PERJUANGAN MENJADI RAJA

PERJUANGAN MENJADI RAJA
BAB 294 : MENYERBU PENGEPUNGAN


__ADS_3

Mendengar perkataan Kelrun, prajurit itu sama sekali tidak terkejut.


Bukan hanya dirinya, hampir semua prajurit di atas tembok kota tersenyum.


Semua prajurit di Kota Fargan adalah 100.000 pasukan elit milik Kelrun, mereka telah mengikuti Kelrun selama bertahun-tahun.


Bahkan sebagian besar alasan mereka tetap bertahan menjadi prajurit perbatasan yaitu kesetiaan mereka kepada Kelrun, jika bukan karena keberadaan Kelrun disini, mereka mungkin lebih memilih bekerja sebagai prajurit elit ibukota atau posisi lainnya yang mendapatkan banyak uang.


Tetapi mereka semua bertahan di daerah perbatasan yang penuh resiko serta kematian, alasannya mereka menghormati sosok jendral mereka, Kelrun.


Oleh karena itu, tidak ada seorangpun yang kaget atas keputusan Kelrun untuk bertarung sampai akhir.


Wajah semua prajurit tegas tanpa ketakutan sedikitpun, mereka mengangkat pedang mereka sambil berteriak "Izinkan kami mengikuti jendral sampai akhir!".


Melihat semangat prajurit di sekitarnya, Kelrun tidak bisa untuk tidak tersenyum "Kalian benar-benar prajurit yang bodoh sebab tidak ragu untuk mengikuti jendral kalian bertarung sampai mati! Meskipun begitu, aku sangat senang memiliki pasukan bodoh seperti kalian! Semua pasukan bersiap, kita akan membuka gerbang kota dan memulai peperangan! Kita mungkin bisa bertahan lebih lama kalau memakai gerbang Kota Fargan sebagai tameng untuk menahan musuh, tapi hal tersebut akan membuat penduduk kota ikut ke perang ini! Mereka hanya penduduk tidak bersalah, kita tidak harus membuat mereka terbawa menuju peperangan kita dan mati! Jangan sampai seorangpun penduduk yang tidak bersalah menjadi korban!".


"Aku tidak akan membawa kalian semua mati bersamaku, tujuan kita adalah Kerajaan Azeroth! Siapapun yang berhasil melewati pengepungan musuh, maka jangan kembali lagi untuk membantu rekan kalian yang terjebak pengepungan! Semuanya bergegas menuju Kerajaan Azeroth memakai kecepatan tercepat! Apakah kalian mengerti?".


Semua prajurit menatap Kelrun dengan tegas "Jendral, kami mengerti!".


"Bagus! Kalau begitu persiapkan kuda kalian, kita akan berangkat!", kata Kelrun tersenyum.

__ADS_1


...----------------...


300.000 pasukan Raja Diamant I yang mengepung Kota Fargan dipimpin oleh 2 dari 7 jendral utama milik Raja Diamant.


Walaupun nama 7 jendral belum terkenal, tapi alasan mereka tidak terkenal di Kerajaan Azeroth bukan karena mereka lemah melainkan Raja Diamant yang memutuskan merahasiakan keberadaan mereka.


Paling tidak ketika Raja Azeroth V masih hidup, ia tidak berani menunjukkan 7 jendral terkuatnya agar tidak terjadi masalah apapun. Lagipula ayahnya sangat berhati-hati, jika mengetahui pangeran ke 7 mempunyai 7 jendral yang hebat maka Raja Azeroth V pasti tidak akan duduk diam.


Oleh karena itu, setelah Raja Azeroth V tidak ada lagi, sosok 7 jendral milik Raja Diamant I dapat muncul.


Sekarang, Raja Diamant 7 baru memanggil 2 dari 7 jendral miliknya. Sedangkan 5 jendral yang lain, mereka sibuk melatih pasukan bagi Raja Diamant.


2 jendral yang memimpin 300.000 pasukan Raja Diamant I sedang berada di tenda utama pada kamp seluruh pasukan, lebih tepatnya mereka berada di tenda komando.


Di antara 2 jendral tersebut, terdapat seorang pria kurus dengan rambut hitam panjang dan mata hitam yang gelap. Ia hanya setinggi 1,5 meter yang jauh dari jendral di sampingnya, tapi siapapun yang berani meremehkan pria ini pasti menyesal sebab ia adalah 1 dari 7 jendral Raja Diamant I, Jendral Busur Langit, Ferta.


Pada sisi kanan Ferta adalah seorang pria setinggi 2 meter dengan tubuh besar layaknya beruang, seluruh tubuhnya dipenuhi otot yang terlihat seperti perunggu.


