PERJUANGAN MENJADI RAJA

PERJUANGAN MENJADI RAJA
BAB 329 : KEADAAN PASUKAN KERAJAAN AZEROTH


__ADS_3

Ren mengangguk terhadap perkataan Myro "Aku yakin Raja Diamant I sama sekali tidak akan melewatkan kesempatan mengalahkan Kerajaan Azeroth! Selama ia menemukan jendral di Kerajaan Azeroth mulai terpecah, ia pasti memanfaatkan hal tersebut".


Falka yang dari tadi hanya mengamati kembali berbicara "Masalahnya, apakah Kerajaan Azeroth benar-benar selemah itu? Bagaimanapun Limo dan Rifu merupakan jendral terbaik yang telah melalui banyak medan perang. Bahkan dari segi kekuatan, kemungkinan besar kekuatan Limo tidak berada jauh di bawahku mengingat aku sudah pernah menilai kekuatannya saat kita bertemu dulu. Apalagi Jendral Divisi ke 1 adalah orang yang setia kepada Kerajaan Azeroth, aku yakin ia akan mengutamakan kepentingan raja dulu dibandingkan kepentingannya sendiri menjadi seorang jendral utama".


Ren tidak menolak perkataan Falka melainkan ia mengangguk setuju "Oleh karena itu, Limo dan yang lainnya mungkin diam-diam bersikap seakan-akan mereka saling terpecah agar Raja Diamant I mencoba memanfaatkan kesempatan tersebut, padahal semuanya adalah jebakan dari pasukan Kerajaan Azeroth. Ada kemungkinan lain, jendral di Kerajaan Azeroth benar-benar terpecah akibat posisi jendral utama yang kosong. Bagaimanapun tidak peduli seberapa setia Limo, Rifu dan Jendral Divisi ke 1, mereka pasti tertarik terhadap jabatan dan kekuasaan".


"Jadi maksud kalian, baik Kerajaan Azeroth dan Kerajaan Diamant mempunyai kesempatan menang?", kata Myro "Bahkan Ren yang paling cerdas sekalipun serta Falka yang sering melalui medan perang sama sekali tidak yakin mengenai siapa yang akan menang dan kalah antara 2 kerajaan tersebut?".


"Tuan, kekuatan Kerajaan Azeroth dan Kerajaan Diamant hampir sama, sulit menentukan siapa yang menang ataupun kalah", kata Ren memberikan pendapatnya "Pasukan Kerajaan Azeroth memang lebih banyak, namun Kerajaan Diamant memiliki pasukan elit lebih banyak. Dari segi jendral, 2 kerajaan memiliki jendral hebat mereka masing-masing. Masalahnya Kerajaan Diamant sulit terpecah sebab Raja Diamant I menjadi jendral utama dan raja di perang kali ini, sedangkan pasukan Kerajaan Azeroth mudah terpecah akibat tidak adanya jendral utama yang memimpin seluruh pasukan. Tanpa jendral utama yang menentukan pergerakan pasukan, bagaimana mungkin Pasukan Kerajaan Azeroth bisa bekerja sama dengan baik?".


"Kecuali Raja Azeroth VI turun ke medan perang sebagai jendral utama, sulit bagi pasukan Kerajaan Azeroth untuk dapat bekerja sama dengan baik".


Myro berpikir sebentar sebelum berkata "Bagaimana jika Raja Azeroth VI menunjuk orang lain sebagai jendral utama seperti Limo?".

__ADS_1


"Keadaan mereka masih tetap sulit", kata Ren menggelengkan kepalanya "Sekalipun Limo dipilih sebagai jendral utama, apakah Rifu dan jendral yang lain akan menerima Limo menjadi pemimpin mereka? Terutama Rifu, ia memiliki jabatan dan kemampuan yang sama seperti Limo. Oleh karena itu, ia pasti merasa dibandingkan Limo, dirinya lebih cocok menjadi pemimpin. Hal tersebut akan menyebabkan Rifu tidak mengakui Limo sebagai pemimpin! Setelah ia tidak mengakui Limo, ia akan bertindak sendiri di medan perang agar membuktikan kemampuannya pada raja supaya ia yang dipilih menjadi jendral utama. Masalah tindakan tersebut hanya memberi kesempatan bagi Kerajaan Diamant untuk mengalahkan mereka".


