
Keesokan paginya, Herfu bersama seluruh pasukannya dan Baron Aras kembali ke Provinsi Utara. Sekarang peperangan sudah selesai sampai ada keputusan lebih lanjut dari istana, oleh karena itu mereka kembali ke wilayah masing-masing.
Pada awalnya Myro berpikir tidak ada lagi yang akan menganggu pelatihan prajurit Orc miliknya yang dipimpin oleh Taredo di Benteng Rulfes, namun siapa yang berpikir bahwa Loir tetap di wilayah Myro sampai peperangan benar-benar sudah selesai dari keputusan Raja Azeroth V secara langsung.
Melihat Loir yang masih ada di Benteng Rulfes, Myro sedikit tidak bisa berkata-kata. Keberadaan Loir disini adalah saran Herfu, apalagi Herfu memberi Myro cukup banyak uang sebagai ganti biaya makan dan tempat tinggal Loir.
Herfu memiliki jabatan yang lebih tinggi dari Myro, bahkan ia memberi uang sebagai ganti rugi, bagaimana Myro bisa menolak? Jadi ia hanya bisa membiarkan Loir berjalan-jalan di Benteng Rulfes sampai keputusan raja yang kemungkinan datang beberapa bulan lagi muncul.
Ketika Loir membawa pasukannya pergi ke kota di sekitar untuk melihat keadaan, Myro bergegas menuju halaman belakang Benteng Rulfes yang saat ini dijaga Penjaga Praetorian, Legiun Romawi dan Kavaleri Mongol.
Bukan hanya itu, Falka bersama Gladius, Lopen dan Retya terus mengamati sekitar supaya tidak ada siapapun yang mendekati halaman belakang Benteng Rulfes.
Ren tetap di sisi Myro, ia tahu tujuan Myro kali ini datang ke halaman belakang yaitu melakukan panggilan yang ia dapat kemarin.
Menurut informasi yang Myro dapatkan dari Dunia, kali ini ia bisa memanggil pasukan dengan jumlah yang cukup besar dan seorang bakat tingkat emas.
Alasan kenapa Myro bisa mendapatkan hadiah yang begitu banyak adalah perang melawan Kerajaan Orc-Goblin merupakan perang paling awal yang dipimpin oleh Myro. Berbeda dari perang melawan Kerajaan Kavaleri, saat itu Myro hanya mengikuti pangeran ke 4.
Oleh karena itu, Dunia kali ini memberikan pasukan yang banyak. Paling sedikit, Myro bisa mendapatkan 3000 pasukan tambahan dari pemanggilan.
Setelah memastikan daerah di sekitar terjaga dengan baik oleh pasukannya yang berasal dari dunia, Myro mulai melalukan pemanggilan.
__ADS_1
Di Benteng Rulfes sekarang, hampir semua pasukan yang ada hanya pasukan Myro.
Para tahanan Orc berada di penjara sehingga mereka pasti tidak menyadari peningkatan pasukan Myro yang tiba-tiba.
Sedangkan pasukan Orc yang menyerah kepada Myro, karena Loir terus ada di Benteng Rulfes dan sekitarnya, Myro tidak memiliki pilihan lain kecuali mengirim mereka ke Kota Rorec bersama Taredo. Mereka akan berlatih disana, belum lagi para ksatria bersama Aclan bisa mengamati pelatihan Taredo.
Bagaimanapun Taredo baru bergabung bersama pasukan Myro, ia tidak bisa mempercayai Taredo tanpa pengawasan apapun.
Lagipula jika Taredo melatih pasukan Orc milik Myro untuk kembali setia kepada Kerajaan Orc-Goblin, Myro pasti kerepotan sebab pasukan Orc yang ia miliki sudah berjumlah lebih dari 3000.
pasukan Orc Goblin yang baru berasal dari pasukan Benteng Rulfes yang ikut menyerah, sekarang hanya beberapa Orc Goblin yang masih tetap keras kepala setia kepada Kerajaan Orc-Goblin masih ditahan pada penjara.
Tulisan Dunia di tangan Myro bersinar terang dengan cahaya emas, lalu ribuan pasukan segera muncul di depan Myro yang berbaris tertib.
Tetapi berbeda dari saat pemanggilan pasukan ksatria milik Aclan, pasukan ksatria yang dipanggil sekarang berjumlah kurang lebih 5500 prajurit.
