PERJUANGAN MENJADI RAJA

PERJUANGAN MENJADI RAJA
BAB 314 : KEBAIKAN UNTUK KEBAIKAN


__ADS_3

Di suatu tempat yang tidak diketahui, Lana sedang duduk di kursinya dan mengamati tumpukan dokumen yang ada pada tangannya.


5 orang berjubah hitam yang terlihat seperti pembunuh berdiri diam di depan Lana, mereka terus menunggu hingga Lana selesai membaca semua dokumen yang mereka berikan.


Setelah membaca dokumen tersebut, Lana sama sekali tidak terkejut melainkan hanya melemparkan dokumen ke atas meja kerjanya "Jadi Raja Diamant I benar-benar berani bergerak menghentikan tuan? Tindakan bodoh, padahal aku sudah memberikannya peringatan. Ia berpikir 200.000 kavaleri kegelapan yang merupakan pasukan elit rahasia miliknya mampu menghentikan tuan, tapi ia tidak menyadari sedikitpun bahwa tindakannya tersebut membawa kehancuran pada pasukan kavaleri nya sendiri".


Seseorang di antara 5 orang berjubah bertanya ragu-ragu "Kalau begitu, Pemimpin Lana, apa yang harus kita lakukan? Apakah kita harus menggerakkan semua kekuatan yang telah kita kumpulkan secara diam-diam untuk membantu tuan?".


Lana tidak segera memberikan jawaban melainkan balik bertanya "Bagaimana tindakan tuan menghadapi keadaan ini? Apakah tuan melakukan gerakan tertentu? Aku yakin baik tuan ataupun Ren tidak akan duduk diam ketika mengetahui 300.000 pasukan musuh menunggu mereka di perbatasan".


"Seperti yang anda katakan, tuan memang melakukan beberapa gerakan saat mengetahui musuh yang berada di perbatasan", kata sosok berjubah mengangguk "Tetapi aku sama sekali tidak mengerti apa sebenarnya tujuan tuan melakukan tindakan tersebut, tuan mengirim puluhan orang ke berbagai kota dan desa di sekitar Kerajaan Diamant".


"Apakah tuan berencana mencari bantuan dari kota-kota dan desa di Kerajaan Diamant?", gumam Lana berpikir sambil mengetukkan jarinya ke meja.


"Bagaimana mungkin tuan melakukan tindakan bodoh tersebut?", kata sosok berjubah tidak setuju "Semua kota dan desa di Kerajaan Diamant berada di bawah kekuasaan Raja Diamant I, mereka pasti tidak akan membantu tuan! Tidak peduli seberapa banyak tuan membayar, mereka pasti tidak setuju karena bagi penduduk Kerajaan Diamant, melawan Raja Diamant I berarti mati. Bagaimanapun orang-orang di Kerajaan Diamant bukan penduduk dari Dunia, bahkan mereka tidak mengenal tuan sedikitpun".


Mendengar perkataan sosok berjubah, Lana tersenyum "Kau adalah orang yang bodoh disini, aku akan memberimu tujuan rencana tuan yaitu kebaikan untuk kebaikan! Aku tidak akan repot-repot menjelaskannya kepada kalian, tapi aku akan memberi kalian tugas untuk membantu tuan sehingga kalian pasti mengerti tujuan rencana tuan. Karena tuan telah membuat rencananya sendiri, kita tidak perlu membantu secara langsung melainkan kita cuma perlu memberikan beberapa dukungan. Dengar baik-baik, kalian harus mengirim beberapa orang ke kota dan desa di sekitar--".


...----------------...

__ADS_1


4 hari berlalu sejak Myro dan pasukan Raja Diamant I saling berhadapan, tapi mereka belum saling bertarung melainkan pasukan Myro membuat sebuah kamp dan tinggal disana tanpa melakukan gerakan apapun.


Raja Diamant I berdiri bersama Ferta dan Ramond yang ada di belakangnya, mereka sedang mengamati kamp Myro yang ada di sisi berlawanan.


"Ramond, menurutmu apa yang mereka rencanakan?", kata Raja Diamant I "Mereka tidak mencoba melewati pengepungan kita, melainkan terus membuang waktu selama 4 hari disini! Apakah mereka mencoba mengulur waktu?".


"Kemungkinan besar seperti itu", kata Ramond mengangguk setuju "Mungkin Duke Kemenangan berpikir bantuan dari Provinsi Kemenangan atau Kerajaan Azeroth akan datang, padahal tidak ada bantuan apapun yang akan kesini untuk membantunya. Raja Azeroth VI tidak mempunyai keberanian ikut di perang ini, ia hanya bersembunyi dan berharap agar kita serta Duke Kemenangan sama-sama terluka sehingga ia dapat mengalahkan kita".


