PERJUANGAN MENJADI RAJA

PERJUANGAN MENJADI RAJA
BAB 68 : BERTEMU KEPALA KELUARGA NOEM


__ADS_3

Ketika Myro bersama para pasukannya sudah tiba di dengan gerbang kayu dari Kota Loth, mereka menemukan bahwa para prajurit yang seharusnya menjaga gerbang sedang berbaris untuk menyambut kedatangan mereka.


Selain itu, di antara para prajurit ini maka Myro menemukan 2 orang yang menarik perhatian yaitu seorang pria muda dengan rambut pirang pendek dan pakaian yang mewah seperti seorang bangsawan, berdasarkan wajahnya maka pria ini berusia sekitar 20 tahun.


Di sisi lain terdapat seorang pria muda juga yang berusia 20 tahun, tetapi ia tidak memakai pakaian mewah melainkan hanya menggunakan zirah besi berwarna hitam yang terlihat sudah cukup tua.


Pria muda dengan zirah ini memiliki rambut hitam pendek serta mata yang tajam, walaupun tidak memiliki aura sekuat Feld ataupun Falka, setidaknya dari tatapan pria ini maka Myro bisa merasakan kekuatannya tidak terlalu lemah seperti orang yang tidak pernah bertarung sebelumnya.


Karena mereka bersikap sopan terhadap Myro maka Myro harus menunjukkan keramahannya, ia tidak boleh sombong hanya sebab dirinya yang menjadi seorang Baron.


Myro turun dari kudanya lalu berkata dengan ramah "Terima kasih sudah menyambut kedatanganku seperti ini, namun lain kali tidak perlu repot-repot melakukan hal seperti ini. Semuanya, mungkin hampir semua dari kalian sudah tahu identitas milikku, tapi biarkan aku memperkenalkan diri sekali lagi. Namaku Myro Aras, Baron baru yang menjadi penguasa dari Kota Loth, Kota Vendes dan Kota Rorec".


Pria yang memakai pakaian mewah tersenyum berjalan maju, ia mengulurkan tangannya untuk berjabat tangan dengan Myro sambil berkata penuh keramahan "Baron Myro, meskipun masih sangat muda tapi aku sudah bisa merasakan bahwa anda adalah orang yang berbakat. Namaku adalah Horfa Noem, keluargaku memiliki sedikit uang di Kota Loth ini".


Horfa ini memang berbicara dengan wajah yang sangat ramah di depan Myro, tapi Myro bisa mendengarkan bahwa Horfa ini seperti sedang mengejek dirinya, terutama ketika menyebut kata berbakat.


Tetapi Myro tidak bisa menunjukkan permusuhan apapun sekarang, oleh karena itu ia menjabat tangannya dengan sopan "Senang bertemu anda, Tuan Muda Horfa".

__ADS_1


"Baron Myro, senang bertemu dengan anda", seorang pria yang memakai zirah besi hitam itu juga melangkah maju "Namaku Zarco Sild, aku sekarang bertugas sebagai kepala penjaga pertahanan Kota Loth ini".


Myro juga berjabat tangan dengan Zarco ini "Ternyata Tuan Muda Zarco, aku sudah mendengar kehebatan ayah anda yang menjaga kota ini selama berpuluh-puluh tahun, jika bukan usaha kerasnya selama ini maka Kota Loth pasti sudah dikalahkan sejak lama oleh Kerajaan Orc-Goblin".


"Baron Myro terlalu berlebihan, kami tidak bisa melakukan itu tanpa dukungan dari seluruh penduduk dan prajurit", kata Zarco bersikap rendah hati, namun Myro sedikit melihat bahwa Zarco sebenarnya tersenyum senang secara diam-diam. Bagaimanapun Zarco adalah anak dari kepala Keluarga Sild yang benar-benar sudah menjaga 3 kota ini selama puluhan tahun, oleh karena itu Zarco sangat senang bahwa Myro mengakui kerja keras ayahnya.


