
Horfa kembali sadar lebih dulu, ia mengulurkan tangannya sebelum bertindak "Para penjaga, apa yang kalian lakukan? Jangan biarkan orang yang berani tidak bersikap sopan di ruangan ini untuk pergi--".
Sebelum Horfa bisa menyelesaikan perkataannya, Limde berteriak marah "Horfa, cukup!".
Horfa terkejut bahwa ayahnya mengentikan dirinya dari mengumpulkan pengawal untuk menghentikan serta membunuh Myro, ia berkata "Tetapi ayah, anak itu sudah tidak sopan--".
"Horfa, kau pikir apa yang terjadi ketika para pejabat dari Kerajaan Azeroth tahu bahwa seorang Baron mati di kediaman kita? Apakah kau pikir para bangsawan lain akan duduk diam saat mengetahui bahwa seorang Baron mati di villa kita? Kau harus berpikir baik-baik dulu sebelum bertindak, tindakanmu ini mungkin membawa kehancuran ke seluruh Keluarga Noem kita!", teriak Limde marah.
Horfa kembali sadar, mereka mungkin bisa membunuh Myro tetapi bangsawan lain di Kerajaan Azeroth pasti tidak akan duduk diam saat mengetahui kabar tersebut.
"Ayah, apa yang harus kita lakukan sekarang? Anak itu sudah bersikap tidak sopan terhadap kita, apakah tidak masalah membiarkannya pergi seperti itu? Jika kabar ini menyebar, maka para pedagang dan pejabat kota ini tidak akan lagi takut terhadap kita", kata Horfa mengingatkan.
Limde berkata dengan wajah suram "Jangan khawatir, biarkan ia pergi dulu untuk saat ini. Setelah ini maka kita bisa membunuhnya kapanpun, selama Baron itu tidak mati di rumah kita dan kita tidak meninggalkan bukti apapun, maka tidak akan ada seorangpun yang tahu bahwa kita membunuhnya. Meskipun orang-orang mencurigai kita, tanpa bukti yang jelas maka semua itu tidak berguna".
"Ayah memang sangat cerdas, Horfa masih harus banyak belajar dari kecerdasan ayah", kata Horfa hormat.
__ADS_1
Ayah dan anak itu berbicara dengan suara kecil sehingga tidak ada yang bisa mendengar bahwa mereka berencana membunuh Myro. Tapi tanpa mendengar sekalipun, semua orang di ruangan ini tahu bahwa Myro sudah mati, tidak ada seorangpun yang yakin bahwa Myro bisa menang dari Keluarga Noem. Bagaimanapun Myro hanya seorang anak berumur 11 tahun dan tidak berasal dari Kerajaan Kavaleri atau memiliki latar belakang yang kuat, orang seperti itu masih bukan lawan dari Keluarga Noem di kota yang sudah menjadi kekuasaan mereka sendiri.
Di antara semua tamu pada ruangan ini, hanya Zarco yang mengamati semua kejadian ini dengan mata bersinar. Mungkin semua orang tidak yakin Myro bisa menang dari Keluarga Noem, tetapi ia yakin.
Bagaimanapun ia sudah pernah melihat Falka, Ren, Feld, dan Kavaleri Mongol. Sebagai seorang prajurit terlatih, Zarco tahu bahwa semua pasukan Myro merupakan elit. Hal ini membuatnya yakin, selama Myro menyerbu kota ini maka para penjaga di kota ini pasti tidak bisa menghentikannya, apalagi lawan Myro kali ini hanya Keluarga Noem.
"Nampaknya penguasa Kota Loth, Kota Vendes dan Kota Rorec akan segera berubah, aku harus memberitahu ayah kabar ini agar ia bisa menentukan tindakan Keluarga Sild di masa depan", kata Zarco yang pergi bersama para tamu pesta yang lain.
Semua tamu ini tahu bahwa pesta ini sudah berakhir, mereka tidak berani tinggal disini lebih lama lagi sebab takut terkena kemarahan Limde.
Zarco memanfaatkan semua hal tersebut untuk pergi dari sini bersama tamu yang lain.
...----------------...