"Sedangkan pasukan dari Provinsi Kemenangan, kepergian Duke Kemenangan pasti membuat aliansi gagal dibentuk, bagaimana mungkin Kalikav dan Count Horganef akan membantu Duke Kemenangan yang meremehkan mereka sebab meninggalkan pertemuan aliansi setelah mengundang mereka?".


Raja Diamant I tidak berbicara apapun hingga semenit kemudian "Bagaimana jika Duke Kemenangan sedang menunggu bantuan dari tempat lain? Mengingat ia selalu menang berkali-kali di medan perang, aku yakin ia bukan orang bodoh yang tidak menyadari bahwa bantuan dari Provinsi Kemenangan dan Kerajaan Azeroth tidak akan muncul".


Ramond kaget terhadap pikiran Raja Diamant I, ia berpikir keras sebelum menggelengkan kepalanya "Tidak mungkin! Apabila bantuan dari Provinsi Kemenangan dan Kerajaan Azeroth tidak muncul, maka siapa lagi yang akan membantu Duke Kemenangan? Para pejabat dan bangsawan di Kerajaan Diamant pasti tidak akan membantu Duke Kemenangan, mereka pasti tidak sebodoh itu untuk melawan anda yang mempunyai kekuatan setara dengan Kerajaan Azeroth. Semua orang tahu dibandingkan anda dan Kerajaan Azeroth, Duke Kemenangan bukan lawan. Mereka pasti tidak akan begitu bodoh membantu Duke Kemenangan jika ia lebih lemah dari kita".


"Yang mulia, bukan hal yang salah untuk berhati-hati, anda memenangkan peperangan berkali-kali melawan kerajaan lain sebab anda yang selalu berhati-hati", kata Ramond "Tapi untuk peperangan kali ini, aku rasa anda tidak perlu terlalu berhati-hati sebab Duke Kemenangan sudah berada di penjara yang kita buat tanpa ada seorangpun yang akan membantunya, kita pasti menang!".


"Aku harap begitu!", kata Raja Diamant I terus mengamati kamp Myro.


Ia telah memikirkan kemungkinan Lana yang membantu Myro, tapi sebenarnya Raja Diamant I sudah membiarkan pembunuhnya bersembunyi secara diam-diam di Kerajaan Diamant. Selama pasukan bayangan Lana berani bergerak, pembunuh yang ia kirim tidak akan duduk diam.

__ADS_1


Oleh karena itu, Raja Diamant I yakin pembunuhnya mampu menahan bantuan pasukan Lana agar tidak datang membantu Myro, paling tidak sampai Myro dikalahkan.


Kalau Lana tidak dapat membantu Myro, maka tidak ada seorangpun di Kerajaan Diamant yang akan membantunya.


Raja Diamant I mengangkat kepalanya untuk menatap langit "Sepertinya aku terlalu banyak berpikir!".


...----------------...


Keesokan harinya, pasukan Myro yang telah diam pada kamp mereka selama berhari-hari mulai melakukan pergerakan.


Mereka berbaris dengan senjata dan baju zirah lengkap yang menunjukkan bahwa mereka siap bertarung.


Melihat gerakan pasukan Myro, Raja Diamant I tentunya tidak duduk diam.


Pasukan Raja Diamant I yang terdiri dari 200.000 kavaleri elit segera berbaris, pasukan Ferta berbaris di belakang kavaleri.


Semua kavaleri Raja Diamant I memakai baju zirah berwarna hitam yang menutupi seluruh tubuh kecuali bagian mata, mereka adalah pasukan kavaleri berat elit yang mempunyai serangan kuat dan pertahanan tinggi.


Melihat peperangan besar akan di mulai, Aclan yang dipilih sebagai jendral besar yang mengatur seluruh strategi peperangan kali ini menatap ke arah tenda komando Myro.

__ADS_1


Ketika menemukan bendera di tenda komando Myro yang menunjukkan peperangan boleh di mulai muncul, Aclan tahu waktunya sudah tiba.


Jadi tanpa ragu, ia yang berdiri di barisan depan bersama ksatria dan pasukan lainnya berteriak "Jangan lupa tujuan kita kali ini! Kita berperang bukan untuk mengalahkan musuh, melainkan mengurangi korban sebanyak! Seluruh pasukan serang! Tunjukkan keberanian pasukan Duke Kemenangan!".


__ADS_2