PERJUANGAN MENJADI RAJA

PERJUANGAN MENJADI RAJA
BAB 83 : PARA KSATRIA BERGERAK


__ADS_3

Beberapa hari sudah berlalu sejak Myro mengumumkan penangkapan Keluarga Noem kepada seluruh penduduk, sekarang perubahan sudah bisa terlihat pada Kota Loth, Kota Vendes dan Kota Rorec.


Para penduduk bergegas menuju ladang mereka sejak pagi, lalu kembali pada saat hari mendekati malam.


Saat ini Myro sedang berdiri di depan gerbang kayu dari Kota Loth dengan 1000 ksatria yang berbaris tertib dipimpin oleh Aclan.


Banyak penduduk yang berencana untuk pergi ke ladang mengamati semua itu penuh rasa penasaran, bagaimanapun mereka tidak mengetahui tujuan Myro mengumpulkan 1000 ksatria miliknya di depan gerbang kota.


Menatap seluruh pasukan ksatria di depannya, Myro berteriak "Mulai hari ini kalian harus bergerak menuju Kota Rorec untuk berjaga disini dari serangan Kerajaan Orc-Goblin, sebagai kota barisan paling depan dari perbatasan Kerajaan Orc-Goblin dan Kerajaan Kavaleri di masa lalu, maka Kota Rorec sering mengalami kehancuran akibat perang. Oleh karena itu, aku mengirim kalian yang merupakan pasukan terlatih untuk menjaga kota tersebut, apakah kalian mengerti?".


"Dimengerti, tuan!", teriak para ksatria itu tegas.


"Aclan, selama waktu ini juga, kau harus menjadi walikota dan jendral yang memimpin Kota Rorec. Kau bisa membuat keputusan baik itu masalah militer ataupun pemerintahan Kota Rorec sampai aku memutuskan walikota yang tepat, apakah kau mengerti?", tanya Myro yang berdiri di depan Aclan.


Aclan yang sudah menutupi seluruh tubuhnya dengan baju besi sehingga Myro tidak bisa melihat wajahnya berteriak keras "Aku mengerti, tuan! Aku pasti melakukan yang terbaik untuk menjaga dan mengembangkan Kota Rorec, selama aku masih hidup maka aku tidak akan membiarkan Kota Rorec jatuh ke tangan musuh! Aku pasti tidak mengecewakan kepercayaan yang tuan berikan kepadaku!".


Myro menepuk pundak Aclan sambil tersenyum lembut "Maaf karena harus memberimu tugas berat ini, ketika aku sudah memiliki banyak prajurit dan tenaga kerja di tanganku, aku pasti mengirim bantuan untukmu di Kota Rorec".

__ADS_1


Setelah itu, Aclan membawa 1000 ksatria miliknya menuju Kota Rorec.


Selama Myro belum memilih walikota lain di Kota Rorec, maka Myro memberikan Aclan kekuasaan paling besar di kota tersebut yaitu menjadi pemimpin militer dan politik Kota Rorec.


Apabila Aclan tidak berasal dari dunia, Myro pasti tidak akan memberikan kekuasaan sebesar ini kepadanya sebab hal itu berarti sama dengan Aclan menjadi penguasa Kota Rorec sampai Myro menunjuk pemimpin baru. Semakin kuat kekuasaan yang dimiliki seseorang maka semakin besar kemungkinan mereka berkhianat, oleh karena itu Myro hanya memberi kekuasaan sebesar ini kepada orang yang bisa dipercaya.


Ren yang berdiri di belakang Myro tentunya menyadari wajah khawatir Myro yang menatap Aclan bersama para ksatria "Tuan tidak perlu khawatir, Aclan ini sama sekali tidak mudah. Setidaknya ia merupakan orang yang kuat bertarung serta memiliki kecerdasan untuk mengatur pertahanan juga, tidak ada masalah baginya untuk menjaga sebuah kota selama bertahun-tahun".


Mendengar perkataan Ren, Myro hanya bisa mengangguk. Lagipula Ren memiliki pengamatan yang tajam, kemungkinan besar Aclan memang bisa menjaga Kota Rorec dengan kemampuannya itu.


