
Sebelumnya Tarka masih memiliki keraguan mengenai Myro, apakah Myro benar-benar orang yang sudah ia tunggu selama ini. Oleh karena itu sejak mendengar tentang keberhasilan Myro di banyak medan perang, Tarka memutuskan untuk pergi dan melihat Myro secara langsung apakah ia memang orang yang ditunggunya selama ini.
Tetapi sekarang semua keraguan Tarka sebelumnya menghilang, ia berjalan ke depan Myro dan berlutut tanpa ragu "Apa yang tuan katakan benar, Raja Azeroth V terlalu memihak pangeran ke 10, namun pangeran ke 10 tidak memiliki kecerdasan dan ketegasan sebagai seorang raja. Keunggulan pangeran ke 10 yaitu ia sangat baik kepada pengikut dan orang-orang disekitarnya, sedangkan kemampuannya sebagai raja sangat kurang".
"Lalu calon raja terkuat yang lain adalah pangeran ke 7, aku harus mengakui ia mempunyai kecerdasan dan ketegasan layaknya seorang raja. Selama pangeran ke 7 menjadi raja, ia pasti mampu menekan seluruh pemerintahan serta militer yang kacau di kerajaan. Masalahnya pangeran ke 7 berkemampuan seorang raja, tapi ia tidak memiliki hati seorang raja. Pangeran ke 7 tidak pernah ragu menghukum berat pengikutnya hanya karena 1 kali kegagalan, bahkan ia pernah menghukum mati pengikutnya yang sangat setia sejak dulu akibat melakukan kesalahan kecil".
"Pangeran ke 10 berhati raja tanpa kemampuan yang mencukupi, sedangkan pangeran ke 7 mempunyai kemampuan raja tanpa hati yang baik. Jika pangeran ke 10 menjadi raja, pemerintahan dan militer kerajaan pasti terpecah akibat kemampuannya yang tidak dapat menekan pejabat serta para bangsawan. Apabila pangeran ke 7 yang menjadi raja, kemungkinan besar ia menjadi seorang pemimpin kejam yang tidak peduli terhadap keadaan penduduk dan orang-orang dibawahnya. Tidak peduli seberapa hebat raja, jika mereka membawa penduduk menuju kemiskinan dan kelaparan maka hanya masalah waktu sebelum pemberontakan besar terjadi".
Myro sedikit terkejut mendengar penjelasan Tarka, ia tersenyum "Nampaknya kau telah mengamati para pangeran cukup lama, kau mengetahui banyak hal tentang mereka".
Tarka tersenyum percaya diri "Seperti yang tuan katakan, Kerajaan Azeroth sekarang mirip matahari terbenam. Jika Raja Azeroth V memilih langkah yang salah, seluruh kerajaan akan menghilang. Oleh karena itu, sebagai seorang jendral tua yang telah melayani Kerajaan Azeroth hampir sepanjang hidupnya, aku tidak bisa duduk diam melihat kerajaan yang aku lindungi hancur. Masalahnya para pangeran tidak mempunyai kemampuan yang tepat, aku tidak memiliki pilihan lain kecuali memilih raja baru dari tempat lain".
"Mungkin nama kerajaan dan keluarga kerajaan akan berubah, tapi pada akhirnya kerajaan Azeroth tidak menjadi matahari terbenam melainkan sebuah matahari baru yang terbit. Sekarang aku sudah memutuskan, aku Tarka, Jendral Perbatasan Selatan Kerajaan Azeroth memberikan kesetiaannya kepada Myro Aras. Meskipun harus kehilangan hidupku, apabila itu untuk ambisi tuan, Tarka tidak akan ragu!".
Myro membantu Tarka berdiri, bagaimanapun Tarka tidak terlalu muda lagi untuk dibiarkan berlutut seperti ini terlalu lama "Jendral Tarka, aku menerima kesetiaan mu. Walaupun aku memiliki banyak sekali pengikut berbakat, ada sebuah kelemahan yang besar pada diriku yaitu kekuasaan. Dengan bantuan Jendral Tarka, jalan menuju kemenangan di masa depan menjadi semakin jelas".
"Aku dengan senang hati membantu tuan!", kata Tarka percaya diri.
Ia telah melihat kemampuan pengikut Myro, Tarka memang kuat tapi ada banyak pengikut Myro yang lebih kuat. Sedangkan dari segi kecerdasan, Tarka juga kalah dari Myro dan Ren yang sering bersamanya. Jadi Tarka tahu, keunggulannya yang tidak dimiliki pengikut Myro yaitu kekuasaannya sebagai jendral perbatasan. Selain itu, Tarka merupakan pemimpin dari 100.000 pasukan perbatasan selatan yang pasti sangat membantu Myro di keadaan penting nanti.
