuh yang bertahan di benteng".


Ren yang ada di belakang Myro tersenyum "Tuan, aku rasa mereka mencoba mengalihkan perhatian tuan! Selama tuan bertarung melawan pasukan Guliger, mereka akan mulai menjalankan rencana asli mereka!".

__ADS_1


"Kau benar", kata Myro berpikir sebentar "Siapkan seluruh pasukan, sekalipun aku tahu musuh berusaha mengalihkan perhatianku, aku tidak keberatan! Biarkan mereka berpikir kemenangan sudah ada di depan mata, padahal kita tetap akan menjadi pemenang di akhir! Kita tidak akan bertarung di Kota Herisen, biarkan 2 pasukan kita saling berhadapan langsung di medan perang. Ayo tunjukkan kepada musuh, pasukan elit yang sudah kita latih selama bertahun-tahun berbeda dari pasukan baru milik mereka!".


"Baik, tuan!", jawab semua orang tegas, mereka mulai pergi melakukan tugas masing-masing sesuai apa yang Myro katakan.


...----------------...


200.000 pasukan Myro yang berdiri diam pada Kota Herisen mulai bergerak, bendera Kerajaan Azeroth, bendera pasukan perbatasan utara Herfu, dan bendera Count Kemenangan milik Myro terdapat hampir di setiap sudut pasukan.


Di lapangan rumput yang luas, dekat dengan Kota Herisen.


200.000 pasukan Myro berhadapan langsung dengan 150.000 pasukan Kerajaan Orc-Goblin.


Kenapa jumlah musuh tiba-tiba bertambah menjadi 50.000? Alasannya Kerajaan Orc-Goblin mempersenjatai 50.000 penduduk mereka tanpa pelatihan apapun.


Oleh karena itu, mereka hanya 50.000 penduduk yang memegang senjata, tanpa pernah berperang, membunuh atau mungkin bertarung sekalipun.


Kerajaan Orc-Goblin berada di posisi krisis, jadi mereka menggunakan 50.000 penduduk sebagai tameng di barisan depan.


Melihat 50.000 penduduk yang digunakan sebagai tameng sebagian besar adalah Goblin, wajah Myro menjadi sedikit suram.


Bagaimanapun Orc di kerajaan musuh selalu merasa diri mereka lebih tinggi daripada Goblin, karena hal tersebut, mereka boleh menggunakan Goblin sebagai tameng untuk menahan serangan musuh sedangkan Orc tidak boleh.


Orang yang memimpin serangan dari barisan tengah pasukan Myro merupakan Retya, ia membawa 50.000 Pasukan Kemenangan bersamanya di bagian tengah.


Myro berada tepat dibarisan belakang pasukan Retya bersama Ren serta Yorou, ia bertugas sebagai pusat komando seluruh pasukan.

__ADS_1


Bagaimanapun Myro harus mengendalikan 200.000 pasukan, jadi ia harus berada di posisi pusat komando agar pasukan tidak menjadi kacau.


__ADS_2