Seorang prajurit ksatria melangkah maju dan berlutut di depan Myro "Tuan, aku Garwein bersama 5500 ksatria memberikan kesetiaan kepada tuan".
"Kami memberikan kesetiaan kepada tuan!", teriak 5500 ksatria dibelakang Garwein.
Myro merasa sakit kepala, kesetiaan 5500 ksatria adalah yang paling merepotkan.
__ADS_1
Untuk membuktikan kesetiaan mereka, Myro harus meletakkan pedangnya ke pundak para ksatria lalu memberikan pedang yang ia gunakan ke pundak mereka itu kepada ksatria tersebut sebagai bukti kesetiaan mereka.
Sekarang ada 5500 orang disini, Myro tahu ia akan menghabiskan banyak waktu untuk upacara kesetiaan ksatria.
Menghela nafas, Myro bertanya dulu "Beritahu aku mengenai 5500 pasukan yang kau miliki, bagaimana peran mereka masing-masing di medan perang?".
"Laporkan kepada tuan, pasukan ksatria kami terdiri dari 1000 ksatria yang membawa perisai dan pedang, umumnya mereka berada di barisan paling depan dan melindungi rekannya yang ada di belakang. Lalu ada 1000 pasukan tombak dan 1000 pasukan yang memakai pedang, di barisan belakang kami adalah 1000 ksatria yang ahli memakai busur. Walaupun mereka adalah pemanah, namun mereka masih membawa pedang apabila harus melakukan pertarungan jarak dekat", kata Garwein melaporkan "Di sayap kanan dan kiri pasukan, kami mempunyai 1000 pasukan kavaleri berat yang bisa menjaga sayap pasukan, masing-masing sayap pasukan bisa menggunakan 500 pasukan kavaleri berat ksatria".
"Masalahnya kami tidak membawa kuda kami kesini sehingga pasukan kavaleri berat tidak bisa berperang memakai kekuatan penuh mereka tanpa kuda. Lalu 500 pasukan yang lain adalah elit, mereka bisa memakai semua senjata dan tugas mereka yaitu bertindak sesuai keputusan tuan. Mereka disebut elit dari para ksatria sebab 1 pasukan elit ksatria bisa mengalahkan 10 pasukan ksatria normal sendirian".
Myro sedikit terkejut, 5500 pasukan yang dipanggil kali ini sangat lengkap.
Ia sudah bisa memikirkan formasi dimana perisai bagian paling depan, di belakang adalah pasukan tombak yang siap mendukung perisai. Lalu diikuti pasukan pedang yang memberikan perlindungan kepada para pemanah jika pasukan musuh berhasil menghancurkan perisai dan tombak di depan, di bagian paling belakang yaitu ksatria pemanah yang bisa menyerang dari jarak jauh.
Kavaleri bisa mengepung musuh dari posisi sayap dan 500 pasukan paling elit terakhir bisa bergerak bebas menutupi kekurangan-kekurangan pasukan. Mungkin kecuali pasukan paling elit dari Kerajaan Azeroth bergabung, tidak ada yang bisa mengalahkan formasi 5500 ksatria ini.
Belum lagi masih ada 1000 pasukan ksatria Aclan, nampaknya pasukan ksatria sekarang bisa menjadi pasukan utama yang berperang penting di medan perang Myro, bukan hanya untuk pertahanan.
Melihat para ksatria yang memakai zirah besi seluruh tubuh kecuali bagian mata serta aura elit di seluruh tubuh mereka, Myro merasa senang.
Ia kembali menatap Garwein dan akan mengatakan sesuatu, tapi Myro tiba-tiba menjadi terkejut "Tunggu, Garwein! Kau bukan jendral tingkat emas melainkan jendral tingkat perak seperti Fred di samping Aclan dan Gladius? Kalau kau bukan bakat tingkat emas yang aku panggil, lalu kenapa aku belum melihat bakat tingkat emas ini?".
__ADS_1
"Tuan, orang tua ini mungkin adalah bakat tingkat emas yang anda cari", suara seorang pria tua datang dari belakang Myro.
Baik itu Myro, Garwein ataupun Ren sangat terkejut sebab mereka tidak bisa merasakan kedatangan pria tua ini sedikitpun sejak tadi.