"Ayo kembali, masih ada banyak pekerjaan yang harus kita lakukan. Walaupun Feld sudah menjadi walikota sehingga hampir semua pekerjaan mengatur kota ini diberikan kepadanya, tapi kita masih kekurangan banyak tenaga kerja. Kita harus kembali secepat mungkin untuk membantunya menyelesaikan semua masalah di kota", kata Myro yang berbalik dan memutuskan untuk kembali ke bangunan walikota.


"Bagaimana dengan Parga? Apakah ia sudah pergi?", tanya Myro lagi.


Tidak lama dari dikirimnya Keluarga Noem menuju pengadilan, Parga segera melepas semua kekuatan militernya di 3 kota wilayah Myro.


Lalu sesuai yang disetujui dari awal bahwa Parga bisa memilih untuk menjadi walikota antara Kota Vendes dan Kota Rorec.

__ADS_1


Tanpa ragu sedikitpun, Parga memilih Kota Vendes yang jauh lebih baik sebab serangan dari Kerajaan Orc-Goblin pasti jatuh lebih dulu ke Kota Rorec sebelum menuju Kota Vendes, jadi Parga memilih kota yang lebih sulit untuk di serang.


Myro juga tidak keberatan dengan keputusan Parga tersebut, ia memberinya izin.


"Parga sudah pergi bersama Keluarga Sild yang lain kemarin, nampaknya mereka memutuskan untuk membangun kembali Keluarga Sild di Kota Vendes", kata Ren melaporkan "Selain itu, surat dari pengadilan sudah muncul bahwa Keluarga Noem terbukti bersalah dan melakukan pengkhianatan, mereka akan memberikan hukuman yang sesuai. Lalu pengadilan juga menyebutkan bahwa semua harta yang didapatkan Keluarga Noem akan jatuh ke tangan Baron, oleh karena itu kita tidak memiliki masalah keuangan lagi untuk sementara waktu, setidaknya tidak ada masalah untuk memberi makan para penduduk sampai mereka panen nanti".


"Pengadilan juga setuju untuk membiarkan kita mengelola tambang besi dengan syarat harus membayar pajak tahunan sebanyak 10% setiap tahunnya, tapi kita berhasil menangkap penjahat Keluarga Noem yang berkhianat sehingga kerajaan setuju untuk memberi kita hadiah berupa tidak perlu membayar pajak tambang besi selama 5 tahun".


Myro mengangguk, sepertinya memberikan Keluarga Noem kepada pengadilan memang berguna "Semuanya berjalan tepat, jika terus seperti ini maka hanya masalah waktu sebelum 3 kota yang aku dapatkan berkembang".


"Pada awalnya aku juga memikirkan hal tersebut, namun masih ada 1 masalah lain", kata Ren dengan dingin "Masih ada banyak bandit di sekitar 3 kota ini, hal tersebut tentunya membuat para pedagang takut untuk datang kesini. Bukan hanya itu, aku mendapatkan informasi bahwa para bandit berencana mencuri tambang besi tersebut, jadi aku membiarkan 100 Kavaleri Mongol bersama 200 pasukan pertahanan Kota Loth untuk berjaga disana".


"Pada bandit itu masih berani membuat masalah?", kata Myro yang sudah memiliki wajah suram "Pada awalnya aku membiarkan mereka hidup sebab keberadaan para bandit itu tidak lebih mengancam dari Keluarga Noem, tapi siapa yang berpikir bahwa mereka berani mencoba mencuri tambang besi? Masalahnya kita sekarang tidak memiliki banyak pasukan untuk menyerang mereka, apakah aku harus menarik kembali pasukan ksatria untuk melawan bandit lebih dulu?".


Myro sekarang kekurangan pasukan untuk membersihkan bandit, 1000 ksatria bersama Aclan harus menjaga perbatasan, pasukan pertahanan kota sama sekali tidak sekuat itu untuk mengalahkan bandit, sedangkan Kavaleri Mongol memang bisa mengalahkan bandit. Tetapi jika Kavaleri Mongol pergi maka tidak ada lagi yang menjaga Kota Loth, para bandit mungkin akan langsung menyerang kota ini.


"Tuan tidak perlu khawatir, bukankah tuan baru memanggil pasukan beberapa hari yang lalu? Aku yakin pasukan itu segera tiba sebentar lagi", kata Ren mengingatkan.

__ADS_1


"Memanggil pasukan?", ketika Myro bingung, ia tiba-tiba mengingat pertemuannya dengan Lana di Ibukota Kavaleri sebelum datang ke Kota Loth ini.


__ADS_2