Melihat bahwa tidak ada kesempatan untuk bicara di tengah-tengah Myro dan Zarco, Horfa segera menarik perhatian semua orang lagi dengan berkata "Baron Myro, aku dan ayahku sudah menyiapkan koki terbaik di seluruh kota dan pesta untuk menyambut Tuan Baron di rumah kami. Apabila Tuan Baron tidak keberatan, apakah Tuan Baron tertarik untuk datang ke pesta yang sudah kami siapkan".


"Bagaimana mungkin aku bisa menolak undangan Tuan Muda Horfa? Aku tentunya pergi ke pesta penyambutan tersebut", kata Myro "Tuan Muda Zarco, jika anda tidak keberatan, apakah anda bisa menyiapkan barak untuk tempat tinggal para prajurit ku?".


Myro tidak bisa membiarkan para prajuritnya tinggal di perkemahan lagi, jadi mereka hanya bisa tinggal di barak prajurit. Setiap kota pasti memiliki barak prajurit mereka sendiri, bagaimanapun setiap kota pasti memiliki prajurit yang melindunginya.


Myro membiarkan Falka membawa pergi Kavaleri Mongol untuk mengikuti prajurit Zarco menuju barak, ia tidak mungkin membawa 500 Kavaleri Mongol ini ke pesta yang disiapkan Horfa.


Semua orang mengikuti Falka kecuali Ren dan Feld yang tetap berada di sisi Myro, mereka akan menemani Myro ke pesta tersebut, lebih tepatnya tujuan utama mereka yaitu untuk melindungi Myro juga.


Horfa ikut mengundang Zarco yang setuju tanpa ragu, oleh karena itu mereka segera pergi menuju villa terbesar di kota ini yang menjadi milik Keluarga Noem.

__ADS_1


Horfa yang berada di depan dan memimpin jalan mulai menjelaskan atau lebih tepatnya membanggakan diri mengenai keluarga mereka, ia mengatakan bahwa Keluarga Noem memiliki kekayaan yang sangat besar serta kekuasaan di 3 kota ini.


Di pesta ini sekalipun, mereka mengundang hampir seluruh orang penting yang ada di Kota Loth, Kota Vendes dan Kota Rorec.


Myro hanya tersenyum sopan sambil terus mendengarkan ceritanya, walaupun sebenarnya Myro tersenyum mengejek dipikirannya bahwa Keluarga Noem mereka tidak akan bertahan lebih lama lagi sebagai keluarga terkaya di 3 kota ini.


Ketika sampai di depan gerbang mewah villa tersebut, gerbang perlahan-lahan terbuka dan para penjaga yang menjaga gerbang villa itu membungkuk hormat kepada mereka.


Feld yang ada di belakang berkata dengan suara kecil ke arah Myro agar tidak di dengar siapapun "Tuan, bahkan penjaga gerbang mereka memiliki baju zirah yang lebih mewah daripada penjaga yang ada di gerbang kayu Kota Loth, sepertinya Keluarga Noem ini memang memiliki banyak uang".


Myro mengangguk, ia juga bisa melihat seberapa bagusnya baju zirah yang dipakai para prajurit ini.


Saat sudah berada di depan villa, Myro menemukan seorang pria yang sangat mirip dengan Horfa, kecuali wajahnya yang lebih tua sudah menunggu di depan villa bersama orang-orang lain yang nampaknya merupakan orang penting di 3 kota Myro.


Myro tahu bahwa pria yang mirip Horfa ini pasti ayahnya yaitu Limde Noem, ini sesuai dengan informasi yang diberikan Lana sebelumnya.


Sedangkan orang-orang di sekitar Noem, Myro sudah siap mencatatkan mereka semua ke daftar hitam milik Myro.

__ADS_1


Bagaimanapun mereka yang berada di sekitar Limde pasti pendukungnya atau kaki tangannya, orang-orang ini harus dibersihkan bersama Limde agar tidak membawa masalah di masa depan.


Limde juga melihat kedatangan Myro, jadi ia melangkah maju sambil tersenyum penuh semangat "Baron Myro, akhirnya anda datang! Sebuah kehormatan bagi Keluarga Noem kami bisa menyambut sosok hebat seperti anda! Aku Kepala Keluarga Noem yang sekarang, Limde Noem menyambut kedatangan Tuan Baron di villa yang kecil milikku ini".


__ADS_2