PERJUANGAN MENJADI RAJA

PERJUANGAN MENJADI RAJA
BAB 162 : KESETIAAN TAREDO


__ADS_3

Myro tetap duduk di ruangan tersebut sampai Albert bersama para penjaganya sudah pergi dari sini, Ren hanya tetap berdiri diam di belakang Myro tanpa mengaggunya sedikitpun.


Ketika Albert sudah pergi, pemilik penginapan datang ke ruangan tersebut lalu membungkuk kepada Myro "Sebuah kehormatan bagiku karena tuan bisa datang ke penginapan markas yang berada di bawah pengelolaan ku, aku harap tuan tidak kecewa terhadap penginapan ini. Jika ada masalah apapun yang menganggu tuan, maka tuan bisa memberitahunya kepadaku! Sebagai anggota markas, aku pasti melakukan yang terbaik agar bisa menyelesaikan masalah tuan".


"Apakah Albert sudah pergi?", tanya Myro.


"Tuan tidak perlu khawatir, Albert sudah pergi sehingga ia tidak akan bisa mendengarkan pembicaraan kita lagi", kata pemilik penginapan tersebut.


Myro mengangguk dan berdiri dari kursinya "Kau sudah melakukan semua pekerjaan disini dengan sangat baik, aku tidak memiliki apapun lagi yang perlu diberitahu kepadamu. Tapi ingat, kau harus selalu berhati-hati! Jangan sampai siapapun mengetahui identitas mu yang berasal dari markas".


"Baik, tuan!", kata pemilik penginapan tersebut tegas.


Myro mengangguk, ia bersama Ren berjalan pergi dari ruangan tersebut serta menuju ke ruangan di sebelah.


Berdasarkan yang diketahui Albert, ruangan di sebelah ini hanya ruangan kosong yang tidak digunakan siapapun sehingga tidak ada seorangpun yang mendengar pembicaraan mereka barusan.


Tetapi sebenarnya ada orang yang berada di ruangan samping mereka, Myro juga mengetahui hal tersebut. Namun ia tidak memberitahukan hal ini kepada Albert sebab semua itu adalah rencana Myro, orang yang berada di ruangan samping adalah orang-orang yang Myro bawa.


Belum lagi penginapan ini merupakan penginapan milik markas, jadi Myro bisa menyembunyikan orang-orangnya dengan mudah di kamar sebelah.


Saat Myro membuka pintu kamar sebelah, ia menemukan puluhan orang berpakaian hitam yang menutupi seluruh tubuh mereka kecuali mata ada di sekitar ruangan tersebut.

__ADS_1


Mereka berdiri tegak di sudut ataupun sisi dari ruangan tanpa mereka sedikitpun seperti sebuah patung, tapi mata mereka menatap tajam ke arah orang yang ada di tengah ruangan tersebut. Selama orang yang ada di tengah ruangan mencoba melarikan diri, puluhan pembunuh dari markas ini pasti akan bertindak.


Orang di tengah ruangan yaitu seorang Orc setinggi 3 meter, wajahnya terlihat masih cukup muda antara usia 20 sampai 25 tahun.


Melihat Orc tersebut, Myro tersenyum dan duduk pada kursi di depannya "Bagaimana pendapatmu setelah mendengarkan perkataan raja yang kau ikuti barusan, kapten muda Kerajaan Orc-Goblin, Kapten Taredo".


Orc di depan Myro sekarang tidak lain adalah kapten muda Orc berbakat yang membuat rencana cepat bagi Guliger agar bisa melarikan diri dari pengepungan di Provinsi Utara, Kapten Taredo.


Meskipun pada akhirnya ia kalah di Kota Aras lalu di tangkap Herfu, Myro membiarkan markas untuk bergerak membawanya pergi dari penjara tersebut.


Taredo sama sekali bukan anggota markas, alasan Myro membawanya tidak lain karena bakatnya yang cerdas serta kekuatan miliknya hingga bisa menahan Herfu selama 4 hari.


Jika Herfu dan para petinggi militernya tidak ikut serta di perang secara langsung, Taredo pasti bisa mempertahankan Kota Aras hingga 5 sampai 7 hari.


Mengetahui bakatnya tersebut, Myro berencana merekrut Taredo ke pihaknya. Bagaimanapun Myro baru mendapatkan ribuan pasukan Orc baru, meskipun sebagian masih menjadi tahanan di Benteng Rulfes. Oleh karena itu, Myro hanya kekurangan seorang kapten untuk memimpin pasukan Orc yang akan ia bentuk.


Pasukan Orc tidak mungkin dipimpin manusia, paling tidak kemampuan kerja sama mereka pasti menurun apabila dipimpin manusia, jadi Myro berencana memilih Taredo sebab Dunia tidak memanggil jendral Orc berbakat bagi Myro yang membuat Myro hanya bisa mencari pemimpin pasukan Orc sendiri di dunia ini.


Masalahnya Taredo sangat setia kepada Kerajaan Orc-Goblin, cukup sulit membuatnya berkhianat dan memihak Myro.