__ADS_1
"Untuk sekarang, kau yang mengikuti ku akan dijadikan sebagai rahasia. Setelah perang dan pecahnya Kerajaan Azeroth di mulai, kau bisa menjadi kejutan besar bagi semua orang", kata Myro yang memutuskan menyembunyikan hubungannya dengan Tarka dulu.
"Aku mengerti, tuan!", jawab Tarka tegas.
Sebelum orang lain menyadarinya, Tarka kembali ke tembok kota seakan-akan tidak ada yang terjadi.
Myro juga berjalan pergi dari Kota Rayde di bawah penjagaan Yorou dan 100 pengawalnya, mereka menemui pasukan Falka dan Ren yang sedang membersihkan medan perang.
...----------------...
Falka sekarang berdiri di tengah medan perang dan mengamati pasukan sekitar yang sedang melakukan pembersihan, walaupun seluruh zirah nya diwarnai oleh darah tapi Falka tidak peduli. Bagaimanapun ia merupakan seorang jendral di medan perang, ia sudah tidak aneh lagi terhadap darah yang selalu mewarnai tubuhnya.
Melihat Myro yang berjalan mendekat, Falka dan Ren yang ada di samping langsung bergegas maju "Tuan!".
Myro melambaikan tangannya dengan cepat "Tidak masalah, kalian sudah melakukan pekerjaan yang sangat bagus".
Ren menggelengkan kepalanya "Semuanya berhasil akibat strategi yang dibuat tuan, Ren merasa senang. Setelah belajar selama beberapa tahun, akhirnya kemampuan tuan mengamati keadaan dan membuat strategi menjadi semakin berkembang".
Myro tersenyum pahit "Ren, kau terlalu melebihkan kemampuanku. Aku yakin saat kau pergi dari Kota Rayde, kau pasti mengetahui bahwa Carla, Rilia dan pangeran ke 7 adalah orang dibalik semua kejadian ini".
__ADS_1
Ren tidak mengatakan apapun melainkan hanya membuka kipas lipatnya, gerakan Ren berarti ia memang mengetahui masalah ini sejak awal.
Myro juga tahu kenapa Ren tidak menjelaskannya dari awal kepada Myro, Ren sedang melatih Myro.
Selama Myro tidak mengetahui kebenaran rencana Carla, Ren akan bertindak sendiri membantu Myro menyelesaikan masalah.
Tetapi Myro benar-benar berhasil melihat melalui semua jebakan yang ada di Kota Rayde, sebagai guru dan penasihat Myro maka Ren ikut merasa senang terhadap perkembangannya.
"Bagaimana keadaan Jendral Herfu? Walaupun kita menjadikannya tahanan, jangan perlakukan Jendral Herfu dengan buruk sebab setelah perang kali ini selesai, kita kemungkinan besar akan menjadi rekan", kata Myro menjelaskan.
"Tuan tidak perlu khawatir", sosok Garwein muncul di belakang Falka "Aku memberitahu para prajurit untuk menahannya di penginapan Kota Rayde, bukan penjara sehingga Jendral Herfu masih diperlakukan layaknya seorang jendral".
Myro mengangguk, ketika ia akan berbicara lebih banyak lagi, suara langkah kaki kuda terdengar.
Semua orang menatap ke arah suara langkah kaki kuda untuk menemukan seorang pria berambut emas pendek dan pakaian mewah seperti bangsawan mendekat.
Ia cepat-cepat turun dari kudanya dan berlari ke arah pasukan Myro "Dimana Earl Myro? Aku adalah perwakilan yang mulia di Kota Rayde, surat izin yang Earl Myro berikan kepada raja telah mendapatkan balasan!".
Myro mendekati pria itu, lagipula setelah mengetahui rencana Carla, Myro mengirim surat kepada Raja Azeroth V menggunakan burung pesan yang dimiliki markas agar tidak membuang-buang waktu.
__ADS_1
Ia menceritakan mengenai pemberontakan divisi 5, sedangkan rencana Carla maka Myro merahasiakannya sebab Myro sejak awal tahu bahwa Carla akan menjadi sekutunya. Jika Carla dihukum mati akibat kejadian ini, rencana kerja sama mereka pasti gagal.
Oleh karena itu Myro hanya memberitahu raja mengenai pemberontakan divisi ke 5, lalu berharap raja mengizinkan surat keputusan yang Myro buat untuk mengumpulkan seluruh pasukan di Provinsi Kavaleri.