Myro sedikit tidak bisa berkata-kata, nampaknya keadaan Kerajaan Azeroth cukup sulit untuk menentukan posisi jendral utama.


Lagipula 3 jendral yaitu Limo, Rifu dan Verlan serta jendral divisi 1 mempunyai posisi yang sama, sulit bagi mereka untuk mengakui orang lain sebagai jendral utama sebab mereka pasti menganggap diri mereka sendiri adalah orang yang paling cocok menjadi jendral utama.


Melihat Myro tidak berbicara, Ren lanjut menjelaskan "Sulit menentukan siapa yang akan menang atau kalah di perang 2 kerajaan itu, kecuali aku datang sendiri ke sana untuk mengamati jalannya peperangan, aku tidak dapat menentukan pemenang perang serta rencana masing-masing pihak dengan pasti".


Myro berdiri dari kursinya dan melambaikan tangannya "Lupakan, daripada memikirkan masalah ini, lebih baik kita mengelola masalah kita sendiri. Walaupun aliansi telah selesai dibentuk, tapi kesetiaan Kalikav dan Horganef masih kurang, mereka memiliki kemungkinan mengkhianati kita kapanpun. Karena alasan tersebut, kita harus bergerak cepat sebelum perang 2 kerajaan selesai. Lagipula tidak peduli apakah Kerajaan Azeroth ataupun Kerajaan Diamant yang menang, tindakan mereka pasti sama yaitu ketika mereka menang, target mereka berikutnya adalah aku! Sebagai Duke Kemenangan yang mempunyai pengaruh paling besar di utara dan tidak memihak raja manapun, mereka pasti menganggap ku sebagai musuh".


"Apakah kau pikir semuanya akan berjalan semudah itu, Falka?", kata Ren menutup kipas lipatnya "Raja Azeroth VI ataupun pengikut setia di sekitarnya tidak akan begitu bodoh sampai-sampai membiarkan kita membunuh raja mereka, aku yakin Kerajaan Azeroth tidak hanya mengirim pasukan untuk melawan Kerajaan Diamant melainkan mereka mengirim pasukan untuk menyerang kita juga".


Falka segera mengerti maksud perkataan Ren "Kalau aku mengingatnya lagi, bukankah Kerajaan Azeroth memiliki 3 divisi? Mereka cuma mengirim 2 divisi melawan Kerajaan Diamant, lalu kemana divisi 3 pergi? Apakah mereka mengirim divisi 3 untuk melawan kita?".

__ADS_1


"Aku yakin begitu", kata Myro yang sudah menyadarinya dari awal "Tetapi aku yakin bukan hanya divisi 3 yang datang menyerang kita, aku benar bukan, Ren?".


Ren mengangguk setuju "Aku yakin sebentar lagi, berita pasukan Kerajaan Azeroth yang dikirim untuk mengganggu kita akan tiba".


Tepat setelah perkataan Ren selesai, suara ketukan di pintu terdengar "Tuan, ini aku Lopen! Aku membawa sebuah berita baru dari wilayah Count Horganef, ia mengirim surat melalui burung pesan yang tiba di Kota Loth barusan".


Setelah menemukan Myro mengangguk yang berarti Lopen diizinkan datang ke ruangan, Falka langsung membuka pintu ruang kerja dan membiarkan Lopen datang.


Lopen bergegas berlutut di depan Myro sambil mengulurkan sebuah surat kepadanya "Tuan, surat yang dikirim Count Horganef sama sekali belum dibuka".


Myro mengangguk, ia mengambil surat tersebut dan membukanya.


Membaca surat Count Horganef selama beberapa menit, ia memberikan surat itu kepada Ren sambil berkata "Berikan pendapat kalian!".

__ADS_1


Ren mengambil surat tersebut dan membacanya, lalu Falka hingga Lopen yang berada di ruangan ikut membaca surat yang mereka terima dari Count Horganef.


Setelah membaca surat itu, Falka berbicara lebih dulu "600.000 pasukan Kerajaan Azeroth mulai menyerang wilayah Count Horganef serta bangsawan sekitar yang mendukungnya, siapa yang berpikir Kerajaan Azeroth akan begitu berani untuk melawan kita dan Kerajaan Diamant secara bersamaan! Apakah Kerajaan Azeroth tidak takut kita dan Kerajaan Diamant bekerja sama akibat tindakan penyerangan yang telah mereka lakukan kepada kita?".


__ADS_2