Sekarang Myro sedang berjalan menuju kantor walikota bersama Ren dan Feld, kuda yang mereka miliki sudah diberikan kepada Falka untuk di bawa kembali ke barak dan merawat serta memberi mereka makan, hal ini menyebabkan Myro dan yang lainnya hanya bisa berjalan kaki.
__ADS_1
Feld yang mengikuti di belakang Myro tidak bisa untuk tidak berkata dengan ragu "Tuan, apakah tindakanmu tadi terlalu berlebihan? Setelah ini maka Limde dan Keluarga Noem pasti lebih berhati-hati ketika menghadapi tuan, mungkin tuan seharusnya tetap bersikap sopan tadi agar Limde tidak menganggap tuan sebagai musuh".
Myro sedikit menatap ke arah Feld "Apakah kau masih belum mengerti apa yang sudah aku lakukan? Kalau begitu, biarkan Ren menjelaskan apa yang sebenarnya sudah aku lakukan tadi".
Ren membuka kipas lipat di tangannya lalu berkata "Feld, aku harus mengakui bahwa kau memiliki pengetahuan yang sangat baik untuk mengelola kota, namun sepertinya kemampuan politik yang kau miliki tidak terlalu bagus. Apabila Tuan Myro tadi tidak melawan balik terhadap tantangan Limde maka semua tamu pasti menganggap tuan sebagai penakut, pada awalnya hal itu mungkin tidak merugikan tapi seiring waktu maka kerugiannya pasti terlihat".
"Ketika berita bahwa Tuan Myro takut terhadap Limde menyebar maka para penduduk serta orang-orang di kota ini pasti menganggap tuan sebagai penakut, mereka akan menganggap bahwa tuan bukan pemimpin yang berani. Tentunya masalah ini bisa membuat dukungan orang-orang di kota Loth dan sekitarnya terhadap tuan akan berkurang, lalu saat berita ini menyebar ke para bangsawan yang lain maka mereka pasti meremehkan tuan".
"Kau pasti tahu bahwa para bangsawan adalah orang-orang sombong yang tidak akan duduk diam saat ditantang orang lain, terutama orang yang menantang tersebut sama sekali bukan bangsawan. Oleh karena itu, selama tuan tidak melawan balik terhadap tantang Limde tadi maka para bangsawan lain akan menganggap remeh tuan. Bahkan ada kemungkinan tuan menjadi sulit untuk berteman bersama bangsawan lain atau meningkatkan gelar bangsawan miliknya sebab orang-orang mengingat tuan sebagai bangsawan penakut. Apakah kau mengerti sekarang? Sejak tuan menjadi bangsawan, maka ia harus berpikir juga tentang kehormatan seorang bangsawan yang ia miliki".
"Jika tuan membiarkan kehormatan bangsawan nya diinjak-injak oleh orang lain hanya karena berusaha membuat Limde lengah, maka aku rasa keuntungan tidak sebanding dengan kerugiannya".
Feld sangat terkejut, ternyata semua yang Myro lakukan ini bukan hanya kemarahannya semata, melainkan Myro menjawab tantangan Limde sebab ia sudah memikirkan keuntungan dan kerugian di masa depan.
Feld menghela nafas dan membungkuk ke arah Myro "Tuan, maafkan kebodohan Feld yang sudah meragukan tindakan tuan. Pada akhirnya tuan memang sangat berbakat, hanya dengan waktu setahun maka pikiran tuan menjadi lebih tajam serta bisa berpikir jauh ke depan. Feld sangat kagum terhadap bakat tuan!".
__ADS_1
Myro melambaikan tangannya "Ini hanya masalah kecil, sekarang aku adalah seorang Baron sehingga aku juga harus berpikir sebagai seorang bangsawan. Apabila aku tidak bisa memiliki sikap dan ketegasan seperti seorang Baron, bagaimana aku bisa terus meningkatkan gelar ku di masa depan? Tapi hal ini tidak penting sekarang, apa yang paling penting yaitu menentukan langkah selanjutnya untuk melawan Limde. Aku yakin Keluarga Noem tidak akan duduk diam terhadap masalah ini, mungkin mereka sudah akan bergerak malam ini untuk membunuhku".