Setelah berpikir sebentar, Ren akhirnya memberikan Myro ide ini agar Taredo kehilangan kesetiaannya kepada Kerajaan Orc-Goblin.

__ADS_1


Melihat Taredo hanya diam tanpa menjawab dirinya, Myro menggelengkan kepalanya sedikit "Taredo, apakah kau yakin untuk mendukung raja yang seperti itu? Bahkan ia menganggap mu tidak lebih berharga daripada 1000 koin emas, padahal ia tidak ragu membayar 10.000 koin emas bagi anak menteri perang kerajaan mereka. Kau sudah mengorbankan hidupmu supaya Jendral Guliger bisa melarikan diri, kau memikirkan Kerajaan Orc-Goblin yang membutuhkan keberadaan Jendral Guliger. Tapi lihat bagaimana mereka membalas mu?".


"Semua pengorbanan dan bakat mu, di mata Raja Albert itu sama sekali tidak berharga dibandingkan 1000 emas. Sedangkan anak menteri perang yang tidak melakukan hal hebat apapun, ia setara dengan 10.000 koin emas. Bukankah itu lucu? Guliger, Kerajaan Orc-Goblin sudah tidak bisa bertahan lebih lama lagi jika mereka terus bersikap seperti ini terhadap orang-orang berbakat mereka".


"Oleh karena itu, ikutlah dan bertarung untukku! Di masa depan nanti, selama kau melakukan pekerjaan yang bagus memimpin pasukan Orc Goblin, aku bisa membuatmu menjadi gubernur di wilayah ini! Kau bisa merubah kerajaan yang sudah membuang mu lalu mengembalikan Kerajaan Orc-Goblin ke jalan yang seharusnya".


Taredo tidak langsung setuju, melainkan ia bertanya "Apabila kau menguasai Kerajaan Orc-Goblin, apa yang akan kau lakukan?".


"Tentunya Kerajaan Orc-Goblin akan dirubah sebagai sebuah provinsi di wilayah ku", kata Myro yang sudah membuat semua rencana dari awal "Setelah itu, aku akan membiarkan beberapa penduduk melakukan perpindahan. Contohnya beberapa penduduk Orc Goblin dipindahkan ke wilayah manusia sedangkan beberapa penduduk manusia dipindahkan ke wilayah Orc. Aku melakukan hal tersebut dengan harapan baik itu manusia ataupun Orc Goblin tidak saling bermusuhan lagi".


"Apakah menurutmu hal itu bisa dilakukan? Pada akhirnya, manusia dan Orc Goblin akan selalu bermusuhan", kata Taredo tersenyum pahit.


"Pasti bisa!", kata Myro tegas "Mungkin membutuhkan waktu bertahun-tahun atau bahkan puluhan hingga ratusan tahun sampai semua dendam antara manusia dan Orc Goblin terhapus kan. Tetapi kita harus memulai jalan panjang tersebut, apabila tidak ada yang memulai maka perdamaian tidak akan pernah terjadi. Oleh karena itu, Taredo, berikan kekuatanmu agar aku bisa menghapuskan semua dendam antara manusia dan Orc-Goblin! Aku bisa membujuk di pihak manusia, tapi aku kekurangan orang yang bisa membantuku membujuk para Orc dan Goblin! Apakah kau tertarik melihat perdamaian antara manusia dan Orc Goblin yang dianggap tidak mungkin menjadi kenyataan?".


Myro tetap duduk sambil menatap ke arah Taredo, ia menunggu keputusannya. Sekarang kesetiaan Taredo kepada Kerajaan Orc-Goblin pasti sudah menghilang akibat perkataan Raja Albert barusan, ini sesuai rencana Myro. Setelah kesetiaannya hilang, apa yang perlu Myro lakukan hanya meyakinkan Taredo supaya setia kepadanya.


"Mungkin butuh waktu lama namun harus ada orang yang memulai membentuk perdamaian tersebut ya?", kata Taredo dengan mata bersinar, ia mengamati mata Myro untuk menemukan bahwa tidak ada kebohongan disana.


Walaupun sulit, Myro benar-benar berencana membentuk perdamaian antara manusia dan Orc Goblin.


Taredo berdiri dari kursinya sebelum berlutut di depan Myro "Aku benar-benar menghargai tujuan anda, Tuan Myro! Aku, Taredo mulai hari ini memberikan kesetiaannya kepada Tuan Myro! Aku akan memberikan kekuatanku agar bisa membantu Tuan Myro membersihkan orang-orang yang menghalangi jalannya".

__ADS_1


"Aku menerima kesetiaan mu, Taredo! Mulai hari ini, aku menunjuk mu sebagai kapten dari pasukan Orc Goblin yang akan segera dibentuk", kata Myro tersenyum sebab semuanya berjalan sesuai yang ia rencana.


Kerja sama dengan Kerajaan Orc-Goblin berhasil dibentuk, ia mendapatkan kesetiaan dari Taredo yang keras kepala, tujuannya datang ke kota ini sudah selesai.


__ADS_2