Ia sama sekali tidak memakai baju besi apapun sebab pertahanan ototnya yang kuat, selain itu pria ini memiliki kemampuan khusus tubuh besi sehingga ia sangat percaya diri terhadap pertahanan yang dimiliknya.


Bahkan ketika bertarung, ia tidak menggunakan senjata apapun melainkan hanya bertarung memakai tinjunya, pria itu tidak lain adalah Jendral Beruang Besi, Sordas.

__ADS_1


Mereka semua berkumpul di tenda komando untuk membahas rencana penyerangan Kota Fargan untuk mengalahkan Kelrun.


Sordas memukul meja dengan marah "Kenapa harus repot-repot berpikir? Apabila kita berencana mengalahkan musuh, kita hanya perlu menyerangnya! Selama tinju kita lebih kuat, kita pasti menang. Tapi kalau tinju kita lebih lemah, maka kita pasti kalah! Tidak perlu strategi apapun yang membuang-buang waktu!".


Semua orang di tenda komando tidak bisa berkata-kata, pengikut Sordas sendiri menjadi terdiam.


Mereka tahu Sordas bukan orang yang banyak berpikir, saat ia menemukan musuh, Sordas akan menyerang secara langsung tanpa harus berpikir terlalu banyak.


Tetapi lawan mereka merupakan jendral perbatasan barat Kerajaan Azeroth yang terkenal, bukan sembarangan musuh. Oleh karena itu, strategi diperlukan.


Namun yang mengejutkan semua orang, Ferta yang sedang berpikir ikut mengangguk "Apa yang Sordas katakan mungkin tidak salah! Walaupun Kelrun hebat, jumlah makanan di Kota Fargan sangat terbatas. Untuk memberi makan 100.000 pasukan, Fargan membutuhkan banyak makanan setiap harinya. Tetapi karena kita yang mengepung Kota Fargan, pedagang tidak berani datang kesini untuk menjual makanan dan penduduk tidak bisa pergi ke ladang supaya dapat menyiapkan makanan".


"Berarti mereka paling lama cuma mampu bertahan selama 4 hari di Kota Fargan sebelum kehabisan makanan. Saat makanan mereka habis, mereka tidak memiliki pilihan lain kecuali membuka gerbang kota dan melawan kita atau mereka akan mati kelaparan! Jadi kita tidak perlu strategi apapun, kita hanya perlu menunggu mereka kehabisan makanan sebelum memutuskan membuka gerbang kota".


Semua orang kaget terhadap rencana Ferta dan merasa apa yang ia katakan benar, mereka sekarang mengerti kenapa Raja Diamant I mengirim Ferta bersama Sordas.


Raja pasti menyadari Sordas yang kuat tapi tidak ahli membuat strategi, oleh karena itu Ferta menemaninya supaya tidak terjadi masalah apapun.


Sordas menatap Ferta penuh kebingungan "Bagaimana kau yakin mereka akan kehabisan makanan? Mungkin Kelrun dan pasukannya telah menyimpan banyak makanan untuk beberapa bulan sebelum kita mengepung Kota Fargan bukan?".


"Memang ada kemungkinan tersebut, tapi kau melupakan sesuatu yang penting", kata Ferta percaya diri "Kematian Raja Azeroth V terlalu tiba-tiba, Kelrun pasti tidak pernah berpikir dengan waktu beberapa hari, ia akan mengalami pengepungan di Kota Fargan sehingga mereka seharusnya belum menyiapkan makanan apapun. Sekalipun mereka mulai menyiapkan makanan, siapa yang berani menjual makanan kepada mereka? Jangan lupa, seluruh kota dan pedagang di wilayah Kerajaan Azeroth merupakan sekutu Raja Diamant I! Menjual makanan kepada Kelrun tidak berbeda dari pengkhianatan, pedagang itu pasti tidak berani menjualnya yang berarti pasukan di Kota Fargan sama sekali tidak menyiapkan makanan apapun".

__ADS_1


Tiba-tiba seorang prajurit berlari ke tenda komando sambil berlutut "Berita terbaru! Gerbang Kota Fargan terbuka, Jendral Kelrun memimpin 100.000 pasukannya menyerbu pengepungan kita, mereka berusaha melarikan diri!".


Melihat semuanya berjalan sesuai rencana, Ferta menatap Sordas dengan senyum lebar "Lihat? Semuanya berjalan sesuai apa yang aku katakan, walaupun tindakan Kelrun membuka gerbang kota lebih cepat daripada apa yang aku katakan tadi, tapi pada akhirnya semuanya tetap terjadi sesuai rencana ku tadi".


__ADS_2